terkadang seringkali beberapa orang tua bertanya kepada saya. bisa gak sih leukemia itu di sembuhkan, tanpa berpikir saya menjawab “iya”. jawaban “iya” ini bukan tanpa alasan dan bukti, akan tetapi memang sebuah fakta yang terjadi. fakta dimana memang kanker darah-sebutan tradisionalnya bisa disembuhkan secara total. mungkin ada berapa pertanyaan yang sering tiba ke saya. saya akan rangkum dalam FAQ’s.
tanya : apa sih sebab anak saya bisa terkena leukemia ?
jawab : banyak faktor, antara lain makanan yang tidak sehat, radiasi, lingkungan, dan faktor antibodi anak
tanya : apa leukemia itu penyakit genetik ?
jawab : bukan, tidak ada faktor genetik dalam leukemia, jika ada dalam satu keluarga terkena leukemia lebih dari 1 orang, itu hanya kebetulan saja
tanya : bagaimana agar anak saya sembuh ?
jawab : pengobatan medis saat ini sudah bisa menyembuhkan leukemia dengan baik, saya menyarankan pasien dapat dibawa ke rumah sakit yang dapat menangani kanker, biasanya rumaha sakit skala propinsi sudah bisa menangani kanker. jika memungkinkan rumah sakit dharmais jakarta dapat menjadi solusi. anda bisa hubungi dr.djajadiman gatot atau dr.edi setiawan sebagai konsultan untuk penyakit anak anda
tanya : berapa lama pengobatannya ?
jawab : pengobatan kanker memang butuh waktu agak lama, sekitar 2-3 tahun untuk pengobatan, dan 4-10 tahun untuk maintanance. lama pengobatan tergantung jenis leukemia, ada yang ALL, AML, dan CML. biasanya dokter mempunyai protokol khusus untuk setiap jenis leukemia.
tanya : bagaimana bentuk pengobatan leukemia ?
jawab : pengobatan leukemia dilakukan dengan Chemotherapy, obat dimasukkan dengan suntik dan obat minum, kadar dan dosis tergantung pasien
tanya : bagaimana mendeteksi leukemia ?
jawab : anda harus lihat dulu gejala awalnya seperti demam berkepanjangan, nyeri di sendi sendi tulang, dan banyak lagi, pengecekkan awal bisa dengan cek darah yang di indikasikan dengan leukosit dan blast, pada tahap lanjut , cek sum – sum tulang belakang bisa menjadi media untuk pemeriksaan lebih lanjut
tanya : anak saya sudah mengidap leukemia , apa yang harus saya perhatikan ?
jawab : selain pengobatan yang teratur ( harus sabar kalo pengobatan leukemia ), makanan anak perlu diperhatikan, kurangi fast food dan perbanyak buah dan sayuran. selain itu dalam masa pengobatan, usahakan anak terhindar dari lingkungan kotor, karena biasanya antibodi anak lemah, sehingga mudah terserang penyakit lain.
tanya : bagaimana saya harus memperlalukan anak saya ?
jawab : jangan diperlakukan beda dengan anak anda yang lain, tetap sama ratakan dia, biarkan ia main, sekolah, dan berkreasi seperti biasa
tanya : apakah kemotrapi akan menghambat perkembangan otak anak ?
jawab : tidak … kemotrapi tidak berdampak negatif untuk otak
tanya : apakah ada efek samping dari leukemia setelah anak sembuh
jawab : secara fisik tidak, secara mental mungkin, tapi biasanya pasien leukemia adalah pasien yang tangguh ketika telah sembuh, ia akan lebih struggle dalam menghadapi ujian
tanya : pengobatan di Indonesia mengecewakan, saya tidak mendapat kejelasan tentang kesembuhan anak saya, apa yang harus saya lakukan ?
jawab: jika memang anda memiliki uang lebih, bawa saja anak anda ke luar negeri, saya rekomendasikan ke singapura, disana selain biaya hidup tidak begitu tinggi serta dekat dengan indonesia, teknologi disana sudah sangat maju, dan memungkinkan pendeteksian lebih dini. anda bisa menghubungi dr. allen yoeh eng juh atau dr quah TC, anda bisa menyebut nama saya untuk sebagai merekomendasi.
tanya : apakah pendidikan anak saya akan terhambat dengan pengobatan ?
jawab : terhambat tentu, perlu kerja keras dari anak dan orang tua untuk melewati leukemia. tapi saya rasa tidak perlu tinggal kelas, bawa saja buku-buku pelajaran ketika di opname
—————————————————————–
sumber : pengalaman pribadi
untuk saudara sekalian pengunjung blog yang ingin diskusi, share atau bertanya tentang leukemia anak, silahkan ditanyakan di halaman ini, saya akan coba untuk jawab sebisa saya.
dibawah ini ada beberapa tulisan saya tentang kanker anak ;
kanker anak : mereka butuh keyakinan masa depan
kanker anak : peran keluarga dalam penyembuhan pasien
for more information call/sms my mobile phone at +62 812 8420 120


tertarik ya sama bidang hematologi khususnya yg ngebahas leukemia? kenapa? aneh.. ga nyambung.. secara antum anak teknik.. itb gitu..
he.. afwan banyak komen
Assalamu’alaikum…
Menarik sekali, singkat memang, tapi cukup memberikan banyak informasi.. Dw sepakat kalo teman-teman yang lepas dari leukimia relatif akan menjadi orang yang lebih tangguh..
Boleh gak sharing tentang perasaan atau kondisi yang dialami saat berjuang melawan leukimia?
Kebetulan dw lagi akan membuat riset tentang leukemia pada anak..
Moga dengan semakin banyaknya orang yang peduli dengan leukemia, akan mengurangi jumlah penderitanya…
Wassalam..
saya ingin tanya mengenai cancer buster community, apakah itu semacam komunitas kanker untuk anak? seandainya iya boleh saya bergabung? anak saya di diagnosa menderita kanker (rhabdomyosarcama) sejak tahun lalu… saat ini saya masih terus mencari info sebanyk-banyaknya mengenai kanker pada anak.
terima kasih
akh..klarifikasi..
ada beberapa bentuk CLL yang dapat berhubungan secara genetik..begitu juga AML (keterkaitan dgn Down syndrome).
Meskipun ini masih dalam riset, banyak hal yang mendukung katanya..
Dalam dua pekan ini, ada kasus baru yang didiagnosis AML juga di RSHS. Seorang anak umur 15 tahun. Dan ternyata, memang kakak sang pasien juga menderita leukemia. Kalo bhs kedokteran, mengatakan survival rate orang dengan genetik leukemia lebih rendah dibanding yang tidak ada hubungan genetik. Mudah2an bahasanya bisa dimengerti..Wallahu’alam.
Terlepas dari itu, insyaAllah..
setiap penyakit Allah ciptakan bersama dengan obatnya..
yakinlah..
Saya lagi bikin tesis mengenai efektivitas art therapy untuk mengurangi kecemasan pada anak-anak penderita leukemia. Boleh tahu gak gimana perasaan saat menjalani pengobatan leukemia? Mudah-mudahan kalau memang art therapy terbukti dapat mengurangi kecemasan pada anak-anak penderita leukemia, art therapy bisa dijadikan salah satu program terapi pendukung.
wow Shinta..aku juga lagi buat tesis tentang art therapy untuk mengurangi kecemasan pada anak penderita leukemia. judulnya sama persis ya. mudah2an bisa saling share dan penelitian kita bermanfaat bagi masyarakat khususnya anak penderita leukemia.
Nathalia lu serius??? Bukan masalah punya ide yang sama nama gw shinta natalia. Ini kebetulan aja atau apa yach he3x. Btw lu kul dimana? Gw di untar. Udah bab berapa? Mudah-mudahan kita bisa share tapi terhindar dari dugaan plagiat yach ha3x. Email gw yashinta_81@yahoo.com Lam kenal yach
Salam kenal buat semua.. Saya juga lagi tesis, tentang regulasi emosi pada anak Leukemia (di Psi_UI). Mas Yusuf, hasil ubek2 saya di jurnal, saya setuju dengan pernyataan yg diungkap diatas, bahwa anak leukemia pasca treatment bisa lebih tangguh.. nah itu yg saya ingin perdalam dengan pendekatan qualitative. Saya ingin anak dengan pengalaman tidak menyenangkan bisa mendapat hikmah besar dibalik itu.. Buat mas, waktu usia SD dulu itu, sebenarnya apa yang dirasakan ketika tahu didiagnosis Leukemi, dan apa yang dilakukan..? Minta ceritanya ya.. (atau bikin buku atuh..). Syukron (Yuyun @ Bandung)
salam kenal..mungkin pertanyaan saya agak melenceng..pacar saya divonis produksi sel darah putihnya berlebihan..dia wanita usai 20 tahun,awalnya demam dan sapai sekarang tetap konsumsi obat2an..apakah bisa sembuh yah? lalu apakah yg bisa saya kerjakan untuk membantu penyembuhannya? saya sangat menghargai selurh info mengenai leukimia ini, sekecil apapun..silakan hubungi saya di kwietiaw@mig33.com..trimakasih banyak
saya mau tanya . .
seminggu yg lalu saya batuk2, terus brlanjut ke flu . .
Lima hari yg lalu, punggung kiri saya sakit kalau dlm keadaan trtentu . .
Tiga hari yg lalu, tulang saya terasa sakit2 kalau digerakan, apalagi kalau brjalan dan saya mulai mengalami demam . .
Dua hari yg lalu, demam saya semakin tinggi, dan timbul bercak2 merah di tangan saya. Saya kira brcak itu adalah alergi. Tetapi anehnya tidak terasa gatal . .
Kemarin demam saya masih tinggi. Bercak saya bertambah di kaki . Kepala saya sakit apabila disentuh . Tubuh saya menggigil kedinginan . Saya tdk kuat untuk brgerak, bkn karena lemas, tetapi tidak kuat karena apabila brgerak terasa sangat sakit . Dan gusi saya berdarah . Teman2 saya bilang bahwa saya sangat pucat .
Hari ini demam saya sudah turun, bercak2 d kulit saya mengecil, tetapi nafas saya sesak dan pandangan saya tidak fokus . .
Sebenarnya ada apa dngan saya ?
Apa ini leukimia ?
Tolong bantu saya . .
Bisa dihubungi di greenmonster288@yahoo.co.id
terima kasih
Keponakan saya, laki-laki usia 6 th di diagnosis leukemia. Orang tuanya merasa kebingungan harus bagaimana pengobatannya? , karena menurut mereka setelah mendengarkan penjelasan dari dr anak nya pengobatan yg dilakukan bukan utk menyembuhkan tapi hanya memperpanjang waktu saja. jadi mereka ingin mencoba pengobatan alternatif. kendala utama nya adalah biaya. ada yang tau berapa biaya yang perlu dipersiapkan utk pengobatan secara medis sampe tuntas utk berobat di dalam negeri ?
asslkm……
ehhhmmmm… pengalaman pribadi?afwan maksudnya???
waalaikumsalam
ya ini pengalaman pribadi
mw nanya, kalau leukimia itu kenapa butuh transfusi darah?
Kak ucup, jadi waktu SMA kakak ke singapura itu lagi berobat ya kak ?? bisa sembuh total kak? pasti kak ucup berjuang banget y pas dikemo..
Putra pertamaku Irsal divonis menderita ALL ketika berusia 3 thn.menjalani kemotherapy di RSHS dan berakhir bulan juli 2007 dan dinyatakan sembuh remisi….pada awal ramadhan ini aku melihat sesuatu yang mengkhawatirkan dari irsal….dia sering mengeluh cape dan nyeri sendi….seminggu yg lalu dia kelihatan pucat….lalu aku bw irsal kembali ke rshs….betapa terkejut aku,dari hasil lab…ternyata Hb irsal hanya 5,trombo 70.000 dan leukonya….17.900….dr susi menyarankan untuk bm kembali……dari hasil bm….anakku relaps….dengan All resiko tinggi……tak ada jln lain anakku hrs kemo lg……aku bth banyak informasi untuk kesembuhan anakku…..tlng infonya ya….
Hampir 2 th yll anak laki-lakiku (saat ini 6 tahun) didiagnosis menderita ALL precursor B-cell dengan faktor risiko tinggi di salah satu rumah sakit anak di USA. Setelah menjalani chemotherapy yg intensive selama lebih dari 1,5 tahun di USA (fase induksi dan fase konsolidasi), kami membawanya pulang untuk melanjutkan pengobatan (fase maintenance) di RS Dharmais Jakarta. Menurut saya protokol dan obat-obatan yg dipakai di Indonesia relatif sama dengan yang dipergunakan di USA. Hanya sayang saat ini sulit untuk memperoleh obat 6MP (Mercaptopurine) – salah satu obat chemotherapy yang harus diminum anak saya setiap hari- di Jakarta (atau di seluruh Indonesia??). Obat ini dapat dibeli di luar negeri, misalnya di Singapore atau Malaysia. Mudah-mudahan dalam waktu dekat obat ini dapat tersedia lagi di Indonesia.