kenapa…


kenapa aku harus berpikir apa yang tak harus aku pikir

kenapa aku harus kenal orang yang seharusnya tak perlu aku sapa

kenapa aku harus berada dalam lingkungan dimana kita itu tak akan ada

kenapa aku harus berada dalam dunia dimana aku akan tetap aku, dan kamu akan tetap kamu

kenapa aku disini, disini tapi bukan di hati mu

kenapa aku harus menyapa ketika tangan itu juga tak kunjung bertepuk

kenapa aku harus tersenyum ketika muka itu terus berpaling

kenapa aku harus menunggu ketika waktu tak kunjung memberi harap

Advertisements

4 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s