Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

mengintip hari esok


melongok jendela hari esok. tak ada yang tampak selain hamparan jalan setapak. jalan yang tak jelas apakah memiliki ujung atau tiada kunjung dan hanya menuai lelah. mungkin manusia tak melihat masa depan. atau hanya bayangan abu-abu yang mampu terpancar. sungguh disayangkan bila telaga masa depan tak memancarkan spektrum harapan yang memicu keyakinan.

hari esok harus lebih cadas dari hari ini. dan hari ini harus lebih menegangkan ketimbang kemarin….

tiada hari tanpa perubahan karena masa depan adalah keniscayaan. tiada hari tanpa mengintip hari esok. karena esok belum tentu menjadi milkmu. biarkan saja hari dan malam silih berganti menggilir hidup. tetapi jangan biarkan hari dan malam menggilir bahagiamu. karena bahagiamu ada di detik ini, detik selanjutnya dan selamanya…

bukankah manusia hadir untuk selalu tersenyum….



Advertisements

One comment on “mengintip hari esok

  1. Undhayana Firasnti
    July 25, 2010

    Waaaah bagus banget kata2 anda ,bagi2 dunk ilmunya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 13, 2010 by in Aku dan Diri, Jepretan.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,220,124 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,318 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: