dalam dekapan bulan di pesisir pariaman


dalam keheningan malam di pesisir tak bernama

sebuah doa kupanjatkan pada-Mu Tuhan

disinari rembulan yang memberi sebuah kehangatan dalam dinginnya malam

keheningan itu terpecah oleh desir ombak yang menyeret karang

seakan ingin memberi tau dunia bahwa mereka di sana

dalam kesepian malam pun aku bertekuk

berharap dimana aku kan kembali ke tempat ku berpijak

bukan lagi seorang diri, tidak lagi dalam kesendirian

yang hanya membuat malam menjadi malam yang kelam

dan dingin hanya menjadi dingin yang membeku

dalam renunganku meratap masa depan

dalam dekapan aliran sungai bintang yang menyala

kemencoba merangkai hari esok

kurajut dengan benang harapan

dan ku lempar ke sungai bintang agar alirannya sampai ke Sang Prima Causa

dalam pijakan ku, mendalam di pasir

ku hanya berharap bahwa semua

kesulitan dunia yang menimpa

kegelisahan hidup yang menyapa

pasti membawa hikmah indah yang dikandungnya

karena, semua akan berakhir indah pada waktunya…..


Advertisements

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s