Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

dinamisasi unit kegiatan mahasiswa


Sebagai seorang yang pernah menjadi ketua unit kegiatan mahasiswa, saya sangat menyadari bahwa potensi unit mahasiswa sangat bisa dikembangkan sehingga bisa mengoptimalkan bangunan kemahasiswaan kita yang selama ini lebih banyak bertumpu pada himpunan mahasiswa. Unit pada dasarnya beranggotakan mahasiswa yang memiliki minat dan bakat yang sama. Mereka memiliki tujuan, taste and preference yang sama, dan dengan alasan inilah mereka berkumpul dan beraktualisasi. Hal ini bisa dikatakan bahwa anggota unit datang dan beraktifitas atas kesadaran penuh dan kebutuhan akan potensi yang dimilikinya.

unitDalam Konteks kemahasiswaan ITB, Kabinet memiliki peran untuk mengoptimalkan peran dan potensi unit agar menjadikannya produktif dan membuat kampus lebih dinamis serta pembelajaran multi-aspek dapat terjadi. Pada dasarnya, pola koordinasi unit terletak pada beberapa pendekatan; (1) komunikasi terstruktur dan komunal; (2) apresiasi dan aktivasi potensi, dan (3) penyediaan wadah aktualisasi. Lebih lanjut, setiap kelompok atau sering kita kenal rumpun unit memiliki kekhasan dan pola pendekatan yang berbeda.

Unit Media

Unit media memiliki potensi yang sangat penting yakni penyebaran opini dan propaganda suatu hal tertentu. Dalam konteks rekayasa sosial, media memainkan peranan sangat penting. Lembaga kemahasiswaan dituntut untuk bisa menguasai ilmu media dan marketing agar isu yang hendak di bawa dapat terinternalisasi dengan baik di antara mahasiswa dan masyarakat. Saat ini kita bisa melihat miris kondisi media yang kurang edukatif dan tidak berkonten dan bahkan memberikan informasi yang tidak berlandaskan kebenaran ilmiah serta tidak independen. Menjadi peran penting dari unit media untuk memainkan peran tersebut dalam memberikan informasi yang cerdas dan bebas kepada mahasiswa dan masyarakat. Bentuk optimalisasinya adalah dengan mendukung untuk dibentuknya media yang rutin serta konsisten. Serta pelibatan banyak pihak untuk memberikan informasi dan membuat paradigma everyone can make news.

Unit Kajian dan Pendidikan

Unit kajian dan pendidikan bisa dikatakan unit yang bergerak di bidang keilmuan yang tidak ada di program studi yang tersedia di kampus ITB. Unit ini bergerak dengan landasan keilmuan dan idealisme yang menjadi dasar berpikir. Sejatinya unit ini bisa dioptimalkan untuk memberikan varian alternatif dalam setiap sikap atau kebijakan yang akan diambil dengan atas nama KM ITB. Dengan banyaknya pandangan yang solutif dan konstruktif, perang pemikiran yang produktif akan bisa terjadi sehingga kajian yang dilakukan akan semakin mendalam. Merutinkan Focus groups discussion, mimbar bebas, dialekta, seminar, dan diskusi atau debat terbuka membuat kampus juga akan tercerdaskan dengan isu yang sedang terjadi di masyarakat. Pada prinsipnya ilmu selalu disempurnakan setelah ada suatu anti-tesis tertentu, sehingga jika semakin banyak yang berpikir dan mengutarakan pemikirannya, maka dengan itu setiap kelompok kajian akan semakin tertantang untuk menyempurnakan konten kajiannya agar semakin mendalam.

Unit Olahraga

Unit olahraga menyimpan banyak potensi karena komunitas ini bisa dikatakan komunitas “sehat dan sportif”. Seperti yang kita pahami, olahraga adalah suatu kegiatan yang bisa menyatukan berbagai komunitas,pun komunitas tersebut sedang bertikai. Dalam konteks kampus, olahraga bisa dijadikan momen pemersatu dan pererat kekeluargaan di kampus. Kegiatan olahraga di kampus sebisa mungkin dilakukan dengan rutin dan melibatkan banyak mahasiswa. Kompetisi demi kompetisi bisa dilakukan untuk menjadikan kampus dinamis. Usaha lain yang dilakukan untuk mempopulerkan olahraga yang belum begitu dikenal adalah dengan membuat kegiatan apresiasi unit olahraga dengan peragaan olahraga tersebut. Selain itu pembentukan supporter groups untuk menyemangati unit olahraga dan seni budaya jika berkompetisi sebagai bentuk apresiasi.

Unit Seni Budaya

Unit ini memiliki tanggung jawab untuk untuk memunculkan kebanggaan dan karakter budaya Indonesia. Karakter budaya Indonesia bisa distimulus melalui pendekatan pengenalan budaya, apresiasi budaya serta internalisasi budaya. Sempat tercetus, “hari budaya” dimana setiap mahasiswa diharapkan bisa menunjukkan potensi budaya asalnya dengan busana atau bahasa dan lainnya. Sehingga kita juga bisa menyadari bahwa budaya di Indonesia sangat kaya dan dengan budaya itulah kita akan membangun Indonesia. Begitu pula dengan kegiatan apresiasi kesenian yang harus diarahkan sedemikian hingga, agar mahasiswa bisa mengambil nilai yang terkandung dalam suatu kesenian tertentu. Mengadakan suatu event yang bisa mengkolaborasikan berbagai kesenian menjadi sebuah harapan agar unit kesenian dapat lebih bersatu.

Unit agama

Sebagai Negara yang dimana ketuhanan yang Maha Esa menjadi sila pertama, kekuatan spiritual menjadi sebuah kebutuhan tersendiri sebagai landasan dalam kehidupan. Tanggung jawab unit agama untuk bisa sebagai guardian of value dari pada diri para mahasiswa itu sendiri. Dan meningkatkan nilai ketuhanan dan kebenaran dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.

Harapan besar kedepan unit tidak menjadi organisasi kelas dua di kampus ITB. Unit harus mampu berkembang sehingga kemahasiswaan kita bisa berjalan dengan ideal. Peran unit sangat diharapkan mampu menstimulus mahasiswa untuk beraktifitas, sehingga dengan kolaborasi unit dan himpunan, semua mahasiswa dapat beraktifitas diantara dua lembaga tersebut.

Advertisements

One comment on “dinamisasi unit kegiatan mahasiswa

  1. machmoedsantoso
    March 15, 2009

    hmmm… dinamisasi,,
    tapi bicara tentang peng-optimalan potensi,, heu.

    sepertinya yang perlu didinamiskan adalah kampusnya,

    pendekatan dengan komunikasi terstruktur dan komunal??? hmmmm tidak terpikirkankah dengan cara yang lebih baik lagi ?? heu..

    pendekatan yang ke (3) yang perlu,, bagus rasanya kalo kabinet memfasilitasi, jadi inget dulu sama EKSPRESI, diadain sebulan sekali, heu

    hajar bleh!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 14, 2009 by in Sahabat Kampus ITB.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,671 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: