Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

cara jadi aktivis GAM


weiiitss..
apa2an ini???
mau menyulut api disintegrasi bangsa?!
tenang saudara2!!
tenang…jangan ragu ataukah bimbang,ini lagu selayang pandang(??)

Saya di sini memang akan membahas tentang cara menjadi aktivis GAM.
Tapi aktivis GAM yang saya maksud disini adalah Aktivis Ga Ade Matinye..

Aktivis Ga Ade Matinye gimana sih mpok? Aye kagak paham?

jadi gini, seperti yang kita ketahui Da’wah atau menyeru kepada Allah swt merupakan sebuah kewajiban,seperti yang telah disebutkan dalam firman-Nya:

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS. An Nahl : 125)

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS. Al Imran : 104)

“merekalah orang-orang yang beruntung.”
wah siapa sih yang ga mau diberi gelar orang yang beruntung oleh Allah?
gelar yang full fasilitas nikmat dunia dan akhirat..
tapi memang jalan da’wah ini tidaklah mudah
terkadang menanjak dan membuat sesak
penuh kelok yang membuat terseok
dan semangat kita dalam berda’wah pun layaknya ombak yang terkadang pasang terkadang surut.
seperti rembulan yang terkadang purnama terkadang gerhana.
seperti musim…yang terkadang duren terkadang rambutan (??)

itu sebenarnya adalah hal yang wajar, yang tidak boleh adalah hilangnya sama sekali semangat da’wah.
sabda Rasulullah saw,”Setiap amal mempunyai masa semangat (syirroh) dan setiap masa semangat terdapat pula masa turun semangat (fatroh). Barangsiapa yang masa lemah semangatnya masih berada pada sunnahku maka ia telah mendapat petunjuk. Dan barangsiapa yang masa lemah semangatnya berada pada selainnya maka ia celaka” (HR. Ahmad)

jadi gimana dong biar semangat itu tetap membara?
gimana caranya biar kita jadi Aktivis yang Ga Ade Matinye??

1.T.I.T
apaan T.I.T? telinga idung tenggorokan?
Bukan T.I.T itu singkatan dari Tawakal -Ikhtiar-Tawakal. Biasanya kita hanya mengenal konsep ikhtiar lalu tawakal. Nah menurut ust. Yusuf Masyur kita seharusnya bertawakal dulu,kemudian ikhtiar,baru bertawakal lagi.
Nah jadi sebelum memulai kegiatan da’wah,entah itu mentoring,nyiapin ta’lim,masang baligho,nyiapin ifthar, hendaknya kita berdo’a dahulu meminta bantuan kepada Allah,agar nanti campur tangan-Nya dapat membuat usaha kita lebih mudah.Setelah itu baru berusaha sekuat tenaga baru kemudian serahkan hasilnya pada Allah.

2.Memulai dari Akhir
Bila mulai terasa semngat kita menurun dalam berda’wah ingat kembai apa tujuan kita,apakah benar2 untuk Allah? Dan apakah benar semata-mata ingin mendapat balasan darinya?
jika ya insyaAllah semua lelah dan kemalasan tak akan ada artinya.

“Barangsiapa mengajak kepada petunjuk Allah, maka ia akan mendapat pahala yang sama seperti jumlah pahala orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikitpun oleh pahala mereka.” [HR. Muslim]

”Seandainya Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui dirimu maka hal itu lebih baik bagimu daripada onta merah.” (HR. Bukhori dan Muslim)

3. A~AY
Rumus apaan tuh??
maksudnya amanah kita harus sebanding dengan amalan yaumiah kita (shalat wajib dan sunah,tilawah,infaq,shaum,

dll), karena amalan yaumiah merupakan bahan bakar bagi diri kita dalam menjalani setiap amanah-amanah da’wah.

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya”. (Al-Baqarah: 45-46)

4. Bergerak dalam jama’ah
Dengan berkumpul dan bergerak dengan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama semangat kita insayaAllah akan tetap terjaga. Sealin itu saudara2 kita tersebut akan selalu menolong serta mengingatkan kita dalam kebaikan dan kesabaran.

“Jalan da’wah, mengajarkan bahwa kami memang membutuhkan da’wah. Lalu kebersamaan kami dengan saudara-saudara di jalan ini semakin menegaskan bahwa kami harus hidup bersama mereka di jalan ini agar berhasil dalam hidup dunia dan akhirat kami.”

Sabda Rasulullah saw,”Tangan Allah bersama jama’ah.” (HR. at Tirmidzi)

nah itu dia cara2 biar kita bisa jadi aktivis GAM…
jadi bagaimana?
anda sudah siap menjadi aktivis GAM?? ^^

Wallahu A’lam
Notulensi Ifthar GAMAIS-KARIM
8 April 2010
pk17.00-maghrib
Pembicara: Ridwansyah Yusuf Ahmad (Kepala Gamais 2008,Presiden KM 2009-2010)

wrote by : tim SPK GAMAIS 2010
Advertisements

2 comments on “cara jadi aktivis GAM

  1. Nur Ali Muchtar
    May 1, 2010

    wah, ane bingung nieh. ide-ide di tulisan ente itu menurut ane brilian. tapi kok jarang yang kasih koment ya? tapi mudah-mudahan ini bukan mengindikasikan yang ngebaca juga jarang. mudah-mudahan banyak mahasiswa-mahasiswa (khususnya) yang ngebaca tulisan-tulisan ente. biar pada dapet inspirasi. 😆

    btw, sekedar masukan aja. kalo bisa, tulisan-tulisan ente yang ada di blog ini di posting juga di FB, milis, de el el. (atau udah?). trus juga kalo sempet, coba blogwalking ke blog-blog mahasiswa (khususnya) yang lain. tujuannya: biar mancing mereka untuk dateng dan baca tulisan ente. ane yakin bahwa sedikit banyak akan ngebawa pengaruh pada diri orang yang ngebaca.

    af1

  2. oktaviansyah yahanan
    January 3, 2011

    Great! jazakallah akhi
    semoga ana bisa seperti antum akh…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 13, 2010 by in Islam dan Dakwah.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,227,333 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: