Assalamu’alaikum wr wb
Salam sejahtera
Tahap pemilihan rektor ITB telah mencapai tahap puncaknya, dimana telah terpilih 3 calon rektor yang lolos. Yaitu :
1. Adang Surahman, Prof.Dr.Ir.,M.Sc (54 tahun, Sipil)
2. Akhmaloka, Dr. (48 tahun, Kimia)
3. Indra Djati Sidi, Ph.D (56 tahun, Sipil)
Sidang pleno MWA, sebagai proses akhir dalam pemilihan rektor ITB akan dilaksanakan pada tanggal 23 November 2009. Sidang tersebut akan dihadiri mendiknas, ketua IA, anggota MWA perwakilan dosen, karyawan, mahasiswa dan elemen-elemen lainnya.
Oleh karena itu Tim 1 ITB beserta Kabinet & tim MWA telah merancang 7 agenda besar yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu yang tersisa hingga sidang pleno dilaksanakan.
I. Paper policy
II. Penelusuran track record masing-masing calon
III. Penyebaran kuesioner kepada massa kampus
IV. Pemasangan baligo “aspirasi mahasiswa”
V. Tour de campus
VI. Debat calon rektor “Rektor ITB yang bersinergi & mencintai mahasiswa”
VII. Musyawarah mahasiswa
Agenda-agenda besar tersebut akan dilaksanakan pada minggu ke-3 bulan November (16-21 november), sedangkan selama minggu ke-2 ini, tim 1 ITB masih akan menerima semua masukan, saran & bantuan untuk mensukseskan agenda yang akan dilaksanakan. Tim kajian akan standby mulai pukul 17.00 setiap sore di ruang 32 CC barat, atau teman-teman dapat menghubungi CP. Herry PN 06: 081808461013 atau ridwan TI 05: 081573197111
I. Paper policy
Kertas kebijakan ini akan menggambarkan kondisi kemahasiswaan ITB selama 5 tahun sebelumnya, dan seperti apa harapan-harapan mahasiswa terhadap kebijakan rektorat kedepannya, khususnya kebijakan di bidang kemahasiswaan. Saat ini paper policy masih dalam tahap penggodokan oleh tim kajian 1 ITB. Pada hari kamis (12/11) akan dikeluarkan draft paper dan jumat(13/11) akan diaudiensi oleh kongres, sekaligus akan dipaparkan pada forsil di HMTM PATRA. Bagi seluruh massa kampus yang tertarik untuk mengikuti kajian dan memberi masukan terkait paper policy, diharapkan menyampaikan aspirasi nya melalui perwakilan lembaganya (himpunan/unit) di kongres. Setelah paper ini rampung, maka paper akan ditampilkan di milis agendaganesha dan langsung disampaikan kepada para calon rektor untuk kemudian dibahas pada debat calon. Info lebih lanjut dapat menghubungi ridwan TI 05 (081573197111)
II. Penelusuran track record masing-masing calon
Rekam jejak dari para calon akan menjadi tambahan informasi penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan preferensi sebelum memilih rektor idamannya. Oleh karena itu tim 1 ITB sedang melakukan usaha pencarian data untuk memperoleh informasi & testimoni tentang masing-masing calon rektor. Pihak-pihak yang akan segera dihubungi untuk dimintai pendapatnya antara lain mahasiswa di jurusan calon terkait, para karyawan yang pernah bekerja bersama para calon, alumni yang pernah merasakan gaya kepemimpinan masing-masing calon dan dosen-dosen sejurusan. Selain itu tim 1 ITB juga akan meminta bantuan dari HMS & AMISCA untuk membuka jaringan kepada alumni & dosen-dosen yang pernah bekerja bersama para calon rektor. Info lebih lanjut dapat menghubungi Bokir Bi 05 (08562233965)
III. Penyebaran kuesioner kepada massa kampus
Untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan dari massa kampus terkait isu pemilu rektor dan latar belakang dari para calon, maka tim 1 ITB bekerja sama dengan divisi workshop HIMATIKA untuk menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa, dosen & karyawan. Selain itu kuesioner ini juga akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan MWA waklil mahasiswa dalam memilih calon rektornya. Proses penyebaran kuesioner dijadwalkan akan dilaksanakan pada rentang waktu antara 16-19 November 2009. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi catur GD 06 (085647799204)
IV. Pemasangan baligo “aspirasi mahasiswa”
Agar massa kampus lebih tersadarkan & terpicu untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan mahasiswa terkait isu pemilu rektor ITB ini, tim 1 ITB memutuskan untuk memasang baligo aspirasi mahasiswa yang berisi poin-poin penting hasil rangkuman paper policy. Selain itu baligo juga akan menampilkan agenda-agenda besar yang akan dilaksanakan, seperti tour de campus & debat calon. Pemasangan baligo dijadwalkan pada rentang waktu 16-21 November 2009.
V. Tour de campus
Agenda ini bertujuan sebagai ajang tatap muka antara para calon dengan masyarakat kampus yang akan dipimpinnya kelak. Supaya para calon rektor mengetahui realitas kehidupan kampus, mulai dari segi aktivitas, sarana prasarana, kemahasiswaaan ,kepegawaian dsb. Selain itu tim 1 ITB juga berharap agar dapat terbangun kedekatan & kesepahaman dengan para calon rektor, sehingga siapapun yang terpilih sebagai rektor ITB kelak dapat terbuka dalam menerima aspirasi dari mahasiswa. Acara ini dijadwalkan untuk dilaksanakan pada hari jumat (20/11), mulai pukul 15.00 – 17.30 .Diawali dengan perjalanan mengitari himpunan-himpunan yang terlewati rute, sembari mengunjungi TU-TU program studi lalu diakhiri dengan performance art yang dilaksanakan di campus centre. Performance art akan menampilkan aksi teatrikal, pembacaan puisi, unit-unit kebudayaan dan music yang bertujuan untuk menimbulkan kesan bahwa “kehadiran secara fisik” sang rektor kelak sangat disambut oleh masyarakatnya. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi herry (081808461013)
VI. Debat calon rektor “Rektor ITB yang bersinergi & mencintai mahasiswa”
Agenda ini merupakan puncak dari kegiatan mahasiswa dalam mengawal isu pemilu rektor ITB. Sebagai informasi, sepanjang pemilihan rektor ITB semenjak 1959 baru kali ini pemilu rektor mengadakan debat calon. Selain itu acara debat calon ini telah mendapatkan respon positif dari MWA dan dari beberapa kalangan, seperti pegawai ITB dan alumni. Sesuai dengan tema yang diusung, rektor ITB yang bersinergi dimaksudkan untuk mengakomodasi kepentingan dari berbagai elemen yang dirasa belum mendapatkan wadah untuk menyalurkan aspirasi nya kepada calon rektor ketika interaksi public tanggal 10 oktober lalu. Sedangkan mencintai mahasiswa lebih diarahkan untuk menjawab berbagai pertanyaan dan harapan dari mahasiswa sebagai pemrakarsa acara ini sendiri.
Acara ini akan dilaksanakan pada hari sabtu (21/11) mulai pukul 8.00 – 13.00, bertempat di GSG ITB. Dimulai dengan pemaparan singkat dari para calon masing-masing selama 10 menit, lalu dilanjutkan dengan pendalaman materi oleh para panelis. Tim 1 ITB sendiri telah menyiapkan 4 nama panelis, yaitu:
1. Perwakilan kemahasiswaan : Presiden KM ITB, ridwansyah yusuf ahmad
2. Perwakilan karyawan : anggota MWA wakil pegawai, bpk Kun Maharso
3. Perwakilan dosen muda : dosen muda FT, lulusan FT angk’94, Bpk Brian Yulianto
4. Panelis alumni : Eric GM ’94
Para panelis diharapkan dapat memperdalam pemaparan dari para calon selama masing-masing 30 menit dan terfokus pada bidangnya masing-masing. Setelah itu audiens akan diberikan total waktu selama 60 menit untuk menanggapi jawaban-jawaban dari masing-masing calon. Bertindak selaku moderator adalah robby rahardian (menko eksternal kabinet).
Untuk memastikan ketersampaian informasi yang dapat diperoleh dari debat calon ini, maka tim 1 ITB beserta kabinet & tim MWA akan mengundang para anggota MWA, dekan-dekan, para kepala TU prodi, perwakilan IA ITB, pegawai dan tak lupa lembaga-lembaga kemahasiswaan beserta teman-teman ITB angkatan ’08 & ‘09 . Setelah acara debat calon ini selesai, maka akan diadakan konferensi pers oleh panitia yang kemungkinan akan dihadiri media massa nasional. Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi geles TI 07 (08159396688)
VII. Musyawarah mahasiswa
Segera setelah diadakan debat calon, mulai pukul 17.00 – selesai tim 1 ITB akan mengundang kabinet, MWA dan senator lembaga di kongres untuk membahas siapakah calon yang akan dipilih oleh mahasiswa berdasarkan semua hasil kajian & agenda-agenda yang telah dilaksanakan. Oleh karena itu kepada semua lembaga, diharapkan dapat memperkuat basis perwakilannya di kongres KM ITB sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Demikianlah paparan mengenai arah gerak tim 1 ITB menuju pemilihan rektor pada sidang pleno MWA. Diharapkan partisipasi dari seluruh massa kampus untuk mensukseskan agenda-agenda yang akan dilaksanakan, baik dengan kritik, saran, dan bantuan SDM. Mungkin apa yang kita lakukan saat ini tidak akan langsung berpengaruh bagi kita sekarang, tapi ini akan mempengaruhi kemahasiswaan ITB 4 tahun kedepan.
Untuk Tuhan, Bangsa dan Almamater
MERDEKA!!!


