Hari Kelima, Romantisme Balon Udara Cappadocia


Pagi itu kami bangun lebih awal, lebih tepatnya sih tidak tidur lagi setelah Shubuh, hehe, maklum Shubuh disini sekitar pukul 3 pagi, magri sekitar pukul 8 malam, dan Isya jam 10 malam. Yah buat kita yang biasa waktu siang dan malam sama, perbedaan ini agak butuh penyesuaian.

Kami sangat bersemangat pagi itu karena akan naik Balon Udara, ketika memulai pencarian informasi tentang perjalanan di Turki, naik balon udara di Cappadocia sudah menjadi rencana prioritas. Setelah berberes, kami sudah standby di Lobby hotel sekitar pukul 5 pagi, karena memang pihak tur balonnya sudah menjanjikan kalau akan menjemput kami antara 05.00 sampai 06.00.

Kami lagi-lagi dijemput sebuah van dan bersama sekitar 6 orang lain di dalam van kami diantar ke tempat pemberangkatan balon udara. Nama perusahaan balon udara kami adalah CIHANGILOGLU, biaya € 140 per orangnya.

Setiba di tempat pemberangkatan kami  di suguhkan teh/kopi serta beberapa snack gratis sembari melihat balon di tiupkan (eh bener gak sih istilahnya?) dan kita siap berangkat. Sebelum berangkat kami diberikan sebuah nametag dengan kode dan warna tertentu sebagai penanda kita akan menaiki balon yang mana. Kami cukup beruntung mendapatkan balon yang ukuran kantong penumpangnya (ini bener gak istilahnya?) kecil, hanya 12 orang saja. Ada beberapa balon yang saya lihat yang bahkan menampung 24 penumpang.

Dengan jumlah yang tidak terlalu besar ini, kita jadi bisa lebih bebas bergerak dan foto foto tentunya hehe.

Sekitar pukul 6 pagi, balon mulai siap berangkat. Kami menaiki kantong penumpang satu per satu, Alhamdulillah ada tangga kecil yang memudahkan istri saya naik, gak kebayang istri saya harus naik kantong tersebut tanpa bantuan tangga.

Untuk memulai sebuah pemberangkatan memang agak sulit, pakai di tarik dan di dorong lalu setelah 5 menit prosesinya, mulailah balon tersebut terbang.

Di udara kita bisa melihat keseluruhan Goreme dari udara, kita lihat beberapa lembah, mozaik bebatuan dan lainnya. Tiap mozaik dan lembah ada nama-namanya, saya kurang ingat pasti nama-namanya hehe, yang saya ingat seperti Fairy Chimney, dan  Love Valley.

Sebenarnya yang dilihat ya bebatuan sih, penduduk disana aja yang membuat istilah untuk formasi bebatuan yang tampak berbeda. Serunya lihat dari udara ya romantismenya itu loh, haha. Buat pasangan muda cocoklah.

Setiap hari kabarnya terdapat sekitar 120-150 balon yang terbang, ada pemandangan menarik tersendiri melihat banyak balon yang berterbangan J

Nah, saya mau cerita proses mendaratnya nih. Setelah sekitar 1.5 jam terbang kita akan bersiap mendarat, si pilotnya kan harus mencari tempat mendarat yang pas dan tepat. Pas dan tepat dalam artian tidak terlalu jauh dari jalan raya karena kita akan dijemput oleh van dan kembali ke hotel lagi serta di tanah yang datar karena ketika mendarat akan mengalami guncangan.

Saat mendarat kita di minta berjongkok dan berpegangan serta menghadap ke sisi tertentu. Ternyata memang prosesnya setelah kantong membentur tanah, pilot langsung menjatuhkannya ke arah berlawanan dari kita menghadap sehingga cukup mengagetkan dan mengejutkan hehe. Saya sih khawatir banget janin di kandungan istri bagaimana.

Setelah selesai dan keluar dari kantong penumpang kita diberikan sebuah sertifikat dan disediakan wine bagi yang mau minum, uniknya diantara 12 penumpang tidak ada yang mau minum wine, padahal 10 orang lainnya adalah orang rumania, dan eropa timur (ceko atau apa gitu).

Setiba di hotel kami langsung sarapan dengan turkish breakfast yang tidak cocok dengan selere, yah ini tipikal masakan mentah semua yang tidak cocok buat kita untuk sarapan.

Hotel kami mengharuskan kami Check Out pukul 10.00 sehingga setelah berberes dan packing kami langsung check out dan menitipkan tas kami di semacam tempat tas di hotel.

Sekitar pukul 10an kami meninggalkan hotel setelah memutuskan untuk tidak mengikuti Tour Biru Hijau atau Merah dan memilih untuk berwisata mandiri.

Kami memutuskan untuk menuju ke Goreme Open Air Museum dengan berjalan kaki, membutuhkan sekitar lebih dari satu jam untuk menuju ke museum dari hotel kami. Cukup jauh memang J

Di perjalanan kita menikmati berbagai pemandangan Goreme yang sangat menakjubkan, peternakan kuda, berbagai jenis Hotel Goa yang eksotis, dan lain-lainnya.

Goreme Open Air Museum adalah sebuah Gereja di dalam Goa sejak abad ke 2. Buat kamu yang mau belajar sejarah tentu akan jadi tempat yang tepat, tetapi kalau agak gak tertarik ya ini seperti bebatuan dengan goa goa yang memiliki berbagai ruang, mosaik, dan gambar di dalamnya.

Untuk masuk ke Goreme Open Air Museum membutuhkan biaya 15 TL.

Kami menghabiskan sekitar 2 jam di Museum ini untuk istirahat, foto foto, dan melihat-melihat isi dari goa goa yang ada. Banyak sekali turis Jepang yang datang ke Goreme Open Air Museum, dan kebetulan kami hanya bertemu dengan satu rombongan orang Indonesia di sini.

Entah kenapa saya merasa aneh ketika ada bapak bapak dari Indonesia yang menyapa kami berdua dengan “Indonesi?” bukan Indonesia, hehe biar terasa di luar negerinya kali ya. Atau mereka aneh lihat pasangan muda yang berpenampilan kumel berada di Turki haha.

Setelah lelah di Museum, dan saya tampaknya terkena kekeringan kulit dan dehidrasi, kami berjalan kembali menuju pusat kota untuk mencari makan dan sholat.

Kami makan siang dan malam (lunch and dinner) di restoran yang kami datangi hari sebelumnya, yah kadang masalah lidah tidak bisa dibohongi, kalau sudah cocok dengan satu tempat, ada kecendrungan untuk makan di tempat yang sama.

Kami menghabiskan sekitar 2 jam sisa sebelum berangkat naik bis dengan menikmati senja di Goreme, berjalan jalan kecil sembari menikmati sejuknya angin sore yang dingin.

Malam itu kami langsung di jemput Bis Metro di depan terminal Goreme dan yang akan membawa kami langsung ke Pamukkale.

 

Advertisements

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s