untuk awal ini saya mengucapakan kepada Alif+Catur+Herwin (Kementrian Penkesma Kabainet KM ITB) atas segala usaha mengenai advokasi masalah kenaikan spp itb. semoga amal kalian jadi kebaikan untuk kita semua…
all my friends,
saya akan coba jelaskan sekemampuan dan seinget saya… mari kita bandingkan u/angkatan 2009:
* yang dihitung adalah kemungkinan biaya terbesar
1. Metoda lama
a. biaya pokok = Rp 2.750.000 (di dapat dari kenaikan 250rb per angkatan di ITB, terakhit 08 = 2,5jt)
b. sbpt = Rp 1.000.000 (menurut keterangan bahwa sbpt itu min. Rp 0 dan max. Rp1jt; penentuan besaran menyertakan info berupa : keterangan surat miskin RT,RW dan lurah; PBB; slip gaji; PLN dsb;)
c. Total = Rp 3.750.0000
2. Metoda baru
a. biaya pokok = Rp 1.500.000
b. biaya sks (20 sks) = Rp 2.500.000 (biaya per sks Rp 125.000)
c. biaya total = Rp 4.000.000
penjelasan = berbeda dengan metoda lama perbedaan besar dari SBPT, untuk metoda baru menggunakan cara “diskon sks” dengan maximal diskon 10 sks per semester = 10 x Rp 125.000 = Rp 1.250.000
diskon memiliki range 0-10 sks. gimana cara dapetin diskon sks dari ITB?? sama aja… harus ngurus2 berupa : keterangan surat miskin RT,RW dan lurah; PBB; slip gaji; PLN dsb;
nah ini itung2an dengan niali minimal yang akan ada :
1. metoda lama (biaya pokok + sbpt = 0) = Rp 2.750.000
2. metoda baru (biaya pokok + 20 sks – diskon maximal) = Rp 4.000.000 – Rp 1.250.000 = Rp 2.750.000
SAMA kan?? hehe
m….memang lebih ribet aja..
maaf2 kalo kemaren2 ngasih informasi kurang lengkap..saya kurang ngerti mana yang baik yang buruk karena bukan jurusan saya kaya ginian mah…silahkan temen2 menilai
ada yang punya tanggapan?? usulan?? ayo2!!
thnx smua!!
Fikri
senator immg

