Bangsaku Mengharapkan Diriku


oleh Ridwansyah Yusuf Achmad

untuk Buletin GAMAIS di INKM 2008

Bangsa Indonesia yang saat ini akan memasuki usianya yang ke-63 dalam beberapa hari kedepan. Menilik kebelakang akan cita-cita besar bangsa Indonesia yakni membentuk negara berdaulat dan berkeadilan untuk meuwujudkan kesejahteraan masyarakat. Sebuah cita-cita yang mulia tentunya, dan patut kita perjuangkan bersama. Akan tetapi jika melihat apa yang terjadi saat ini tentu kita akan bertanya kepada diri sendiri, apakah cita mulia ini sudah terwujud ?.

Rakyat banyak yang berada dalam belenggu kemiskinan, kesehatan untuk rakyat tidak ada, kematian akibat kurang gizi semakin meningkat, angka putus sekolah bertambah, kriminalitas menjadi sarapan sehari-hari di televisi, dan berbagai kisah derita Indonesia lainnya.

Apakah ada proses yang tidak berjalan dengan benar dalam mengisi hari-hari kemerdekaan ini ?, apakah Indonesia seperti ini karena rakyat nya yang belum pandai bersyukur kepada Allah akan segala nikmat dan kemudahan yang ada ?.

…akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir  dan orang-orang yang meminta-minta; dan  hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar ; dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.

(Al Baqarah 177)

 

Allah sudah mengingatkan dalam ayat ini bahwa empati dan ketaqwaan kita sebagai seorang muslim menjadi sebuah kunci dari keberhasilan manajemen habluminannas, dan habluminallah. Ketika dua komunikasi vertikal dan horizontal ini bisa dilakukan dengan baik maka keseimbangan kehidupan bisa terwujud.

 

Jika setiap mukmin bisa memberikan yang terbaik untuk sesama, bisa memberikan dengan tulus ikhlas apa yang ia miliki untuk kesejahteraan orang banyak, serta setiap mukmin dapat meningkatkan kedekatan diri pada Allah, maka perbaikan bangsa akan terwujud dengan usaha keras kita dan pertolongan dari Allah.

 

Bangsa ini masih punya harapan untuk bangkit dari ketertinggalannya, bangsa ini memiliki sejuta potensi yang memungkinkan untuk menjadai bangsa yang bermartabat.

 

Semua ini bisa terwujud dengan Anda sebagai penggerak utama, mahasiswa-mahasiswi ITB, putra-putri terbaik bangsa. Anda lah yang nantinya akan membuat harapan baru untuk Indonesia, dengan syarat-syarat yang telah dipaparkan, usaha yang keras, keinginan untuk terus berbagi, serta kedekatan diri kepada Allah.

 

Sahabatku, bangsa ini membutuhkan dirimu. Selamat berkarya !!

 

 

Advertisements

3 Comments

  1. Ass…
    hmmm
    bukan kang ucup aja yang diharapkan
    tapi semua mahasiswa yang menyadari amanah yang dititipin oleh Allah
    amanah yang harus segera dilakukan untuk menyelamatkan penduduk Indonesia terhadap segala macam pembodohan yang dilakukan oleh kaum sekularis
    satu-satu caranya adalah dengan menegakkan KILAFAH
    dalam diri kita. keluarga, bangsa dan negara
    Allahu Akbar
    kunjungin blog saya yh
    tapi isinya sebagian aneh
    http://andihendra.wordpress.com

  2. Assalammu’alaikum….
    Zaman sekarang emang masih banyak orang-orang yang belum bisa memanajemen dengan baik hubungannya dengan Allah dan hubungan mereka dengan sesama manusia
    Padahal tanah Indonesia ini kekayaannya melimpah ruah, sayang ada ketidakberesan di pengelolaanya.
    Saya juga berharap ke ikhwah2 berintelektual tinggi di kampus ITB yang saya amat yakin kemungkinan besar bakal memegang amanah-amanah urgen di negara kita nantinya bisa memberi suatu pencerahan kepada bangsa kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s