Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Ramadhan untuk Semua…


Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

( Al Mujadillah 11 )

 

Dalam beberapa hari kedepan akan tiba sebuah bulan, bulan dimana menjadi bulan yang sangat dinanti oleh semua umat muslim. Bulan dimana pintu kebaikan dibuka selebar-lebarnya, dan menjadi kesempatan bagi semua umat muslim untuk menuai amal kebaikan sebanyak-banyaknya di bulan ini. Ramadhan dihadirkan sebagai momen untuk perbaikan diri, re-orientasi kembali tujuan hidup, dan menumbuhkan kembali kecintaan terhadap Allah dan Islam. Beberapa ulama menganalogikan seseorang pasca-ramadhan seperti terlahir kembali setelah melewati masa “pencucian” selama satu bulan.

 

Sahabat muslim ITB yang di rahmati Allah, belajar adalah sebuah kebutuhan serta tuntutan bagi setiap individu, dan salah satu ciri dari belajar adalah berkelanjutan. Mendalami Islam juga merupakan sebuah kewajiban tersendiri bagi seorang muslim. Islam yang sangat lengkap dan luas ini tentunya tidak cukup jika hanya dipelajari satu-dua tahun, akan tetapi perlu bertahap dan rutin hingga akhir hayat. Mungkin sebagian dari kita memerlukan momen tertentu untuk memulai sesuatu. Memang salah satu ciri manusia, adalah sulit memulai, akan tetapi jika sudah memulai akan lebih mudah untuk melanjutkannya.

 

Kebetulan dalam hitungan hari akan datang bulan Ramadhan yang bisa dijadikan sebagai bulan untuk memulai.  Memulai belajar Islam, memulai belajar membaca Qur’an, memulai berbuat kebaikan, memulai bersedekah, memulai Sholat tepat waktu dan memulai hal hal baik lainnya. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik, karena di bulan Ramadhan ini segala kesempatan untuk belajar terbuka lebar. Tayangan televisi di isi oleh acara keislaman, kultum dan khotbah menjadi langganan di masjid, bazar buku Islam dimana-mana, dan teman-teman di lingkungan biasanya juga lebih dekat dengan Allah.

 

Saya mendapat sebuah kata-kata bijak dari Jendral Sudirman.

 

Janganlah lengah karena lengah dapat membuat lemah. Jangan lemah karena lemah dapat membuat kalah. Jangan kalah karena kalah itu penuh derita

 

Jika di korelasikan dengan momen Ramadhan, maka janganlah kita menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar dan beramal di Bulan ini dengan optimal. Jika kita gagal memanfaatkan kesempatan emas ini karena kemalasan atau “kelengahan” sesaat kita, maka bisa jadi kita menjadi bagian orang yang gagal mendapat hikmah besar dari Ramadhan, yang harapannya dapat menjadi kekuatan spiritiual untuk menjalankan lika-liku kehidupan selama setahun mendatang.

 

Oleh karena itu, marilah kita mencoba mengisi Ramadhan ini dengan niat awal sebagai momen untuk transformasi diri ke arah lebih baik. Lalu kita mengisi bulan ini dengan ibadah yang ikhlas kepada Allah, serta memanfaatkan momen Ramadhan ini sebagai sebuah stimulus untuk belajar, belajar, dan belajar agar kita menjadi manusia yang seimbang baik fikriyah, ruhiyah, dan jasadiyah.

 

Selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan, semoga Ramadhan ini menjadi Ramadhan terbaik dan paling berkesan untuk Anda. Allah menurunkan Ramadhan ini sebagai sebuah nikmat dariNya untuk kita semua.

 

Kepala GAMAIS ITB

Ridwansyah Yusuf Achmad

15405046

https://ridwansyahyusufachmad.wordpress.com

Advertisements

2 comments on “Ramadhan untuk Semua…

  1. KANTRY
    August 21, 2008

    aslam!!

    Marhaban Ya Ramadhan!!

    sehubungan dengan datangnya bulan Ramadhan, maaf lahir bathin ya kak!!

    semoga Ramadhan nanti, lebih asyik,lebih berkah,lebih istimewa..there is will amaze moment in Ramadhan!!

    okeh2!!

    o..iya, ka kantry Link bLog nya yak!!

  2. yudhaindrawan
    August 21, 2008

    Hidup DSM!! Artikel ini juga bisa dibaca di majalah lentera edisi spesial september.

    Btw, uchup tetap semangat yah. Meskipun sering pusing ga jelas, tetapi DSM tetap mendukung mu (kadang-kadang).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 21, 2008 by in Aku dan Diri, Dakwah Kampus, Islam dan Dakwah.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,217,349 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: