Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

daily report @ UNSW


Yuph, coming to university of new south wales or people ussually called UNSW. On of the Top Class university in Australia, The best one i think. If you come to this campus, you will feel a very very academic aura. I can’t explain the aura  exactly, but it is so so quite, but there are many people doing their activity.

Before i talk about what i get there, ternyata di australia belum lama ini ada kebijakan, yakni tidak boleh ada lagi dana kemahasiswaan ( ussually they take $250 each student/semester for the students union ) dari mahasiswa. Sehingga membuat banyak student union yang berubah model organisasi. As it di UNSW dan Macquarie Univ, mereka tidak punya students union as students union, but they place the student organization as a coorporate.

Hal mendasar yang berbeda adalah mereka menyebut pemimpin mereka CEO ( chief executive officer ) dan ternyata CEO nya itu bukan mahasiswa, but a fresh graduate alumni that they pay to run the organization. And also the staff, they pay for the student who active in the organization, and sometimes they open for volunteer for execute big programs. Ini hal mendasar yang harus kita bedakan sehingga tidak bisa serta merta kita mengadopsi nya, ada budaya dasar yang berbeda.

Ok mari sedikit cerita.

Students Representatives Comitee (SRC)

Semacem legislatif nya,  terdiri atas 30 orang dan and they choosed by campaign and election. They represented groups ( faculty and unique/ diversity ). Di dalam comitee ini ada beberapa komisi, yakni : women’s affair , education, environment, dis advantage student, student with dissabilty, student welfare, legal and advocacy commission.

Pada dasarnya apa yang dilakukan oleh SRC adalah membahas kebijakan kebijakan yang ada baik itu di dalam kampus maupun di dalam pemerintahan untuk di bahas dan di kaji lalu mereka memberikan suggestion and recomendation peraturan apa yang seharusnya di lakukan. Beberapa kali mereka melakukan rally ( demonstrasi ) untuk issue “no war on irak”, “less the course fee”, and “environment issue”.

Posisi legilatif di UNSW sangat kuat, karena benar benar menampung aspirasi seluruh mahasiswa dan mahasiswa sangat banyak memberikan masukan ke SRC, ini menjadi evaluasi buat kita juga, bagaimana kita membuat kongres kita menjadi jauh lebih kuat, supaya KM ITB lebih baik kedepannya.

President of student representative council

Charisma Kaliyanda

+61 414 3131 607

srcpresident@arc.unsw.edu.au

ARC ( student executive board )

Ini lembaga executive nya, yang tadi saya bilang dipimpin sama CEO, and surely they placed this organization as a coorporate. Strukturenya rada gemuk.

Jadi dibawah CEO ada treasury dan secretary, dan langsung di bawahnya lagi ada 6 departemen, which is ;

  1. Retail, ini departemen yang kerjaannya cari duit, mereka membuka retail ( toko retail ), antara lain, minimarket, internet cafe, billiard, game, cafetaria, bookstore,etc. Mereka betul betul dapet banyak keuntungan dari ini semua dan menjadi nyawa dari organisasi
  2. Venue, yang mengelola event yang dijalankan oleh ArC, dan mengelola gedung, jadi di UNSW, mahasiswa dikasi 2 buah gedung kosong ( roundhouse and student centre ) dan diberikan kebebasan kepada mahasiswa ingin mengisinya dengan apa. Biasanya di isi dengan untuk jualan dan sekretariat and also meeting room untuk mahasiswa,
  3. Student development, menghandle pengelolaan unit ( thet called it club and societies ), there are 150 clubs and societies. Jenis nya seperti biasa aja , sport, culture, hobby, etc, tapi uniknya unit keprofesian berbasis fakultas juga ada. Somekind like law clubs, mechanical engg club, jadi semua mahasiswa bisa masuk clubs ini, in the other way, himpunan disamakan dengan unit. Betul juga kata pak widyo, ITB tuh uni dengan himpunannya, harusnya kita bisa stimulate himpunan supaya karya nya semakin banyak. Selain itu setiap unit harus mengadakan election untuk memilih ketua baru setiap tahun dan memberikan laporan 6 bulanan ke ArC supaya mereka diakui ( mereka menyebutnya berafiliasi ). Dengan berafiliasi mereka juga mendapat beberapa failitas, antara lain ;
    1. Ruangan untuk sekretariat
    2. Bantuan publikasi, disini ArC sangat berperan dalam publikasi unit
    3. Pinjaman dana atau bantuan dana, untuk perbaikan alat maupun untuk meghelat event.

Basically mereka independent dari manapun, termasuk dari universitas, universitas memandang ArC dan clubs terpisah secara manajemen dengan universitas, tapi mereka di izinkan untuk menggunakan failitas kampus dengan aturan dan etika yang ada. Oh ya disini juga ada society yang jadi underbow partai politik, yah tapi di aussie partai politik dikit, jadi yah Cuma 3 gitu. Labor club,socialist club, liberal club.

Selain masalah unit dan pengelolaannya, dept ini juga running O-week ( orientation week ), semacem PROKM kita lah, selama 5 hari dan terpisah dari insitute welcoming. Isi dari kegiatan ini di dominasi oleh pengenalan unit, somenkind like OHU tapi 4 hari, dan di sela sela nya ada beberapa kegiatan seperti ; nonton film bareng, pesta dansa, pargelaran musik, comedi malam, games , simulasi, seminar, tour campus, etc. Yah banyak fun nya sih.

The most popular club disini adalah : business society, law society, medicine society, drama club

  1. Legal services and advocay, nah ini PENKESMA nya kita nih. Mereka ngurusnya lebih gila-gilaan dan menjadi sangat bermanfaat untuk mahasiswa. seperti pelayanan advokasi biaya kuliah, pencarian internship and scholarship, bantuan asrama mahasiswa, sydney booklet and UNSW booklet, masalah administrasi kampus, masalah diskriminasi di mahasiswa, pengacara gratis, pembuatan SIM, perpanjangan VISA, pencarian dana tambahan untuk hidup, protes harga kantin, termasuk menentukan makanan apa yang seharusnya ada di kantin, masalah copyright, free legal advice.
    1. Manager ; David Loonam ; +61 424 162 053 ; d.loonam@arc.unsw.edu.au
    2. Finance, ini yang ngurus masalah keuangan , investasi, kerjasama dan sebagainya. ARC dituntut untuk bisa mendapatkan banyak uang FYI, mereka memutar uang hingga $12 million ( sekitar Rp.104.400.000.000.000 –gimana nih bacanya ? ) yah begitulah. Tapi wajar sih kalau dananya hingga segitu, kan mereka ngurus sekitar 40.000 mahasiswa.
    3. Human resource, jelas dari namanya mereka ngurus tentang staff, sewa staff, volunteer, IT solutions, pembayaran gaji dan pengembangan diri.

Kegiatan lainnya yang biasa dilakukan antara lain ;

  1. Arts week, semacem PSB kita lah
  2. October fest, pesta minum minum selama 1 pekan, sampe mabok gila gilaan ( yang ini jangan di ikuti )
  3. Goes to aborigin, semacem comm services gt, yah mereka ngadain baksos disana
  4. International cook book, mereka mengumpulkan resep makanan yang ada dari mahasiswa asing ( ada contohnya awak bawa )
  5. Blitz magazine, majalah mahasiswa, macem SOC kita ( awak juga bawa contohnya )
  6. Literary journal, nah ini buat mizan nih, jadi semua karya ilmiah mahasiswa di bukukan tiap bulan, daripada susah susah masuk jurnal ITB/internasional, kita buat aja versi mahasisswa nya, ningkatin apresiasi dan inspirasi banget tuh
  7. Political newspaper, mereka buat koran 1 bulan sekali yang di bagikan di seluruh kota untuk menyampaikan ide mereka tentang kebijakan yang ada, ini bisa jadi metode gerakan politik juga nih.
  8. PESTA, mereka banyak pesta… waaaah.. serem. Pesat dansa, minum, sex. Oh tidak. Kita jangan adopsi yang ini.
  9. Political movement dengan protest dan rally serta membangun opini, Cuma kyaknya elegan gt mereka. Dan disana partai politik kan bagus, jadi aspirasi via partai politik.
  10. Back to school, edukasi gt lah
  11. Program for disadvanteges student, mencari pekerjaan, bantuan bebas biaya kuliah. Dll..

Yuph itulah UNSW. Mudaha2an saya sama inul bisa kuliah disini.. hehe.. ok ok. Bagi2 info CP lagi. Oh ya mereka sangat excited untuk dateng ke PSB dan expo, biaya transport mereka gak masalah, tapi yah kita sediain proper tempat tinggal lah. Terkait keprofesian mereka di akomodasi di faculty club.

Oh ya satu hal yang bagus lagi tuh, ARC bisa mengeluarkan secondary transript dengan legal dari universitas juga, yang isinya pengalaman organisasi dan kepanitiaan di kampus. Kyaknya asik juga tuh kita buat, jadi kita bisa bantu teman teman kita untuk dapet kerjaan juga.. hoho

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 13, 2009 by in Sahabat Kampus ITB.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,217,349 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: