profil aktivis dakwah kampus masa kini


Berbicara tentang aktivis dakwah tentu tidak terlepas dari beban moral yang melekat pada dirinya. Aktivis dakwah akan selalu menjadi profil dan panutan bagi rekan-rekannya di kelas, program studi bahkan di tingkat kampus. Ketika menjadi seorang aktivis dakwah, maka hukum majas sinekdoke pars prototo akan melekat pada dirinya dimana ketika seorang aktivis memiliki profil baik maka LDK akan tercitrakan baik dan begitu pula sebaliknya. Sehingga menjadi sebuah tuntutan tersendiri bagi seorang aktivis dakwah untuk bisa berkata, bersikap dan berperilaku baik dan benar-benar menjadi teladan untuk masyarakat di kampus.

Bagian ini akan memaparkan profil aktivis dakwah kampus masa kini yang diperlukan untuk menunjang proses dakwah yang dilakukan oleh LDK. dengan dukungan profil aktivis dakwah yang baik, citra dakwah kampus akan meningkat dan berdampak pada semakin besarnya mahasiswa dan mahasiswi di sebuah kampus yang berminat untuk bergabung dengan LDK.

Enam profil ini diharapkan mampu menjadi profil bagi setiap aktivis dakwah di setiap kampus. Setidaknya petinggi dari LDK diharapkan dapat memenuhi profil diatas sehingga bisa menjadi tokoh teladan pada tingkat kampus dan memberikan citra tersendiri bagi LDK di mata mahasiswa lain. Berikut penjelasan dari masing-masing profil;

1)      Aktif dalam lembaga dakwah kampus menjadi sebuah kebutuhan mendasar. Seorang aktivis dakwah diharapkan mampu mengaktualisasikan diri serta mengimplementasikan inovasinya di LDK tempat ia beraktivitas. LDK pun diharapkan mampu menjadi wadah yang memberikan kesempatan bagi para kadernya untuk berkontribusi dengan optimal

2)      Aktivis dakwah diharapkan dapat peka dan tanggap terhadap perubahan kondisi sosial di kampus, Indonesia dan dunia. Cara untuk bisa mengenal dunia kampus adalah dengan menjadi pribadi yang inklusif dan berbaur(tetapi tidak melebur) diantara para mahasiswa yang ada. Seorang aktivis dakwah juga diharapkan bisa terbuka terhadap perubahan dan kritik agar dapat menjadi pribadi yang semakin dewasa dan matang. Selain itu kepekaan terhadap isu nasional maupun internasional adalah sebuah kebutuhan yang perlu dimiliki karena dengan kepekaan ini seorang aktivis dakwah dapat berdialekta dan memahami Islam lebh komprehensif dan mampu melihat kesempatan dakwah lebih lebar.

3) Memiliki kelompok binaan dan kapasitas Tarbiyah Dzatiyah . Profil ini adalah turunan daru surat Ali Imron ayat 79 yang berbunyi ;  “Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan al- Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya”. Dalam ayat ini jelas Allah mengisyarakat dengan tegas, untuk menjadi umat yang rabbani adalah dengan senantiasa mempelajari al kitab (tarbiyah) dan menyampaikannya (berdakwah). Mentoring adalah sarana dakwah yang tepat untuk para aktivis dakwah dimana ia bisa belajar berdakwah secara bertahap. Sedangkan kebutuhan tarbiyah dzatiyah adalah sebagai tameng penjaga kualitas profil aktivis dakwah dimanapun ia beraktivitas. Dengan kapasitas tarbiyah dzatiyah yang baik seorang aktivis dakwah dapat tetap menjaga karakternya bahkan saat sedang jauh dari lingkungan dakwah kampus.

4)      Menguasai kompetensi akademik di bidang masing-masing serta memiliki rencana pasca kampus. Seorang aktivis dakwah kampus tentu membutuhkan kapasitas kompetensi akademik yang baik dikarenakan memang ia beraktivitas di kampus yang menjadikan kompetensi akademik menjadi sebuah nilai tambah tersendiri. Selain itu, dakwah kampus tidak hanya mendidik seorang untuk memahami tentang Islam saja, akan tetapi dakwah kampus mempersiapkan seorang mahasiswa untuk menjadi seorang yang Islami dengan bidang kompetensi masing-masing sebagai core competence dalam dakwah.

5)      Hafal 1 juz Al Qur’an. Jumlah ini dirasa tepat untuk menjadi ambang minimal bagi seorang aktivis dakwah agar memiliki kapasitas quraniyah yang baik.

6)      Menguasai minimal satu bahasa asing dengan rekomendasi bahasa Inggris dan Arab. Penguasaan terhadap bahasa asing memberikan kesempatan agar para aktivis dakwah kelak dapat bersaing dengan dunia Internasional dan memberikan pengaruh yang lebih besar.

Enam profil ini akan menjadi kebutuhan primer bagi setiap aktivis dakwah kampus yang akan menunjang keberlangsungan gerak dakwah di kampus masing-masing. Bermodalkan kualitas kader yang potensial, LDK akan lebih cepat berkembang dan berdampak pada semakin progresifnya LDK menebarkan nilai Islam di sebuah kampus.

Advertisements

4 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s