Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

FSLDK : PERS RELEASE AKSI BUBARKAN AHMADIYAH


PERS RELEASE AKSI BUBARKAN AHMADIYAH

FORUM SILATURRAHIM LEMBAGA DAKWAH KAMPUS (FSLDK)

PUSAT KOMUNIKASI NASIONAL (PUSKOMNAS) UKMKI UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)

PUSAT KOMUNIKASI DAERAH (PUSKOMDA) FSLDK SURABAYA JMMI ITS

BUKAN PERINGATAN !

PEMERINTAH WAJIB BUBARKAN AHMADIYAH !

Aksi serentak dan spontanitas oleh perwakilan masyarakat dan aktivis dakwah kampus se-Indonesia menuntut untuk membubarkan kelompok ahmadiyah. Aksi ini dilakukan setelah pemerintah ragu-ragu mengambil keputusan. “Aksi ini dengan tegas bertujuan mendesak pemerintah membubarkan ahmadiyah, bukan sekedar memberi peringatan, karena masih memberi peluang ahmadiyah untuk menyebarkan aliran sesatnya” jelas ketua puskomnas dani setiawan mahasiswa fakultas hukum unair.

Penolakan ahmadiyah sebenarnya tidak hanya terjadi di Indonesia dan tidak pertama kalinya di internasional, tetapi juga dilakukan oleh Persatuan Umat Islam Internasional, “Sebenarnya ahmadiyah sudah dinyatakan sesat oleh Liga Muslim Dunia sejak tahun 1974 di Mekkah yang dihadiri 124 negara. Dan MUI dalam munas II tahun 1980 yang ditegaskan lagi dalam Fatwa yang dikeluarkan tahun 2005 dengan lantang menyatakan bahwa ahmadiyah adalah aliran sesat dan menyesatkan”, tegas ketua puskomnas dalam aksi menolak ahmadiyah. Substansi dari pernyataan tersebut adalah meminta kepada pemerintah agar lebih tegas dan serius menindak kekerasan batin umat. “Ahmadiyah secara tidak langsung melukai hati umat dan itu termasuk kekerasan batin, jadi pemerintah harus adil, karena kekerasan itu bukan hanya bentuk fisik saja”, imbuh humas aksi syaiful mahasiswa fisip unair.

“Penyelesaian kasus Ahmadiyah yang lamban dan berlarut-larut mulai menampakkan efek gejolak sosial yang hebat. Salah satunya bentrokan massa Front Pembela Islam (FPI) dengan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) dalam insiden Monas 1 Juni 2008, sehingga yang sangat dirugikan adalah umat islam” tegas koordinator aksi dhian satria. Eksistensi aliran sesat di Indonesia hanya akan meresahkan umat beragama dan berpotensi menimbulkan konflik sosial yang serius. Ditambah lagi dengan adanya provokasi orang yang tak bertanggung jawab dan intervensi dari pihak atau negara asing.

Oleh karena itu, Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia yang dikoordinasikan oleh Pusat Komunikasi Nasional Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (PUSKOMNAS FSLDK) yaitu Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian Islam Jamaah Nuruzzaman Universitas Airlangga Surabaya, menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Mendesak Pemerintah untuk segera membubarkan Ahmadiyah karena sudah jelas-jelas termasuk aliran sesat dan melecehkan umat islam.
  2. Mengharap komitmen dan ketegasan Pemerintah untuk merevisi Surat Keputusan Bersama (SKB), tidak sekedar memberi peringatan tetapi membubarkan aliran sesat ahmadiyah.
  3. Mendesak Pemerintah untuk bertindak tegas terhadap aliran sesat dan menghentikan paham-paham yang dapat merusak aqidah umat Islam, seperti Sekulerisme, Pluralisme dan Islam Liberal.
  4. Mendukung rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar Pemerintah segera merumuskan Undang-Undang yang menghentikan aliran sesat di Indonesia.
  5. Menghimbau Pemerintah untuk tidak terdikte oleh pihak asing dalam mengambil kebijakan dalam negeri
  6. Menghimbau Pemerintah maupun pihak lain untuk bersikap adil terhadap kedua belah pihak dalam insiden Monas, yaitu FPI dan AKKBB..
  7. Meminta umat agama lain dan negara-negara asing untuk tidak ikut campur dalam kasus Ahmadiyah dan masalah internal umat Islam Indonesia.
  8. Menghimbau masyarakat luas, terutama umat Islam dan ormas Islam, untuk menyikapi segala permasalahan dengan pikiran dan hati yang jernih, dengan landasan Islami, mengedepankan hikmah dan pelajaran yang baik, membantah dengan cara yang lebih baik, serta tidak terjebak provokasi.

Demikian pernyataan sikap kami. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan untuk bersatu membela agama-Nya dan meneguhkan hati kita dalam memberantas kemungkaran karena-Nya. Allahu Akbar!

Surabaya, 10 Juni 2008

Ketua Pusat Komunikasi Nasional

Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK)

DANI  SETIAWAN

085645328762 / 03160225541

Advertisements

3 comments on “FSLDK : PERS RELEASE AKSI BUBARKAN AHMADIYAH

  1. aisar
    June 13, 2008

    hah, FSLDK udah gak netral lagi nih, awak gak percaya lagi lah..

    gak ada bedanya sama FPI..

  2. yudi
    June 18, 2008

    Jadi selama ini ente percaya kepada selain Allah SWT, Astagfirullah……

  3. adhe
    June 20, 2008

    perbedaan dari FSLDK dengan FPI itu apa boss… perasaan sama2 lahir dari rahim kepercayaan… kalo Indonesia “berhak dan menjamin beribadah warga negaranya untuk beribadah menurut kepercayaannya masing2” (seperti yang dijelaskan di UUD) ada beberapa pertanyaan buat anda atau FSLDK

    1. jika ada perbedaan kepercayaan dalam ibadah islam kenapa masih ada NU dan Muhammadiyah di Indonesia!!!!

    2. apakah harus beribadah menurut kepercayaan yang dilakoni FSLDK saja !!!!!
    (urusan percaya apa ngga, itu urusan Habluminannas + Habluminallah (kalo tulisan salah mohon dibetulkan))

    3. bagaimana pendapat anda dengan FPI yang mengamuk beberapa waktu lalu (karena selama ini tidak ada respon kongkrit dari FSLDK), terus kalo dengan agama lain

    INDONESIA BUKAN NEGARA SEKULERISME

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 11, 2008 by in Dakwah Kampus, Islam dan Dakwah.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,216,998 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: