memang packaging merupakan bagian penting dalam marketing ( dakwah )


masih seputar carrefour. dalam perjalanan mengelilingi rak demi rak di carrefour saya memperhatikan dan kesimpulan saya tetap sama, yakni bahwa pengemasan atau pencitraan memang menjadi poin penting dalam marketing ( pemasaran / dakwah ). ketika memasuki carrefour anda akan melihat barang barang disusun sedemikian hingga dengan tinggi dan komposisi yang sesuai sehingga pelanggan berhasrat untuk membeli. ternyata komposisi ini disusun dengan detail yang baik. saya mendengar percakapan seorang manager ke salah seorang pelayan. ” yang ukuran M dan S ditaruh di atas, yang L di tengah dan yang campuran di bawah, pelanggan indonesia banyak yang beli M sehingga jangan sampai pelanggan mayoritas ini harus nunduk untuk mengambil”…

jumlah barang dibuat setengah nanggung, sehingga setiap 30 menit petugas harus mendistribusikan barang ke rak, pemandangan ini membuat pelanggan melihat bahwa pegawai disini sangat aktif dan tersugestikan bahwa barang tertentu laku keras. lalu kita bisa melihat bagian mainan dan bagian perabot rumah disusun bersandingan. ini psikologi bahwa jika seorang orang tua membeli alat rumah tangga, seorang anak bisa melihat-lihat mainan.

berjalan lagi ke bagian kosmetik dan perawatan tubuh, disana setiap botol yang jatuh langsung di betulkan oleh pegawai yang cantik cantik, pegawai cantik ini pun menjadi daya tawar tersendiri untuk pengemasan, perjalanan berlanjut ke bagian makanan masak, di bagian ini sangat ramai, karena banyak pegawai yang mempromosikan makanan dengan TOA secara kencang. masakan pun di masak di depan mata kita, sehingga pelanggan menjadi tertarik untuk membeli makanan yang masih hangat.

hingga depan kasir segala pencitraan tampak jelas, apalagi dengan jaminan bahwa carrefour adalah toko yang paling murah, dan jika ada yang lebih mahal, maka carrefour siap mengganti selisihnya 10x lipat. wah sungguh sebuah pencitraan yang membuat orang akan langsung membeli di sini.

nah, masuk ke materi kita, memang pada dasarnya memang marketisasi dalam dakwah sangat ditekankan pada pencitraan, pencitraan atau packaging ini terkait dua hal yakni pencitraan kader dan packaging acara. dua elemen ini akan saling terkait satu sama lain. citra yang dibangun melalui kader adalah citra yang akan menjustifikasikan bagaimana LDK kita. kader dakwah yang baik akan berdampak pada citra LDK yang baik. sebutlah jika semua kader dakwah kita IP nya diatas 3,00. maka akan terjustifikasikan bahwa LDK adalah tempat mencetak orang pintar. menurut hemat saya seorang kader dakwah harus mempunyai profil kader yang jelas. di GAMAIS kami menanamkan nilai i-QPIDS ( intelek, qur’ani, profesional, inklusif, dinamis dan sehat ). profil kader ini lah yang kami harapkan dapat menjadi citra bagi GAMAIS ITB.

selanjutnya pengemasan acara yang baik, banyak yang menilai bahwa acara dengan packaging bagus perlu dana banyak, tidak tentu, karena yang disebut pengemasan bukan hanya terkait dana besar, akan terapi lebih kepada keunikan dan inovasi. disinilah kreatifitas kita sebagai kader dakwah dituntut. pengemasan yang baik akan berdampak pada tertariknya objek dakwah untuk mengikuti acara yang telah kita susun. they judge us by our cover… nah pepatah ini perlu kita camkan dengan baik.

Allah melalui Nabi Muhammad telah menurunkan kepada kita risalah atau konten yang sangat baik untuk kita berdakwah, tinggal bagaimana kita sebagai seorang da’i memikirkan metode dan pengemasan yang tepat untuk “menjual” dakwah ini kepada objek dakwah.

 

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s