Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

gelar doktor untuk SBY ? sebuah barter politik kah ?


kompas-Bila tak ada halangan Institut Teknologi Bandung  (ITB) akan memberikan gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) kepada  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono karena dianggap berhasil  di bidang teknologi pada 2 Maret mendatang. Rencana pemberian gelar ini sudah mendapat persetujuan senat serta perimbangan dari Majelis Guru Besar ITB

prof-djokomenurut informasi dari tim MWA ITB, SBY akan mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa di bidang TIK (teknologi informasi dan komunikasi). sebuah bidang yang sebenarnya sangat jauh sekali dari apa yang telah dikerjakan oleh SBY selama ini. kita semua mengetahui bahwa beliau adalah seorang jendral militer, mantan menteri pertahanan dan saat ini menjabat sebagai presiden republik indonesia.

permasalahan pertama yang ingin saya angkat adalah bidang TIK itu sendiri. apakah beliau orang yang memang telah berjasa di bidang teknologi informasi dan komunikasi ? apakah saya yang kurang tidak peka pada berita sehingga tidak mengetahui bahwa presiden SBY telah banyak berjasa di bidang tersebut. saya melihat pemberian gelar doktor HC pun ( jika tetap ingin diberikan ) akan lebih tepat jika di bidang pemerintahan yang mana ( katanya ) SBY adalah sosok presiden yang tepat, atau di bidang kesejahteraan rakyat yang mana ( katanya ) SBY menurunkan BBM hingga tiga kali ( tertawalah dengan berita ini ), atau di bidang hubungan baik dengan negara luar yang mana ( katanya ) SBY telah berhasil mendesak Dewan keamanan PBB untuk mengadakan sidang darurat terkait isu palestina bulan lalu. untuk bidang teknologi informasi saya rasa masih banyak ahli teknologi informasi yang lebih layak mendapatkannya.

sbypermasalahan kedua adalah momen pemberian yang bertepatan saat ulang tahun emas ITB tanggal 2 maret yang entah mengapa kebetulan sekali dekat dengan momen pemilu 2009. kenapa harus 2009 yang dipilih untuk pemberian gelar ini ? teringat kisah saat sidang terbuka mahasiswa baru 2004, berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari senior saya, disana ada teleconference antara SBY dengan mahasiswa baru 2004.  padahal saat itu SBY belum menjabat sebagai presiden, a.k.a sedang kampanye sebagai calon presiden RI 2004-2009. saya tidak ingin berprasangka tentunya, akan tetapi kedekatakan pemimpin-pemimpin ITB dengan pemimpin-pemimpin Indonesia menimbulkan tanda tanya tersendiri ? apakah ini akan bermanfaat untuk kebaikan ITB atau kah hanya akan bermanfaat untuk kebaikan sebagaian orang saja.  Prof. Kusmayanto meniti jalur kementeriannya dengan kedekatannya dengan SBY, apakah tahun ini kejadian serupa akan terulang, mengingat bahwa masa kepemimpinan pemimpin ITB akan pula berakhir di tahun 2009 ini. sungguh sebuah ketidaksengajaan yang sangat kebetulan sekali.

——————————————————————————–

sedikit informasi mengenai doktor honoris causa.

Gelar Honoris Causa (H.C) / Gelar Doktor Kehormatan adalah sebuah gelar kesarjanaan yang diberikan oleh suatu perguruan tinggi/universitas yang memenuhi syarat kepada seseorang, tanpa orang tersebut perlu untuk mengikuti dan lulus dari pendidikan yang sesuai untuk mendapatkan gelar kesarjanaannya tersebut. Gelar Honoris Causa diberikan dapat diberikan bila seseorang telah dianggap berjasa dan atau berkarya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia.

Adapun kriteria bagi jasa dan atau karya luar biasa bagi ilmu pengetahuan dan umat manusia sehingga penggagas/pelakunya dapat menerima gelar Doktor Kehormatan ialah karya atau jasa yang :

  • Yang luar biasa di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan, dan pengajaran,
  • Yang sangat berarti bagi pengembangan pendidikan dan pengajaran dalam satu atau sekelompok bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan sosial budaya,
  • Yang sangat bermanfaat bagi kemajuan atau kemakmuran dan kesejahteraan Bangsa dan Negara pada khususnya serta umat manusia pada umumnya,
  • Yang secara luar biasa mengembangkan hubungan baik dan bermanfaat antara Bangsa dan Negara dengan Bangsa dan Negara lain di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya, dan
  • Yang secara luar biasa menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi perkembangan Perguruan Tinggi.

 

Advertisements

4 comments on “gelar doktor untuk SBY ? sebuah barter politik kah ?

  1. gajah mada
    February 7, 2009

    he,,he,,he,he,,he

  2. sakura
    February 8, 2009

    apa ku kira,…
    ternyata benar, ada politik di belakangnya.
    apalagi dekat2 musim pemilu.

  3. yola
    March 17, 2009

    bpk. sby yg saya hormati & saya sayangi . . . . . . . . . .. .

    bpk moga cepet sembuh . . . . . . . . . . .. . . .

    dan dapat bekerja lagi dng baik lancar . . . . . . . ..

  4. Cputra danni
    December 4, 2009

    Saya percaya pd sang tokoh formal nomor satu inh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 2, 2009 by in Uncategorized.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,671 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: