Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

URGENSI DAKWAH KAMPUS ILMIY


Mengapa institusi dakwah kampus harus mengembangkan dakwah kampus ilmiy ? apa urgensinya ?

Sahabat-sahabat ADK, bila kita mencoba membuka kembali pedoman dakwah kampus di Indonesia, maka kita akan dapat memahami bahwa tujuan dakwah kampus adalah “mensuplai alumni yang berafiliasi kepada Islam”.  Bila boleh sedikit menambahkan agar dakwah kampus kita menjadi lebih bermanfaat untuk masyarakat dan bangsa, maka akan lebih tepat bila tujuan dakwah kampus kita adalah “mensuplai alumni yang berkompeten dan berafiliasi kepada Islam”.

Rasulullah, Muhammad SAW mencontohkan kepada kita umat Islam, bahwa dalam dakwah, dibutuhkan adaptasi akan kebutuhan dan gaya hidup dari masyarakat yang akan di dakwahi. Dalam sebuah hadits, dikatakan “sampaikanlah dakwah dengan bahasa kaummnya”, konteks “bahasa” dalam hadits ini bukan sekedar bahasa lingual, seperti bahasa Inggris digunakan di Amerika, atau Bahasa Batak untuk di Sumatera Utara, namun lebih dari itu, “bahasa” dalam hal ini adalah kebiasaan atau hal yang menjadi daya tarik bagi masyarakat yang di dakwahi.

Itulah mengapa Allah SWT men-desain hidup Rasulullah dengan penuh dengan berbagai persiapan. Beliau di siapkan terlebih dahulu untuk menjadi seorang Al-Amin baru kemudian diangkat menjadi Rasul. Pun sudah menjadi seorang yang dipercaya oleh masyarakat kota Mekkah –saat itu- tetapi Rasul tidak langsung begitu mudahnya untuk menyampaikan risalah Islam kepada masyarakat kota Mekkah. Berbagai penolakan bahkan penindasan di rasakan oleh Rasul dan para sahabat hingga memaksa mereka ber-hijrah  ke kota Madinah.

Dari hadits dan sirah Rasul ini kita bisa berangkat pada sebuah pemikiran bahwa, dakwah sangat mementingkan lokasi dan waktu, Li kulli marhalatin ahdafuha, li kulli marhalatin rijaluha (dalam setiap tahapan da’wah memiliki tujuan dan rijalnya masing-masing. Itu mengapa setiap Nabi memiliki mukjizat yang sangat disesuaikan dengan kondisi zaman. Nabi Musa yang bisa mengubah tongkat menjadi ular –karena saat itu sihir sedang berkembang, Nabi Isa yang dapat menghidupkan orang yang sudah meninggal –saat itu sedang berkembang ilmu pengobatan, serta Nabi Muhammad yang dikaruniakan Al Qur’an sebagai mukjizat –saat itu sastra sedang berkembang.

Bila kita coba kembalikan ke dakwah kampus yang sangat ilmiah dan penuh nuansa akademik. Akan sangat bijak, bila kita menjadikan wilayah Ilmiy sebagai sebuah sayap agar kita bisa lebih mampu “berbicara” dengan bahasa kaummnya ketika berdakwah. Sebagaimana kita pahami bahwa kultur kampus akan memberikan titel “Al Amin” kepada mereka yang memiliki prestasi akademik yang sangat baik. Mereka yang memiliki indeks prestasi cum laude atau setidaknya terancam cum laude akan lebih mudah dipercaya dan dengan kepercayaan tersebut ia dapat memanfaatkannya untuk mengajak mahasiswa yang lain agar berIslam dengan lebih baik pula.

Bila seorang ADK yang Insya Allah  baik akhlaq-nya dan didukung dengan baik prestasinya, maka saat itu pula seorang ADK tersebut dapat menjadi seorang ujung tombak dakwah yang handal, juru bicara dakwah yang efektif, serta agen syiar yang penuh keteladanan. Bisa kita bayangkan bila seluruh ADK yang berada di kampus kita memiliki karakteristik seperti itu, tentu strategi dakwah kita akan lebih mudah dilakukan karena setiap individu ADK telah menjadi Al Amin  di kelas, jurusan atau fakultas masing-masing.

Akan tetapi, dakah Ilmiy bukan hanya sekedar berbicara mengenai pengembangan kapasitas akademik dan keilmuan seorang ADK. Dakwah Ilmiy juga berbicara tentang bagaimana agar ADK mampu berprestasi dalam berbagai kompetisi dan ajang ilmiah, mensyiarkan Islam dengan pendekatan ke-Ilmuan serta menyiapkan ADK yang ada agar dapat menjadi ADK Permanen/ADPK (baca : dosen) di kampus masing-masing.

Kini, ada banyak sekali peluang kompetisi akademik dan ilmiah atau konferensi internasional yang bisa dimanfaatkan oleh ADK. Selain memberikan pengalaman bagi ADK tersebut, tentunya kegiatan seperti ini akan juga memberikan nilai tambah bagi dakwah kampus. Mengapa ? karena dengan lahirnya pemenang kompetisi atau peserta konferensi yang berasal dari ADK, akan memberikan citra positif bahwa ADK tidak hanya mahir “ngurus masjid” melainkan juga memiliki kemampuan diri yang berdaya saing.

Saat ini sangat banyak sekali kesempatan tersebut, untuk kategori kompetisi akademik, kita mengenal Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Kontes Robot Indonesia (KRI), Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan Debat Konstitusi. Atau kompetisi kewirausahaan seperti Indonesia Entrepreneurship Challenge, L”oreal brandstorm, Danone Trust Competition, dan Wirausaha Muda Mandiri. Untuk kategori konferensi, kita mengenal Harvard National Model United Nations (HNMUN), International Yoouth Forum, JAYSES, dan Global Youth Summit.

Berbagai kesempatan ini bisa di rencanakan dengan seksama oleh Dakwah Ilmiy sehingga akan semakin banyak ADK yang dapat berpartisipasi. Saya sangat meyakini bahwa ADK sangat mampu untuk menunjukkan kapasitasnya untuk mengikuti berbagai kompetisi dan konferensi. Akan tetapi, ADK seringkali telat mendapatkan informasi mengenai hal tersebut sehingga kurang bisa menyiapkannya dengan baik.

Hal terakhir dan menjadi urgensi jangka panjang dari dakwah kampus Ilmiy adalah menyiapkan calon ADKP di masa mendatang. Kita tidak bisa menutup mata bahwa peran ADKP dalam perkembangan dakwah kampus kian signifikan. ADKP bisa dikatakan adalah guardianof value  dari dakwah kampus. Merekalah yang akan mengawal dakwah kampus untuk perkembangan jangka panjang. Bagaimanapun, mahasiswa hanya sekitar 4-5 tahun saja di kampus, sedangkan ADKP dapat berada di kampus untuk jangka waktu puluhan tahun.

Tentunya dengan jumlah ADKP yang kian bertambah, akan memberikan kesempatan untuk lebih efektif berdakwah kepada dosen atau karyawan. Kedepannya, diharapkan ADKP mampu mengisi posisi strategis di kampus seperti dekan, kepala lembaga kemahasiswaan, wakil rektor atau bahkan rektor sebuah kampus. Dengan begitu akan dapat memberikan pengaruh dakwah Islam yang lebih luas di kampus.

Untuk mewujudkan itu semua, dakwah kampus perlu menyiapkan ADK yang potensial agar dapat menjadi dosen di masa mendatang. Persiapan untuk itu tentu tidaklah mudah, rencana ini akan jadi bagian dari prospek jangka panjang, karena seorang ADKP haruslah seorang yang sudah menempuh pendidikan pasca-sarjana dan dengan kebutuhan akademik pendukung lainnya.

Dari penjelasan ini dapat kita cermati bersama, bahwa Dakwah Ilmiy adalah bagian dari rencana jangka panjang sebuah dakwah pada kampus tertentu. Cepat atau lambat, pengembangan dakwah ilmiy akan menjadi tuntutan di masing-masing kampus. Tentu perkembangan dakwah kampus Ilmiy tidak bisa berdiri sendiri, ia memerlukan dukungan dari seluruh keluarga besar ADK di sebuah kampus agar Dakwah Ilmiy bisa berintegrasi dengan sayap-sayap dakwah yang lain.

Advertisements

2 comments on “URGENSI DAKWAH KAMPUS ILMIY

  1. Sitti Mashitah Tualeka
    June 21, 2011

    Persiapan Diri Menuju ADKP^^

  2. nunik
    July 18, 2011

    mulai mendapatkan jawaban..
    next post..
    syukron

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 21, 2011 by in Dakwah Kampus.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,691 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: