Minangkabau


minangkabau.jpg

Pada tanggal 7-9 maret 2008 saya bersama saudara seperjuangan saya, luthfi, berkesempatan untuk mengunjungi kota padang. Sebuah kota yang sering saya akui sebagai kampung saya dalam kesempatan memperkenalkan diri di depan umum. “awak berasal dari padang”, dan seringkali ditanggapi positif oleh orang banyak. Walau saya sering tidak merasa tidak enak dengan daddy saya karena beliau orang palembang. Anyway, ini adalah kesempatan saya sejak kuliah datang ke kota ini.

Tiba sekitar pukul 10.00 pagi hari jum’at , 7 maret 2008.  Di minangkabau int’l airport (MIA). “panas” ini adalah tanggapan pertama saya terhadap kota ini. Memang panas sih… untung saya hanya memakai kemeja biasa. Kota ini tampak tenang dan damai ( kalau dibandingkan jakarta tentunya ).

“kota padang kucinta dan kubela”…. kurang lebih begitulah jargon dari masyarakat disana. Sebuah jargon yang menurut saya bisa memberikan sebuah “sense” lebih kepada masyarakatnya.

Anyway, padang merupakan kota yang bisa dikatakan islami… saya bisa mengatakan ini karena tampak pada tampilan para siswa SD-SMP-SMU yang mengenakan jilbab ketika sekolah, jumlah masjid yang sangat banyak, simbol islam dimana-mana, serta ada kebijakan dari pemerintah daerah untuk mewajibkan siswa mengikuti sekolah agama / TPA dan dimasukan dalam kurikulum

Hmhmh… anyway.. di padang tidak ada “rumah makan padang”… hehe973x

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s