Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

pembimbingku yang bernama bapak furqon…


ada sebuah anekdot unik diantara para aktivis mahasiswa

rakyat takut sama aparat pemerintah

aparat pemerintah takut sama pejabat

pejabat takut sama presiden

presiden takut sama mahasiswa

dan mahasiswa takut sama dosen

memang seperti itulah hebatnya dosen…

seinget saya saat bertemu menteri dan pejabat negeri ini, saya tidak pernah takut ,deg-degan atau apapun. biasa aja dan cenderung tanpa persiapan. tetapi bila urusannya udah bertemu dengan dosen,..hmm..

1. nyiapin bahan

2. nyiapin referensi

3. nyiapin print out

4. mastiin ulang sebelum ketemu

5. wajib pake sepatu

6. siap menjawab pertanyaan dengan landasan ilmiah

seinget saya, pas ketemu SBY pun biasa aja…ngobrol biasa… nothing special dalam persiapannya…

tapi pas sidang ujian,,ketemu penguji cem ketemu hakim+jaksa ajah…. siap menuntut dan membacakan dakwaan lulus atau tidak… hahahaha..

—————————-

okay… saya mau cerita sekarang tentang pembimbing tugas akhir saya. seorang yang sangat amat banget saya hormati dan kagumi

nama beliau Ir. Tubagus Furqon Sofhani, MA.,Ph.D.

alumni teknik planologi ITB (hampir 2 dekade diatas saya)

S2 nya di belanda, kalo kata beliau di kampus “kiri” ….

S3 nya di amrik,, satu kampus sama sri mulyani…

sekarang jadi kaprodi magister PWK ITB…

kisah ini tentang seorang dosen yang filosofis, cerdas dan penuh perenungan… yang mendapat anak bimbing seorang aktivis yang senang bermimpi, berbicara yang mengawang, gak ngerti detail, hampir lupa ilmu Perencanaan karena kebanyakan ngurus negara dan pandai presentasi… hahaha… kontras banget ya..tapi begitulah..

.saya mulai mendapatkan informasi bahwa beliau pembimbing saya pada bulan februari 2009… saat menjelang pencalonan sebagai presiden mahasiswa di ITB. pertemuan pertama kami di depan lift di prodi berisikan sebuah permohonan maaf ..

“pak maaf saya belum mengambil tugas akhir,, hehehe.. masih harus pemilu KM”

dan beliau hanya menjawab dengan senyum

“iya gak apa apa, di urus aja dulu KM nya”

setelah itu seingat saya beliau ke luar negeri untuk cukup lama…. dan sekitar bulan oktober kami bertemu kembali

kali ini di ruang beliau.. itu pun juga karena di tanyakan terus oleh rekan se-bimbingan saya isye suzanna…

“cup kapan mau bimbingan,si bapak nanyain tuh”

beberapa kali sms isye saya acuhkan memang,cuma karena kesungguhan beliau mengajak saya bimbingan , hahaha… saya akhirnya datang juga ke ruang bapak hari selasa siang itu…

saat itu saya datang bertiga, bersama isye dan mizan… kami memang bertiga mendapatkan pembimbing pak furqon..

isye : pak ini bab 4 saya, mohon di cek

saya dalam hati : wew bab 4 ??, gw aja belum kebayang nih TA judulnya apa

mizan : pak ini perangkat survei nya,, saya dapat panduan dari,, bla bla bla

saya dalam hati : wew….survei.. kapan ni orang ngerjainya,, gak sopan ninggalin gw

bapak TFS : yusuf gimana KM nya ?

saya dalam hati : wew..kok gak nanya TA gw yah ?apa sudah gak yakin gw bisa ngerjain TA

saya berbicara : alhamdulillah lancar pak.. ini lagi persiapan beberapa kegiatan

bapak TFS : gimana TA nya ?

saya berbicara : hem.. ehm… ini pak , mau tentang nelayan dan pesisir

bapak TFS : coba anda baca literatur dulu yg banyak, dan temukan tema yang tepat..

saya berbicara : siap pak

setelah itu saya mencoba membaca berbagai referensi ditengah kesibukan mengurus kampus tercinta… dan tersampaikanlah pada tema minapolitan (kota perikanan),sebuah konsep pengembangan wilayah yang berbasiskan perikanan sebagai komoditas ekonomi penggerak… membaca buku,dateng ke DKP, ke IPB , wah kemana-mana deh. dan entah mengapa saya jadi suka pesisir di negeri ini…

pak furqon ke luar negeri kembali dan tampaknya bimbingan harus melalui online…yah tapi namanya mahasiswa, kalo dosennya lagi jauh,, maka tugas akhir pun hanya termakan debu.. hehehe…dan selama beliau di amrik, saya tidak pernah mengemail beliau karena memang tidak banyak progress…dan ketika beliau balik, lagi-lagi saya hanya membawa beberapa helai kertas yang berisikan konsep yg mengawang,,..

pada titik tersebut saya betul-betul hopeless… gimana caranya ngerjain TA yang baik dan benar yaa?

hingga pada sebuah bimbingan menjelang saya lengser jadi presiden, pak furqon berkata seperti ini

“anda sepertinya sangat suka dengan hal yang berbau politik, bagaimana jika tugas akhir anda diganti tema nya ke masalah relasi politik?”

saya membatin dalam hati

“he ? ganti topik ? wew…. ngulang dari awal yah ? phuff… ternyata diriku sudah separah itu”

tapi setelah dipikir-pikir..

“gw kan belum punya topik yang spesifik ini… yawda deh gak masalah ganti topik jg”

hehehehe

tugas pertama dari beliau adalah mencari tugas akhir dari mas widi aswindi PL 95 yang tema tugas akhirnya juga tentang relasi kuasa.

ok.. saya  ke perpustakaan dan mencari referensi…

berselancar di internet mencari bahan dan lain-lain…hingga akhirnya saya kembali datang bimbingan dengan bab I yang hampir tuntas… beliau memberikan respon cukup baik dan itu memberi motivasi untuk saya…dan dari sinilah kisah itu mulai mencapai klimaks.. berawal di bulan april akhir 2010…

beliau adalah pembimbing saya

yang memberikan bimbingan dengan respon yang unik

ON THE RIGHT TRACK

KEEP PROCEED

LANJUTKAN

BAGUS

COBA DIALOGKAN REALITA DENGAN TEORI

KAMU SUDAH BISA MAJU SIDANG (this is my favourite quote)

beliau lebih banyak mendengarkan daripada memberi kritik. beliau betul-betul mendidik saya agar mandiri dan menemukan sendiri kebenaran dibalik pengamatan yang ada… kata-kata diatas adalah kata-kata yang saya masih sangat ingat beliau mengucapkannya.. hanya kata-kata sederhana… cuma bernilai semangat bergelora untuk segera sarjana

saat bimbingan adalah saat yang ditunggu,bukan karena berharap masukan atas tugas akhir yang dikerjakan. tetapi karena pak furqon quotes of the day yang selalu hadir menemani bimbingan tersebut. beliau tidak hanya membimbing kami dengan konten akademik, namun juga moral dan spiritual kami dibimbing oleh beliau

hingga jangan kaget bila kami terkadang menyebut bimbingan tugas akhir sebagai pengajian bersama ustd.furqon. ya begitulah faktanya beliau bukan sekedar dosen biasa… beliau adalah seorang spiritualis,moralis, dan filsuf perencana…. dari kelebihan beliau itulah energi untuk terus berkarya terpancar….

saya tidak berlebihan memberikan pandangan ke beliau.,..memang demikian adanya…

itulah sosok bapak furqon… dengan kesederhanaan penampilan beliau tenyata beliau menyimpan ilmu yang sangat kaya dan kompleks.. salah satu buku beliau yang akan segera saya pinjam selepas lebaran ini adalah the theory of everything … tampaknya bisa menjadi sebuah bekal ilmu yang bermanfaat…

terima kasih bapak.

terima kasih untuk kesabarannya membimbing saya selama ini.

memang kesabaran adalah kekuatan yang sangat hebat.

teringat kalimat terakhir yang bapak sampaikan dan itu sangat menyentuh dan akan jadi quote terpenting dalam hidup saya

selamat anda dinyatakan lulus sarjana dengan nilai A (Sofhani, 2010)

saya suka banget pak kata-kata itu, hehehe (ya iyalah)

—————————————————————————————————-

special thank for the furqonist that give much attention and help for my last project

mizan bustanul fuady,ST., Isye Susana Nurhasanah,ST.,Fanny Azzuhra, ST., Erika Paraminda,ST., Iestin Tamba,ST., Wening Prawesti Jaksi,cST..

——————————————————————

written by

Ridwansyah Yusuf Achmad,ST.

graduate student, Urban and Regional Planning. ITB

researcher assistant. Regional and Rural Planning Research Group. ITB

Advertisements

6 comments on “pembimbingku yang bernama bapak furqon…

  1. L_ryuzaki
    September 14, 2010

    Wah..subhanallah,kak ucup sudah lulus tho?slamat y kak
    pak furqon mmang org yg luar biasa,sbagai tetangga bliau sngt bnyak mbntu kami..Sosok yg dsegani pula..

    • Ridwansyah Yusuf Achmad
      September 17, 2010

      sama sama … mohon doanya biar lulusnya berkah … amiiin…

      oh tetangga pak furqon.. wah subhanallah.. ^^

  2. rang minang
    October 1, 2010

    hmm…
    the most favourite “pembimbing”…(??) -_-‘

    selamat atas wisudanya..^^

  3. Ade Putra Winata
    October 8, 2010

    MAntep. tulisan nya jadi inspirasi untuk menyegarkan kembali semangat selesai skripsi ku

  4. Apni RF
    October 24, 2010

    subhanallah ternyata ada ya dosen kayak gitu..joss..

  5. Aji
    January 16, 2012

    Emh, saya lagi drop nih, cari inspirasi. Saya gak ngerti dgn dosen saya. tiap saya asistensi tugas giliran saya gak pernah ditanggapin. sampe-sampe saya pikir dalem hati apa saya punya salah. padahal waktu itu progress saya dkk kurang lebih ga jauh. sampe akhirnya saya ngerasa miss orientasi n ngaruh sama kuliah lainnya.
    Untk ke-2x nya saya diajar dengan dosen yang sama selalu sama ujung-ujungnya merasa tidak diterima.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 11, 2010 by in Aku dan Diri, Planologi, Tugas Akhir S1.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,691 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: