Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

menjadi mentor yang disenangi …


“kok adik mentor ku, tidak mau ikut mentoring lagi yah ?”
“duh , kok kayaknya adik mentor ku tidak bahagia ikut kelompok mentoring ini?”

mungkin pertanyaan ini sering kita pertanyakan kepada diri sendiri, apakah saya sudah baik sebagai seorang mentor ?

hmhmhm… sebetulnya memang tidak ada kriteria mentor ideal, tapi saya berani berkata bahwa setiap orang punya bakat tersendiri sebagai mentor. saya mungkin ingin sedikit bercerita tentang karakter mentor saya, sejak 6 tahun yang lalu saya mulai mentoring, saya telah berpindah kelompok hingga sekitar 8 kali, yah kurang lebih sekitar 9 mentor pernah saya “cicipi”, dan uniknya, setiap mentor ini punya gaya yang sama sekali berbeda, akan tetapi saya menyenangi mereka semua,

kakak D : beliau sosok yang sederhana, punya kelebihan nasyid, dan beliau seringkali mengajarkan kita bernyanyi sebagai variasi metode dalam menyampaikan materi

kakak R : beliau seorang yang ulet dan mobilitas tinggi, mentoring sama beliau hampir selalu berpindah, dari masjid, mushola, lapangan bola, hingga kantin, materi ringan tapi tepat sasaran menjadi ciri khasnya, yah materinya biasanya juga “nyepet” kita kita juga nih

kakak Z : beliau sosok aktifis banget, ketua BEM di kampusnya, beliau gemar menghafal Qur’an, dan beliau banyak sekali berbicara tentang keindahan dan keajaiban Al Qur’an. suasana mentoring menjadi sangat indah dengan lantunan dan kisah Al Qur’an setiap pekan.

kakak F : nah ini, mentor ganteng yang menikah setelah 1 pekan menjadi mentor ku, bisa dikatakan beliau sangat seimbang dalam hidup, karakter yang mengena dari beliau adalah kesabarannya menghadapi binaannya yang bandel dan malas ikut mentoring , termasuk diriku saat ini. kesabaran beliau yang membuat awak jadi tobat .. hehehehe, cara beliau membuat kita membaca buku, dengan meminta kita mengisi tausiyah di agenda permentoringan

kakak H : wah ini, edan pisan … aktifis gila lah… non stop hits banget, kalo ngisi materi tentang strategi dakwah mulu, kita kita jadi semangat gitu untuk dakwah

aa F : nah mentor yang satu ini, tipikal calm, dan relatif cuek bahkan, gak pernah cek ibadah dan hafalan, tapi kalo materi , wuiiih dalem bow, beliau sering kali mengajak kita kita wisata kuliner, awak cukup lama sama beliau, dan nuansa mentoring di kost nya yang sangat sederhana memberikan kesan tersendiri akan kehidupan aktifis dakwah yang produktif, beliau banyak mengajarkan saya tentang ketaatan dalam berjamaah

uda Z : nih mentor paling bentar tapi paling sholeh ( ketimbang mentor yang lain ,, hehehehe ), tiap pertemuan cek hafalan mulu, nah beliau yang memotivasi saya untuk menghafal dan mengamalkan Qur’an dengan baik, tempat kita mentoring jauh banget, kalo gak taat bisa kagak dateng mentoring tuh

mas M : mahasiswa S 3 seni rupa, mentor paling estetis, sangat solo banget, senyum beliau membaut kita lepas untuk curhat, beliau banyak mengajarkan tentang kehidupan di Sekolah dunia yang amat luas, materi yang disampakan tidak pernah habis, seakan akan ada cabang list materi di otaknya, edan lah

Mr. B : nah ini mentor yang sekarang, gak jelas, parrah, cuek, santai banget, mentoringnya pagi pula ( macem akhwat aja ), buat surely his teh best, politis banget, serta visioner, maklum dosen , ngecek IP mulu kerjaannya, dan kalo nyampein materi banyak kisah beliau saat masih mahasiswa, yang membuat kita bergelora dalam berdakwah… parrah lah yang satu ini, bisa ngomong gw-lo pula sama beliau…

mungkin kawan-kawan bertanya, apa yang menjadi spesial dari mereka, satu hal yang unik, mereka menyampaiakn materi sebagai diri mereka sendiri,tidak dipaksakan dan tidak dibuat buat, semuanya alamiah aja, yang kalem bisa menyentuh dengan empati, yang meng-gebu gebu, menyampaikan dengan semangat bergelora, yang full content menyampaikan dengan kharismatik pendidik. semua tetap dengan khasnya.

anyway, saya ada beberapa tips agar kita disenangi adik mentor kita :

1. kenali karakter binaan kita , kenali disini dalam bentuk perkenalan secara mendalam, yah kurang lebih, what he/she like and doesnt like, sehingga kita tau do and don’t dalam bersikap dan menyampaikan materi kepada beliau

2. menentukan tema materi yang tepat, kita harus pandai pandai memilah dan memilih materi yang akan disampaikan, jangan terlalu berat dan jangan terlalu ece ece, yah pas pas in ajalah, dan yang paling penting, pilih materi yang sesuai kebutuhan mereka saat itu

3. variasi metode, sekali kali lah aja makan makan atau jalan jalan kemana gitu, hiking bareng, latihan mobil bareng, masak bareng, olahraga bareng, atau belajar bareng, atau apapun lah, yang penting happy, oh ya pindah pindah tempat bagus tuh untuk menghilangkan kejenuhan

4. jangan pernah memaksakan kehendak dan menjustifikasi binaan, kan kita tuh kakak dan guru untuk mereka, yah dalam menyampaikan materi dan mengecek ibadah pekanan yang dipaksakan lah, apalagi sampai memvonis bahwa ia tidak bertanggung jawab atau malas, wah parrah tuh, kita maen santai aja, evaluasi bukan untuk menghakimi, tapi untuk membantu agar ia bisa lebih baik

5. bangun nuansa terbuka dalam kelompok, buat semua binaan terlibat, pancing untuk berbicara, buat mereka percaya pada anda dan teman teman nya dalam kelompok, buat mereka nyaman untuk bercurhat, dan mengeluh kesah, sehingga terbentuk sebuah nuansa persaudaraan yang tidak dibuat buat, benar benar murni atas dasar kebutuhan, kekuatan persaudaraan inilah yang akan membaut seseorang rindu akan mentoring ini setiap pekan…

yuph, itu dulu mungkin, di coba dulu aja, terutama untuk mentor pemula… semangat yah, masa depan bangsa di tangan anda !!!!!!!!

Advertisements

2 comments on “menjadi mentor yang disenangi …

  1. arRuman
    January 5, 2009

    asslamualaikum,
    tips yang bagus bwt an yang mash harus bljr bnyak jadi pmentor. Blh disebarin g kang?

  2. tatang
    February 10, 2010

    wahhh inspiratif banget nich… udah malu juga sich jadi “pengangguran” begini, ga juga punya binaan atau ga bisa ngebina he he he. Syukron ya akhi !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 18, 2008 by in Uncategorized.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,217,349 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: