Perlahan Namun Pasti


lambat memang untuk mencapai sebuah keputusan..
butuh banyak pertimbangan, masukan dan kritikan

perlahan langkah ini mulai menemukan arahnya..
dengan diskusi, kontemplasi dan perenungan
cepat atau lambat memang sebuah keputusan akan diambil…
walau terkadang alam menjadi penghambat
atau bahkan kawan yang menjadi penghalang

tapi itu bukan alasan bagi seorang pemimpin
pemimpin tidak menyalahkan kondisi untuk sebuah kekalahan atau kesalahan

pemimpin besar selalu punya romantika konflik pribadi yang membuat dirinya menjadi besar
situasi dan kondisi di masyarakat yang berubah dan bergeser membuat banyak pemimpin menjadi besar atau bahkan luluh lantah terbawa situasi yang tidak menguntungkan baginya..

itu mengapa ada pepatah “the right man i the right place and in the right time”
karena tidak semua pemimpin itu selalu akan jadi pahlawan
faktor waktu dan tempat akan menjadi penentu apakah ia akan menjadi pemimpin besar yang dikenang, ataukah ia menjadi seorang manusia yang disalahpahami.

aku merasa ini saatnya yang tepat untuk “hijrah”. berpisah dari situasi dan kondisi yang membuat aku menjadi “the right man but in the wrong place and time”.

berpisah memang bukan sebuah pilihan yang menyenangkan memang, akan tetapi ketika hati ini berkoar, maka pengkhianatan terhadap hati adalah hal yang tabu.

beberapa guru besar sering berpesan pada muridnya “tanyalah pada hati mu, maka kamu akan menemukan kebenaran”

perlahan namun pasti… aku bertanya pada hati ini, aku mencoba berkomunikasi dengan hati ini, aku mencoba berpikir, belajar dan berdiskusi dengan banyak orang. lalu aku menemukan jawaban singkat “hati ini tidak bisa dibohongi”.

kawan !!! ya, hati ku tidak bisa aku bohongi, rasa mendalam ini tidak bisa ku tabirkan, dan gagasan besar ini tidak bisa kutitipkan.

dan

menjadi Presiden Kabinet KM ITB 2009/2010 adalah sebuah langkah besar yang akan aku tempuh.

untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater

Advertisements

13 Comments

  1. Assalam…

    bgitu tw almat wordpressnya,,lngsung aq bk dh..!
    ehmm,,,ehm,,,cukup nambah wawasan jg trnyata,,,,

    Amanah adalah pendewasaan kawan…!(kawan…?hehe)

    ia adalah penjagaan diri tuk smakin sering qt mperbaiki diri setiap harinya,,,dan boleh jadi ia adlah tarbiyah langsung yg dberikan oleh 4WI swt untuk mnjadi orang yg tidak biasa

    krn tuk menjadi org yg tak biasa pun kan menghadapi hal2 yg tak biasa pula….

    dan semua itu adlah pilihan…memilih tuk menjadi orang hebat, mnjadi pelaku sejarah kan mengatarkan qt mnuju cinta…yupz..cinta kpd hidup dan perjumpaan dengan-Nya…amin!

    hehe afwan bos GAMASIS cm ikut nimbrung berkicau gitu….

  2. OMG..OMG..OMG…
    itu yang aku banggakan dari kepala gamais ku (ex. kepala gamais maksudnya). Sekumpulan orang-orang tidak cukup besar untuk menampung kebesaran pikiranmu. n jabatan ketua tertentu tidak cukup kuat untuk mengekang gerakmu.
    Ha..ha..ha.. akhirnya ada juga orang yang melakukan ini pada mereka

  3. Gw baca berulang-ulang,,
    Pengen nangis ngebacanya..
    MAJU AJA CUP…!!!!
    Aisar ama yudha mw bntuin tuh
    *hijrah bareng2 (bukan murtad koq sar) hahaha*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s