Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan Dunia


Banyak pihak yang seringkali menyayangkan aksi turun ke jalan mahasiswa. Mereka menilai bahwa mahasiswa hanya membuat kemacetan dan bertindak vandalis. Alih-alih mendukung gerakan mahasiswa, kebanyakan orang justru menilai bahwa  gerakan mahasiswa yang turun ke jalan adalah tindakan tidak intelek dan memalukan citra mahasiswa. Pandangan seperti ini sangat mengecilkan makna perjuangan mahasiswa yang berbekal kebenaran ilmiah.

Perspektif  yang terbangun adalah bahwa gerakan mahasiswa Indonesia yang seringkali aksi  turun ke jalan adalah sebuah gerakan yang hanya terjadi di negara berkembang seperti Indonesia yang secara ekonomi dan politik belum stabil. Sehingga banyak pihak yang berpendapat bahwa bila Indonesia sudah makmur, maka aksi massa turun ke jalan tidak akan terjadi lagi, sebagaimana yang terjadi di negara tetangga kita, Singapura. Namun, apakah perspektif tersebut sepenuhnya benar ?

Salah satu isu dunia yang cukup menjadi perhatian media Internasional adalah aksi turun ke jalan mahasiswa dan calon mahasiswa di Inggris. Aksi yang mengundang ribuan mahasiswa untuk berpartisipasi ini dipicu dengan rencana pemerintah Inggris untuk menaikkan biaya kuliah hingga tiga kali lipat. Rencana kebijakan ini membuat mahasiswa dan calon mahasiswa tergerak untuk memprotes kebijakan pemerintah. Bahkan para calon alumni dan alumni muda juga terlibat dalam aksi turun ke jalan ini. Mereka berpendapat bahwa meski mereka tidak akan terkena dampaknya, akan tetapi adik-adik mereka akan terkena dampak dari kenaikan biaya kuliah.

Di belahan dunia lain, di benua Australia. Mahasiswa disana juga terbiasa melakukan rally atau march dalam jumlah besar untuk memprotes berbagai kebijakan tertentu yang dikeluarkan oleh pemerintah Australia, isu-isu kesamaan hak Aborigin, biaya kuliah, hingga penolakan perang Irak menjadi tema-tema yang pernah di protes oleh mahasiswa di Australia. Saat aksi massa turun ke jalan ini dilakukan, ribuan mahasiswa dari berbagai penjuru bisa ikut berpartisipasi.

Meski aksi mahasiswa tersebut dilakukan di negara yang notabenenya makmur atau maju, kericuhan atau tindakan anarkis bukan berarti tidak terjadi. Aksi massa penolakan kenaikan biaya kuliah di Inggris saat ini dihiasi dengan berbagai tindakan perusakan fasilitas umum dan perlawanan kepada polisi. Dari dua contoh ini bisa dikatakan bahwa tidak ada relasi antara keadaan negara maju atau tidak dengan gerakan aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh mahasiswa. Justru ini bisa diartikan bahwa mahasiswa di seluruh dunia bergerak dengan berlandaskan intelektualitas dan moralitas.

Keunggulan yang menjadi keunikan dari gerakan aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh mahasiswa di luar negeri adalah konsistensi atau kemampuan bertahan di tempat aksi dalam waktu lama serta kemampuan menarik massa dalam jumlah besar. Mereka tidak terlalu sering memang melakukan aksi turun ke jalan, namun saat mereka memutuskan untuk aksi protes turun ke jalan, mereka benar-benar menyiapkan dengan terencana aksi tersebut dan cenderung berakhir pada berubahnya kebijakan yang akan dikeluarkan oleh pemerintah.

Gerakan mahasiswa adalah gerakan dunia dan sejarah dunia membuktikan bahwa gerakan mahasiswa di belahan dunia manapun terbukti telah menjadi kelompok penekan kebijakan yang efektif bagi pemerintah. Selama gerakan tersebut berlandaskan intelektualitas dan moralitas, gerakan mahasiswa tidak akan pernah surut.

 

Advertisements

2 comments on “Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan Dunia

  1. mahdi
    December 10, 2010

    mantap kak… saat ini kita masih butuh gerakan yang memberikan tekanan langsung pada pemerintah seperti turun ke jalan. Bergerak dengan karya juga tidak kalah penting sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap bangsa.

    mohon di comment juga kak tulisan-tulisan di blog saya. Sehingga saya ada bahan evaluasi.
    mahdikarim.blogspot.com
    terimakasih kak

  2. paibiopai
    January 1, 2011

    betul betul kang,, eh tapi, yang ngebuat orang2 itu ngerasa “ah, mahasiswa, demo lagii,, demo lagii..” .. itu klo saya pikir2, karena frekuensi dari demonstrasi itu sudah terlalu sering kali ya kang ? klo demo merupakan suatu fenomena yang langka, dan apabila ada demo berarti ada suatu masalah yang sedang dihadapi bangsa ini, maka masyarakat akan terwacanakan.. tapi klo keseringan, ya jadi males tu masyarakatnya.. hmm, gmn atuh ya kang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 9, 2010 by in Sahabat Kampus ITB.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,220,251 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,318 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: