SURAT TERBUKA UNTUK METRO TV


SURAT TERBUKA UNTUK METRO TV

TENTANG PEMBERITAAN POLA REKRUTMEN TERORIS MUDA

“KAMI ANAK ROHIS BUKAN TERORIS”

Kepada Redaksi Terhomat,

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah yang memberikan kemampuan kepada manusia untuk berpikir. Salam dan Do’a terbaik kita panjatkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan pelajaran penting bagaimana bersikap, dan bermanfaat bagi umat manusia.

Surat terbuka ini saya sampaikan kepada Redaksi Metro TV atas tayangannya tentang “pola rekrutmen teroris muda”. Dalam tayangan tersebut, Metro TV menyampaikan lima poin tentang pola perekrutan tersebut, yakni :

  1. Sasarannya siswa SMP Akhir – SMA dari sekolah-sekolah umum
  2. Masuk melalui program ekstrakurikuler di masjid-masjid sekolah
  3. Siswa-siswi yang terlihat tertarik kemudia diajak diskusi di luar sekolah
  4. Dijejali berbagai kondisi sosial yang buruk, penguasa yang korup, keadilan tidak seimbang
  5. Dijejali dengan doktrin bahwa penguasa adalah toghut/kafir/musuh

Dan ditambahkan footer note “awas, generasi baru teroris!”

Redaksi terhomat,

Pertama-pertama, meski melalui akun resmi twitter anda pada 14 September 2012 mengatakan bahwa “Metro TV tidak pernah memberitakan bahwa rohis adalah sarang teroris”. Namun demikian, tetapi kalimat “ekstrakurikuler di masjid” jelas-jelas sangat merujuk pada kegiatan Rohanis Islam, atau sering dikenal dengan Rohis, dan pemberitaan yang anda sampaikan tentang Rohis sangatlah tidak mendasar dan penuh pemutarbalikan fakta akan apa dan bagaimana Rohis itu.

Perkenalkan, saya seorang yang aktif di Rohis sejak SMP, dan terus berlanjut hingga menjadi Kepala di Rohis Kampus. Jujur, saya sangat terperanjat, kecewa, dan mengecam pemberitaan yang Metro TV sampaikan. Menurut saya apa yang diberitakan tidak ada benarnya, penuh fitnah, dan sangat menyesatkan masyarakat tentang apa dan bagaimana itu Rohis.

Redaksi terhormat,

Rohis mulai berkembang di sekolah-sekolah sejak awal 90an. Kenapa di sekolah umum ? karena di sekolah ini banyak siswa-siswi yang ingin mendalami tentang Islam, tetapi mereka memiliki keterbatasan lingkungan untuk belajar Islam. Guru Agama pun juga punya keterbatasan waktu dalam membimbing secara personal seluruh siswanya dalam mendalami dan menjalani nilai-nilai Islam.

Sehingga dibutuhkan sebuah pendampingan tambahan dari senior yang relatif masih tidak terlalu jauh usianya dan mampu membahasakan nilai Islam dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh siswa-siswi usia sekolah. Selain itu, siswa-siswi ini juga sangat membutuhkan lingkungan yang bisa membuat mereka mencintai masjid, belajar untuk beribadah lebih baik, dan bertransformasi menjadi seorang Muslim yang berkarakter.

Rohis menginginkan agar anak muda Indonesia bisa memiliki karakter kuat dan kelak bermanfaat bagi bangsa. Bukankah Metro TV sering memberitakan tentang korupsi dan tindakan tidak benar dari pemimpin bangsa ini? Percayalah, kelak Rohis menjadi solusi perbaikan negeri ini di masa mendatang.

Kenapa siswa-siswi SMP dan SMA? Sederhana saja, masa ini adalah usia emas bagi seseorang untuk membangun fondasi karakter dirinya. Masa dimana seorang sedang mencari jati diri, membangun mimpi, dan menguatkan landasan berpijak dan melompat di masa depan. Sehingga, Rohis menilai bahwa nilai Islam adalah nilai yang tepat sebagai basis karakter pemuda Indonesia.

Bukankah Metro TV sering memberitakan tentang pembunuhan, prostitusi, narkoba dan lainnya ? Redaksi terhormat, saya berani jamin anak Rohis akan menjauhi aktifitas tersebut. Anak Rohis bahkan sengaja “mojok” ketika ujian, untuk menjaga dirinya tidak tergoda mencontek, anak Rohis selalu berpakaian rapih di sekolah, dan memiliki sopan santun dalam bertutur kata.

Saya percaya guru-guru di sekolah juga menyadari akan keteladanan anak Rohis. Bahkan bisa jadi mereka mengandalkan anak Rohis untuk turut serta dalam membangun karakter positif di sekolah.

Rohis yang biasanya adalah ekstrakurikuler di sekolah menandakan bahwa Rohis legal, formal, dan bertanggungjawab. Rohis tidak ingin kegiatan yang sembunyi-sembunyi, Rohis justru sangat terbuka, dan membuka diri. Dengan lembaga formal ini, Rohis justru berharap bisa bersinergi dengan sekolah agar bersama memajukan karakter siswa-siswinya.

Tentang siswa-siswi yang tertarik diajak kegiatan di luar sekolah. Ya menurut saya tidak ada yang aneh dengan kegiatan di luar sekolah. Karena fasilitas di sekolah juga punya keterbatasan, siswa usia SMP dan SMA sangat senang dengan kegiatan yang mengajak mereka bergerak dan aktif berpartisipasi seperti outbound, olahraga bersama, kegiatan sosial, mabit di masjid, masak bersama, atau sekedar main ke rumah sesama anggota Rohis.

Bukankah Metro TV sering beritakan tentang anak hilang, atau pelajar pulang malam lalu narkoba, dan berita negatifnya. Coba di cek dengan seksama, adakah keterlibatan Rohis dalam berita negatif tentang remaja Indonesia. Anak Rohis jika pulang malam, biasanya ke Masjid, memakmurkannya dengan pengajian dan kegiatan positif lainnya.

Atau, Redaksi Metro TV terhomat lebih menginginkan anak muda menjauhi masjid dan lebih memilih anak-anak muda negeri ini ke tempat-tempat yang tidak bermanfaat dan konsumtif ?

Rohis mengajak anggotanya untuk peka dan berpikir kritis tentang negeri ini, ya kami diskusi tentang negeri ini yang penuh korupsi, kita juga banyak kajian tentang mengapa sumber daya alam negeri ini belum dikelola secara adil dan bijak, kita bahkan pernah membuat seminar tentang realitas sosial masyarakat saat ini.

Adakah yang salah ketika Rohis ingin mengajak siswa-siswi ini untuk bisa merasakan apa yang terjadi pada bangsa ini? Adakah yang salah bila Rohis ingin anak muda Indonesia kelak lebih peka dan kritis akan realita bangsa ini ? Adakah yang salah bila Rohis ingin anggotanya menjadi pribadi yang Sholeh dan bermanfaat ? Adakah yang salah bila Rohis memperkenalkan kepada anggotanya, bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang mampu menolong orang lain ?

Silahkan di cek ke sekolah, tanya ke guru-guru. Berapa banyak anak Rohis yang berprestasi ? Berapa banyak anak Rohis yang kerap mengikuti bahkan memenangkan lomba akademik dan non-akademik ? Saya yakin sangat banyak anggota Rohis yang juga menjadi kebanggaan sekolahnya.

Apakah anak-anak yang prestatif dan penuh teladan ini yang Metro TV sebut sebagai cikal bakal teroris?

Rohis ingin agar anggotanya tidak menyusahkan negeri ini, kami selalu mendorong anggota kami untuk bisa mendapatkan pendidikan terbaik. Setidaknya tidak jadi pengangguran di masa mendatang, bahkan kami juga mendorong anggota kami untuk menjadi pengusaha dan mampu membuka lapangan pekerjaan. Membantu bangsa dalam memajukan perekonomiannya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adakah yang salah bila anak Rohis ingin memajukan bangsa ini dengan menjadi agen perbaikan di berbagai sektor pembangunan ?

Pernyataan redaksi Metro TV tentang doktrin bahwa pemimpin itu thogut/kafir dan sebagainya. Itu adalah sepenuhnya fitnah.

Saya adalah anggota Rohis di SMP sejak tahun 2001, saya sudah mulai membina Rohis sejak SMA, saya pernah menjadi Kepala Rohis di kampus saya. Berbagai kegiatan pembinaan, seminar, dan diklat yang diadakan Rohis pernah menjadikan saya sebagai pembicara, dan ratusan tulisan (termasuk di dalamnya 4 buku) tentang Rohis pernah saya tulis.

Silahkan redaksi terhomat mengecek ke peserta acara yang saya jadi pembicara, adakah saya pernah mengatakan menjadi teroris itu adalah sesuatu yang baik, dan silahkan juga cek tulisan-tulisan saya, adakah kalimat yang menyatakan bahwa Rohis adalah jalur menjadi teroris.

Saya mendesak agar Redaksi Metro TV terhomat besikap bijak, dan tidak memberikan pemberitaan yang tidak benar. Saya juga menuntut Metro TV untuk meminta maaf secara terbuka kepada anggota dan alumni Rohis seluruh Indonesia, serta memberikan klarifikasi akan berita yang disampaikan.

Dampak jangka panjang bila Metro TV tidak membuat permintaan maaf dan klarifikasi adalah opini negatif tentang Rohis semakin meluas, yang artinya berdampak pada sikap orang tua dalam memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti Rohis, dan berarti semakin sedikit juga potensi kebaikan yang bisa dibangun sejak SMP dan SMA.

Dan bila Metro TV tidak juga memberikan klarifikasi dan permohonan maaf, saya akan berkesimpulan bahwa Redaksi Metro TV mendukung kenakalan remaja, mendorong agar remaja menjauhi masjid, dan berharap umat Muslim muda menjauhi AgamaNya.

Anggota dan alumni Rohis tampaknya belum akan melakukan aksi di depan Metro TV, jadi anda tidak perlu khawatir. Kami tidak ingin nantinya Metro TV justru memberitakan “generasi muda teroris berdemo di depan kantor kami”. Anak Rohis itu santun dan sopan, kita tidak akan berbuat anarki. Jadi, Metro TV tidak perlu khawatir akan ada anak Rohis yang merusak kantor Metro TV.

Melalui surat terbuka ini saya juga bermaksud meyakinkan kepada seluruh siswa-siswa dan orang tua SMP-SMA se-Indonesia. Bahwa Rohis adalah tempat yang aman, nyaman dan tepat untuk belajar Islam secara benar. Rohis adalah lingkungan yang tepat untuk mendalami ilmu agama yang ada dan juga yang disampaikan di kelas. Rohis jauh dari terorisme, justru Rohis sangat mendorong anggotanya untuk bisa memajukan bangsa ini dengan cara yang produktif.

Saya Yusuf, saya Muslim, saya dibesarkan di Rohis, dan saya bukan TERORIS.

 

Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

 

Ridwansyah Yusuf Achmad

Anak Rohis sejak SMP, aktif di Rohis di SMA, pernah jadi Kepala Rohis di Kampus

Saat ini sedang belajar di Belanda agar kelak bisa memajukan Bangsa, dan bukan jadi teroris tentunya.

 

 

 

Advertisements

155 Comments

    1. Untung gw pernah jadi anak rohis, jadi ga bisa dibodohin ma Metro TV. ga pernah tuh lihat anak rohis ngamuk, yang sering lihat justru anak2 yang sok gaul yang hobinya gak karuan, yang gayanya kebarat2an, padahal klo dilihat aneh tujuh turunan. Saya bangga pernah jadi anak rohis.

  1. done!“@Dakwah_Kampus: Ayo aksi nyata, kirim sms atas pemberitaan @Metro_TV ttg Rohis Sarang Teroris ke KPI: 081213070000 | Kirim yg byk! Mulut-Mu adlh Harimau-Mu Hati2 dlm Berbicara & Memberikan statement : untuk @Metro_TV Kami #CintaRohis jug bkan #Teroris,

  2. Marah sama tikus, jangan sampai pula gudang yang dibakar. Cukup tikus saja yang diuber. Masih banyak cara lain yang lebih elegan membasmi si tikus. Pakai racun, pakai jerat atau cara lainnya.

    Janganlah kita mengorban sesuatu hal yang besar untuk menyelesaikan sesuatu hal yang kecil. Kalau tak suka dikatakan bodoh, mungkin tindakan itu termasuk kesia-sian. Ini lah awal kerugian.

  3. Masih banyak wartawan ataupun jurnalis di negara ini yang tidak paham dengan kode etik jurnalis dan satu lagi adakah metro tv memberi pemberitaan yang membela umat muslim ketika beredarnya “inoncence of muslim”?

  4. Modus pemberitaan metro tv memang mirip cara cara musuh Islam dgn menggiring opini~publik agar menjauhi~ajaran Islam. Ijin share yah, hatur nuhun.

  5. saya setuju sekali, apa jadinya kalau salah satu media dakwah sudah tidak di percaya lagi oleh masyarakat?? mau apa jadinya negara ini? islam kita ini? jangan sampai kita kalah dengan cara-cara licik org yahudi yang ingin menghancurkan kita

  6. pembaca dan pemirsa pasti juga ngerti kok rohis bukan teroris. jadi sebenernya tenang saja, pemberitaan itu kan ada manfaatnya juga biar masyarakat berhati-hati

  7. coba liat dari sisi lain.. memang semua yang dibilang bung Yusuf disini benar, tapi kenapa kita ga bertanya pada diri sendiri kenapa pernyataan yang dibuat metro tv itu bisa muncul.
    pasti ada pemicunya, walaupun sesuatu yang tidak atau belum bisa dibuktikan.
    Coba kita lihat dari sisi para teroris, menurut pendapat saya, teroris sendiri membutuhkan sumber daya manusia, bagaimana cara mereka mendapatkannya? tidak ada orang yang berakal dan berilmu agama yang cukup akan rela mengikuti dan mendukung terorisme. oleh karena itu pasti mereka berusaha menyiasati dengan menggunakan background agama dengan sasaran orang-orang yang tidak cukup memiliki ilmu agama.
    orang-orang yang mengikuti ROHIS ataupun kegiatan keagamaan lain, sudah pasti berniat untuk meningkatkan ibadah dan juga ilmu keagamaan dan ilmu-ilmu lainnya. dengan cara ini lah, para teroris berusaha menutupi dan menyiasati tujuan mereka dan membuat seolah-olah itu adalah sesuatu ibadah sehingga ada yang rela bergabung dan tertipu.
    Intinya, kita harus waspada, yang dimaksud waspada disini, bekalilah anak-anak kita, teman-teman sekitar kita ilmu yang cukup. Sehingga mereka tau mana yang baik dan mana yang benar, mana yang asli mana yang tipu muslihat. Sehingga bila ada hal apapun yang berada diluar kewajaran, mereka segera bisa mengetahuinya.
    Bukan waspada dengan melarang berkegiatan di mesjid, itu jelas salah besar, kita hanya perlu memberi ilmunya.
    Dan yang saya sangat khawatirkan, apakah kalian pernah pergi ke surau2 desa, ke mesjid2 di desa. Dari bacaan Al-Quran yang mereka lantunkan dari cara mereka beribadah, sering kali saya bisa menyimpulkan kurangnya ilmu mereka dalam beribadah.
    Jadi tugas kita pula memberi ilmu kepada mereka-mereka yang belum mengetahui.
    Dengan adanya pemberitaan miring metro tv tersebut, ada baiknya kita semua orang-orang berilmu untuk berdakwah meluruskan apa yang seharusnya benar, bukan dengan protes besar-besaran kepada metro tv, tp dg belajar menambah ilmu dan berdakwalah sebarluaskan ilmu yang benar itu.
    Salam

    1. Saya setuju dengan kalimat ini:
      “Intinya, kita harus waspada, yang dimaksud waspada disini, bekalilah anak-anak kita, teman-teman sekitar kita ilmu yang cukup. Sehingga mereka tau mana yang baik dan mana yang benar, mana yang asli mana yang tipu muslihat. Sehingga bila ada hal apapun yang berada diluar kewajaran, mereka segera bisa mengetahuinya.
      Bukan waspada dengan melarang berkegiatan di mesjid, itu jelas salah besar, kita hanya perlu memberi ilmunya.”

    2. “bukan dengan protes besar-besaran kepada metro tv” jika sekali terjadi mungkin bisa dimaafkan… tapi terlampau sering metro tv memojokan islam dengan statement seperti ini. menurut saya protes itu perlu, karena menegur suatu kemunkaran juga merupakan dakwah.

      1. memang menegur suatu kemunkaran juga merupakan suatu dakwah. namun apakah benar untuk kasus kali ini ada yang bisa memastikan bahwa 100% perbuatan metro tv itu adalah kemungkaran?atau hanya kekehilafan ataupun ntahlah apa.kita sebagai manusia ga ada yang tahu maksud sebenarnya dari hal tersebut.
        mungkin anda tahu tentang kisah Nabi Khidir dan Nabi Musa, dikisahkan Nabi Khidir membunuh seorang anak kecil. Siapa yang tau akan maksudnya, secara kasat mata itu bisa saja kita sebut kemungkaran.
        Pesan saya disini, hati-hati berpendapat, hati-hati bertindak, jangan mengedepankan emosi, karena sebenernya kita sangat dekat terhadap syaitan ketika kita emosi, walaupun saat agama dan kepercayaan kita diserang.
        Wallahualam.

      2. jika ternyata perbuatan metro tv bukan 100% kemungkaran dan memang merupakan suatu kekhilafan pun perlu ditegur untuk perbaikan diri. Sama halnya ketika seorang teman khilaf dalam suatu hal, maka sebagai teman yang baik wajib mengingatkan. Begitu juga orangtua kepada anak. i.Allah dalam hal ini saya dan teman-teman ROHIS tidak mengedepankan emosi, tp kritisasi. Kritisasi tidak selalu butuh emosi 🙂 semangat!
        #secara keorganisasian saya memang bukan lagi anak ROHIS, tp hati saya tetap ROHIS, menyatakan diri saya anak ROHIS dan saya tidak tertarik dengan dunia teroris

    3. jd kampanye hitam yg dialkukan metro tv itu, trus dibiarin aja…??? kalau gitu bs jd bener dianggap terotis dong. waspada boleh, tp jg jgn lemah terhadap sebuah kedzoliman… prasangka saya malah ini sbg mmng kampanye gelap untuk memutus rantai generasi kader dakwah, agar NASDEM bs masuk sekolah. real alatnya yahudi tuh

      1. …..prasangka saya malah ini sbg mmng kampanye gelap untuk memutus rantai generasi kader dakwah, agar NASDEM bs masuk sekolah. real alatnya yahudi tuh….., Hati2 sm ucapan pak..! itu baru prasangka bisa jadi FITNAH…, sy yakin anda bukan ROHIS.. krn ucapan anda semuanya tdk mencermikan akhlak Islam

  8. Surat terbuka, sangat santun dan tutur kata terarah. MetroTV dengan afiliasi kepentingan tertentu telah memberikan cap yang salah kepada para pemuda muslim dengan pemikiran terbuka.
    Pemberian stigma negatif dan pengkerdilan muslim di Indonesia terus berlanjut, dan secara nyata terlihat dari pemberitaan MetroTV serta media mainstream lainnya. Media bukanlah segalanya, selayaknya ada permintaan maaf secara terbuka.

  9. Saya justru melihat ini sebuah ‘wake up call’ bagi para rohis, berhati-hati supaya tidak ‘disusupi’ oleh orang-orang dengan niat yang…yah kita tahu lah. Mari disikapi dengan kepala dingin 🙂

    Faikar Izzani,
    Mahasiswa Magister Desain ITB 2011

  10. sebelumnya maaf, saya pribadi juga seorang muslim.
    ada hal-hal yg saya setuju mengenai tulisan ini, tapi pendapat metro tv juga mungkin ditunjukkan bukan kepada kegiatan kerohanian yg lurus melainkan untuk yg menyimpang.
    banyak pihak-pihak tidak bertanggungjawab yg menjadikan kegiatan keagamaan sebagai tempat mengajarkan ilmu-ilmu yg salah kepada anak-anak yg ilmu keagamaannya belum dalam.
    saudara saya pernah mengalaminya, ia pernah bergabung dengan kegiatan keagamaan di salah satu masjid di daerah bekasi, dan dari cerita yg dia sampaikan pada saya, yg di-share disana tidak mengenai hal-hal yg membangun, melainkan membuat saudara saya merasakan perasaan tertekan dan penuh dengan dampak negatif lainnya, setiap bulan juga dimintai iuran yg katanya untuk pembangunan masjid dengan jumlah besar, yg sampai saat ini tidak saya ketahui larinya kemana itu dana.
    akhirnya setelah jadi uring-uringan selama 6bulan disana, orangtuanya memutuskan memasukannya ke sebuah pesantren di pelosok. keadaannya membaik sekarang.
    demikian juga halnya di kampus saya. ada sebuah lembaga rohis dikampus, akan tetapi saya anggota pasif yg hanya datang sesekali ketika diselenggarakan acara.
    kami semua dihimbau oleh para senior yg membimbing, bahwa katanya dikampus kami ternyata ada rohis rohis lainnya yg illegal, dan mengajarkan “aliran baru”, kami semua diminta untuk berhati-hati dan jangan mau sekalipun diajak bergabung.
    mungkin yg dimaksud metroTV adalah rohis yg demikian tidak jelasnya, bukan rohis yg saudara Yusuf dan teman-teman ikuti selama ini 🙂
    saya sendiri juga melihat teman-teman saya di SMP dan SMA anak-anak rohis semuanya baik-baik kok, walau ada segelintir orang yg terlalu fanatik dan suka menghakimi agama-agama lain. tapi untuk urusan prestasi dan kesantunan saya akui anak rohis memang lebih baik.
    mohon maaf apabila kalimat saya ada yg menyinggung pihak-pihak tertentu, saya hanya ingin berbagi pikiran aja tanpa ada maksud buruk.. terimakasih..

    1. Sebelumnya maaf sodara nahla..
      Saya sangat sepaham dengan sodara Yusuf, metro TV memang memukul rata terhadap semua kegiatan yg berkaitan dengan ROHIS sebagai suatu kegiatan dasar dalam perekrutan calon-calon teroris seperti yang diberitakan tersebut. Alasan saya ini adalah karena metro TV tidak menjelaskan dengan spesifik batasan kegiatannya seperti yang seperti apa didalam beritanya, saya juga sempat berfikir apakah yg diberitakan metro TV ini memiliki unsur deskriminasi terhadap umat islam ??
      Sebelumnya saya mohon maaf kepada sodara karena apa yang sodara sampaikan tidak sepenuhnya mewakili pendapat saya. Mungkin apa yang sodara sampaikan itu benar mengenai perubahan sikap seseorang ketika seseorang sudah terpengaruh oleh suatu dogma aliran-aliran tertentu tetapi anda salah dalam satu hal yakni anda, saya, kita dan Metro TV tidak mungkin bisa tau seperti apa kegiatan-kegiatan didalam mesjid diluar kegiatan ibadah sholat sebelum ada penyelidikan !
      Ingat penyelidikan adalah proses dalam mencari suatu informasi jadi jika anda belum tau informasinya secara jelas atau di nyatakan oleh pihak2 yang bertanggung jawab anda tidak bisa mengatakan bahwa suatu kegiatan itu adalah proses perekrutan terroris !!.
      Poinnya adalah kita punya hak untuk melaporkan suatu kegiatan yang mencurigakan kepada pihak2 yang berwenang, biarlah pihak2 yang berwenang yang menyimpulkan seperti apa kegiatan tersebut dan bertindak semestinya berdasarkan hukum yang berlaku di INDONESIA. Jadi memang sangat disayangkan jika suatu pernyataan media yang seperti ini.
      karena suatu metode penelitian dan analisis yang kurang tepat akan menyimpulkan suatu pernyataan yang tidak tepat pula.
      Jadi Saya tetap berfikir bahwa pernyataan Metro TV menyudutkan kegiatan ROHIS, dan menyinggung masyarakat Islam secara luas !!
      Terimakasih

      sampaikan

    2. mengdiskreditkan ekstrakulikuler di mesjid2, ya mana lg klw bukan ROHIS… kalau lah maksudnya bukan itu, masak sih sebodoh itu tim redaksi metro tv mmbuat berita yg mmng tanpa dilengkapi sumber data yg sah.. apa lg kalau bukan untuk kampanye hitam generasi kader dakwah. real antek yahudi tuh

    3. Pernahkah anda membaca tulisan Efendi mantan wartawan Metro TV, dia keluar dari Metro TV krn Metro TV sdh tdk profesional dalam menyajikan berita dan sering memojokkan Islam, dari 6 orang yg diterima utk menjadi wartawan Metro TV, 2 org katolik, 2 org Protestan, 2 org Islam. Ketika beliau protes Pimrednya justru marah karna dia juga seorang Nasrani. Metro TV sekarang dikendalikan oleh orang2 yg memiliki kebencian terhadap Islam….

  11. Saya Yusuf, saya Muslim, saya dibesarkan di Rohis, dan saya bukan TERORIS

    Saya Nuril, saya Muslim, saya dibesarkan di Rohis, dan saya bukan TERORIS

  12. izin share…tetep yakin rohis ad wadah yg tepat dan sangat dbutuhkan anak2 kita di usia remaja selama mereka ada d sekolah.(dmn ortu sdh tak bisa mengawasi 100%)..tetep harus yakin rohis bukan teroris

  13. bner banget..saya udh rohis sejak SMP sampai kuliah..blm prnh ada pembahasan yg mnyangkut “ajakan menjadi teroris ataupun teroris itu jalan yg baik”.
    terkadang banyak orang yg suka asal ngomong.

  14. justru dr rohis-lah saya belajar mjd manusia yg btanggung jawab. mgkn kru metro tv perlu masuk jadi anggota rohis, biar bisa belajar mjd manusia yg btanggung jawab. saya lulusan rohis (kampus) dan saya bukan teroris.

  15. tmn2 rohisku sma dlu ada yg dah mau ph.D d taiwan loh,ada yg dah s2 d korea,ada yg krja d telkom stlh lulus informatika itb,ada yg trmsuk lulusan dokter trbaik d ugm,wlau aku sndiri bkn ank rohis,tp aku mndukung rohis & mnyesal ga msk rohis,pengamatanku ank rohis itu akhlaknya mulia,ramah pd siapa saja trmsk non muslim,tdk eksklusif,cerdas,disiplin,brkarakter kuat

  16. Yes this rite. Saya setuju kang dengan surat terbuka yang akang layangkan kepada redaksi Metro TV yg didalamnya banyak orang2 intelek dalam berfikir. Tentunya metro TV dapat meminta maaf kepada kami aktifis ROHIS. Kami bukan teroris. Atas dasar apa Metro TV mengkaitkan antara Rohis dengan TERORIS. Kedepannya agar lebih cerdas lagi dalam pemberitaan. Kami bekerja membangun generasi untuk INDONESIA.

  17. Mari kita menyikapi dan mengkaji permasalahan ini dengan kepala dingin, tanpa emosi. Jangan biarkan citra anak rohis yang memang sudah baik ini ternodai karena salah tindakan yang bisa di-misinterpretasi-kan oleh orang lain. Jika memang solusi terbaik adalah protes terhadap stasiun TV yang bersangkutan, berargumenlah secara cerdas, tanpa menyudutkan pihak lain, tanpa terbawa emosi.

    Untuk rohis yang lebih baik 🙂

  18. Sptnya makin kuat usaha org2 yg gk suka dgn islam ni, skarang rohis pun dblang teroris. Apakah mereka risih melihat generasi muda dibina agr smakin dkat dgn islam? Ato malah khawatir melihat generasi muda islam smakin taat beragama krna ikt rohis?

  19. setelah komunis runtuh musuh selanjutnya bagi mereka adalah ISLAM…oleh karena itu, waspada dan terus mendalami agama dengan sesungguhsungguhnya mengamalkan dengan kongkrit bagi kemaslahatan bangsa ini.Kita memang sedang ber’perang’ sehingga berada dalam satu wadah yang bernama Rohis misalnya sudah seharusnya tetap ditegakkan untuk menjaga, mewaspadai, membuat tameng lebih kuat para calon pemegang amanah kebaikan kebaikan, bagi mereka tentunya hal yang ‘sulit’ jika harus berperang memakai senjata, hanya dengan berperang ideologi melalui media dan salah satunya adalah Televisi. Terima kasih saudara Yusuf telah mengingatkan, kita memang harus memelihara dan saling mengingatkan.

  20. Wallahu a’lam tentang rohis yg mana sebenarnya dimaksud oleh metro tv. Namun sy pribadi setuju dg surat terbuka kak yusuf & protes2 lain pada metro tv. Karena di luar sana justru banyak ‘orang awam’ yang harus diluruskan pemahamannya akan rohis yang sebenarnya. Meski setiap kita juga harus tetap waspada terhadap penyusup2 yg mungkin ingin merusak eksistensi rohis.

    Semoga Allah menunjukkan yg haq adalah haq dan yg batil adl batil. Aamiin.

    Mengutip kalimat kak yusuf,
    Saya fitri. Saya muslim. Saya dibesarkan di rohis dan saya bukan TERORIS.

  21. BNPT, itu baru rekruter teroris sejati. Pekerjaannya saja Calo Teroris. Tadah tangan ke USA, minta duit buat bikin shitnetron teroris. Dipasang pas ndoro USA ke sini minta freeport dan si endut ngasih, biar orang2 gak ngeh negaranya terjual lagi

  22. Metro TV mengeluarkan statement tanpa adanya bukti empiris. Pemberitaan mereka tidak mengindahkan kaidah2 dalam dunia jurnalistik. Atau memang semua berita yang memojokkan Islam saat ini seperti itu?
    Semoga masyarakat dapat ‘double check’ dalam mencari kebenaran dari pemberitaan tsb.

    Saya Rohis. Dan saya buka Teroris.

  23. metro tv yang terhormat.. hati2lah dalam berpendapat dan berargumen… sya jga dibesarkan di rohis.. saya muslim dan saya bangga dibesarkan dari keluarga besar rohis.. ROHIS BULAN TERORIS..

  24. Orang metrotv yg bikin acara itu past bukan alumni Rohis , mas…Alhamdulillah…saya salah satu alumni Rohis saat ini merupakan salah satu dari 2700 an dokter spesiali Anak di Indonesia…dan sekali lagi Rohis bukan teroris…SALAH BESAR…Rohis adl komunitas saleh, pintart dan keren…

  25. Setuju Mas.. Saya juga mantan ROHIS.. benar2 kecewa dengan siaran dari Metro TV yang melemparkan fitnah ke publik.. tentang ROHIS tempat rekrutmen Teroris.. Dan sangat aneh.. AS yg jelas2 telah membunuh ribuan orang di afganistan, palestina.. knapa tidak mereka sebut TERORIS.. ? AS=true teroris

  26. media di negeri ini memang terlalu sering mendiskreditkan Islam. media sering kali memperkeruh suasana dan memicu lahirnya ketersingungan-ketersinggungan. siapa di balik media???

  27. Nice Letter …

    Tapi menurut pendapat saya, ada sisi lain yang perlu dicermati dari berita metrotv. Saya rasa pernyataannya bukan mengarah kepada ROHIS adalah cikal bakal TERORIS atau ROHIS mencetak TERORIS. Tp fokusnya adalah, organisasi seperti ROHIS sangat rentan jadi ‘tunggangan’ pada teroris untuk merekrut anggota.

    Saya pribadi melihat, teman2 yang bergabung dengan rohis adalah teman2 yang sangat haus akan ilmu agama. Kecendrungan jika ada senior atau pembicara khusus yang memberikan mentoring, mereka akan mendengarkan dan seringkali merasa itu benar. Bahayanya di sini, jika pembicara yang datang punya maksud lain disamping memberikan ilmu agama. Sementara, adik-adik kita tidak punya sumber lain untuk mengkonfirmasi kebenaran ajaran yang mereka sampaikan. Kita sendiri melihat bagaimana banyaknya latar belakang aksi teroris karena pemahaman yang mungkin kurang pas mengenai ajaran islam.

    Jangankan Rohis, mesjid pun ‘ditunggangi’ oleh pihak-pihak yang bertujuan tidak baik. Sekitar tahun 2000an, mesjid di dekat rumah saya pernah didatangi ‘penceramah’ dari negara tetangga yang pada awalnya sangat diterima masyarakat. Namun setelah beberapa bulan mereka rajin memberikan pengajian, ulama setempat mulai melihat ada yang tidak beres, sampai akhirnya mereka pun diminta pergi dari lingkungan kami.

    Namun saya juga menilai ada dampak negatif dari pemberitaan metrotv bagi Rohis karena bisa membuat orangtua menjadi ‘parno’ jika ada anak nya yang ikut Rohis.

    Jadi, menurut saya, kita harus lebih dewasa menyikapinya. Jangan menutup mata bahwa agama kita seringkali jadi ‘tunggangan’. Rekan-rekan alumni Rohis sebaiknya lebih aware, barangkali bisa ikut sekali-kali melihat yunior-yuniornya … dan bisa mengantisipasi jika ada sesuatu yang ternyata ‘menunggangi’ nya.

    Demikian, mohon maaf bagi yang tidak berkenan

    Salam

  28. Mudah saja. Metro tv milik surya paloh… Surya paloh ambisi menjadi presiden di thn 2014.. Dengan melalui kendaraan partainya Nasdem. Lihat saja isi org2nya yg ambisi akan kekuasaan.. Maka dr itu boikot juga partainya. Persempit kendaraan partainya. Jgn kasih ruang gerak yg lebih luas lagi.

  29. di smp maupun sma saya bukan anak rohis, karena memang tidak ada ekstrakulikuler rohis. tapi setelah kuliah, sebagian besar teman dan sahabat saya adalah anak2 rohis. mereka hebat, solid, lebih mandiri, berprestasi, dan mereka jauh dari kata teroris.
    sangat setuju, rohis mempunyai peran yang sangat berpengaruh dalam pembangunan karakter ideal pemuda indonesia.

  30. Dampak jangka panjang bila Metro TV tidak membuat permintaan maaf dan klarifikasi adalah opini negatif tentang Rohis semakin meluas, yang artinya berdampak pada sikap orang tua dalam memberikan izin kepada anaknya untuk mengikuti Rohis, dan berarti semakin sedikit juga potensi kebaikan yang bisa dibangun sejak SMP dan SMA.

  31. Kita mualiberkembang dan akan menjadi singa yang kuat..oleh karena itu banyak golongan,oknum,bahkan negara yang akan mencoba menjegal langkah kita….teruskan perjuangan..ga usah takut…

  32. alhamdulillah, untungnya saya dulu ikut rohis sehingga tidak jadi teroris. sesungguhnya merekalah yg jadi teroris, menebar kebencian kepada ummat islam, walan tardho ‘ankal yahuud wa nashooro hatta tatabia milatahum, sesungguhnya mereka orang kafir (yahudi dan nasrani) tidak akan pernah rela sampai kita mengikuti ajaran agama (sesat) mereka

  33. Metro TV memang sudah keterlaluan, cuman karena dewan redaksinya: Elman Saragih, Saur Sirait, Andi F Noya, dan Laurance Kabila pastilah mereka tidak akan membantu islam.

  34. Indah nya berada di jalan yang Insya Allah Di Ridhoi Allah. Alhamdulillah bisa jadi anak rohis. Indah nya tak kan terlihat oleh mata tapi Hati dan ketenangan jiwa.

  35. kebanyakan masyarakat selama ini sudah mendengar tentang media yang kebanyakan punya saham non muslim sehingga informasinya sering tidak berimbang…, apakah ini memang benar2 bukti nyata kalau media selama ini hanya antek2 dari orang2 yang ingin menghancurkan ISLAM???

  36. sebelumnya sy minta maaf kalau nnt ada kta2 sy yg tdk berkenanan.., sy pernah menjadi anggota rohis, walau hanya menjadi anggota pasif sj di smu.., sy akn sdikit cerita tentang bgmn sy kecewa dg organisasi rohis sbg salah satu tempat memplajari dn mendalami ajaran agama islam.. selama sy di rohis sy terbiasa mendengar hal2 yg buruk (menjelekan) agama tertentu, sehingga tanpa disadari atau memang dengan sadar kita diarahkan u membenci agama tertentu.., slah satu contoh, ketika smu km mengadkn acara ulang tahun di sekolah dg menampilkn musik2 band, apa yg terjadi dengan anak rohis? senior2 km melarang juniornya u nonton acara band tsb dg alasan itu musik KAFIR.., ketika anggota2 rohis mengadakn pengajian rutin di luar sekolah, apa yg di bicarakn? mereka menggosipkan pemimpin negara ini (suharto), ketika era reformasi apa yg terjadi? senior2 kami mencoba mempengaruhi juniornya u memilih bahkn masuk kedalam salah satu partai islam (partai keadilan) waktu itu blm pakai sejahtera, dan mulai saat itu sy sgt kecewa dg rohis… ROHIS adlh tempat belajar dn mendalami tentang ilmu agama islam, jgn di tunggangi hal2 yang lain…, untungnya contoh2 yg td diatas msh belum mengarah ke aksi TERORISME.., tp tdk menutup kemungkinan itu bisa saja terjadi…
    saya merasa kita sbg umat muslim terlalu terlena dg kebesaran dan nama besar ISLAM di masa lalu.., kita terlalu terlena dan merasa agama ISLAM adalah agama yg terbaik di muka bumi ini sehingga ada sebagian dari kita yang terlalu merendahkan dan menghina agama tertentu.., kita mudah puas dan berbangga hati jika ada suatu penemuan baru mengenai ilmu pengetahuan yang ternyata sebenarnya itu sudah ada di dalam Alquran, tanpa kita sadari kenapa harus orang lain (orang diluar agama islam) yang berhasil menggalinya? kenapa bukan orang2 Islam yang mencoba melakukan penelitian itu? kenapa? mungkin orang Islam terlalu fokus beribadah mengejar target pahala, untuk bekal dibawa ke Akhirat nanti setelah mati.. atau orang Islam terlalu sibuk didunia mengurus hal2 yang tdk penting..
    kita semua tau bagaimana Islam di akhir zaman ini,? seperti buih dilautan kan! banyak tapi terombang ambing ga jelas arahnya..,
    kita semua tau bagaimana umat Islam di negeri ini? sperti daun2 kering ! banyak.., disatukannya susah.., berisik.., mudah di bakar api.
    Jadi intinya cobalah jangan menutup mata tentang hal2 negatif yg bisa terjadi pada kita, jadikanlah kritikan2 atau pemberitaan yang negatif itu untuk kita berbenah memperbaiki kekurangan yang ada pada kita, sehingga kelak Islam bukan hanya sekedar agama yang besar, tetapi Islam akan menjadi agama yang kuat dan di hormati.

    1. saya juga pernah menjadi anggota rokhis di sma dulu, memang masukan itu sangat berarti untuk perbaikan organisasi ekstrakulikuler rokhis dimanapun, tapi menurut saya salahnya bukan di rokhisnya tapi pada segelintir orang2nya, saya sangat nyaman berada di rokhis sma saya yg dibina senior dgn guru agama di sekolah. di Rokhis, saya, anak yg bahkan sampai sekarangpun kuliah di sekolah negeri, dgn bekal ilmu agama sangat minim hanya di pelajaran agama dan pesantren kilat serta tka/tpa sampai saya smp, merasa jdi sedikit lebih bnyk tahu tentang ilmu agama, indahnya memupuk tali persaudaraan, indahnya berbuka puasa bersama di alam, indahnya masa2 saat belajar melantunkan Al-Quran dgn nada, dan bukan cuma aspek ibadah saja tambahan pengetahuan kami, tapi tentang menolong sesama, masih jelas dalam benak saya saat guru kami gol proposalnya ke dinas agama dan kami mengadakan sunatan masal di sekolah, masih tergambar jelas raut senang para orang tua dan semangat anak2 kurang mampu yg mau disunat, masih jelas juga dalam ingatan ketika kami belajar berqurban, kami jdi panitianya, dan bersama2 kami dari mulai menyembelih hewan2 Qurban yg cukup banyak hasil kumpulan sumbangan, sampai menguliti, memotong dan memberikan kepada yg berhak. betapa senangnya hati saya dapat membantu dan berbagi. ya berbagi, itu yg orang-orang rokhis ajarkan pada saya dan memacu semangat saya menjadi sukses menjadi orang kesehatan dan bisa banyak membantu orang banyak. sungguh sedikit pun saya tidak pernah menyesal ikut organisasi rokhis. lagu pavorit saya masih band-band beraliran pop rock. Di rokhis sekolah saya tidak ada justifikasi seperti itu, hanya Rokhis sekolah saya mengarahkan saya untuk bisa memilih idola yg baik, dan mereka tidak memaksa tapi mencontohkan akan lebih baik kalo Idola kita adalah teladan Rassullulah SAW, saya pun pny idola sendiri, selain Rasullulah, idola saya adalah para pemuda ashabul kahfi yg lebih memilih hijrah dari kota tempat mereka dan keluarga mereka tinggal daripada meninggalkan agama atas tekanan raja dzalim, idola saya adalah Al-Miski yang lebih baik mengotori dirinya dgn kotoran daripada menerima ajakan berzina seorang janda kaya yg cantik, idola saya adalh nabi Yusuf yg sabar walau di Fitnah oleh ratu cantik karena menolak diajak berzina. dan semua cerita itu saya dapat di rokhis, cerita yg sangat inspiratif bagi saya. Jadi maaf, sekali lagi itu cuma kesalahan segelintir oknum, inti tujuan rokhis itu baik dan saya merasakannya sendiri. harusnya ketika ada yg tidak sreg di hati, mas langsung berdiskusi dgn orang2 bersangkutan, bukan memndam dan menimbulkan prasangka.

      saya sangat enjoy di Rokhis, dan saya juga bukan teroris, saya adalah mahasiswa gizi yang mempunyai cita-cita untuk memperbaiki gizi di masyarakat Indonesia, saya pny cita-cita menghubungkan masyarakat dgn pemerintah dalam hal gizi. karena gizi adalah investasi masa dpn bangsa. alhamdulilah, di kampus IPK saya 3,88 saya salah satu mahasiswa terbaik gizi di angkatan saya.

      1. saya percaya Rohis adalah ekstrakulikuler yang terbaik dan masih nomer satu diantra ekskul yang lain, dan sy msh percaya kalo orang2 jebolan rohis 95% orang baik-baik, dan terimakasih Gania atas semua penjelasannya, salut buat niali IPK ny, salut buat cita-citanya. Setelah saya membaca semua koment disini, hampir semuanya adalah orang2 yang pernah aktif atau masih aktif di rohis, yg membuat saya tdk mengerti adalah hampir semua koment isinya adalah cacian dan makian terhadap Metro TV, bahkan caciannya ada yg langsung mengarah kpd individu dan bahkn menurut saya itu bisa menjadi fitnah, lalu apa bedanya kalian yang mengaku rohis dengan metro tv yang kalian caci maki…., “saya anak rohis bukan teroris”.. tapi menurut saya teman2 yang komentarnya terlalu berlebihan tidak mencermikan bahwa.. “saya anak rohis !”

  37. Dan apabila engkau melihat mereka, engkau tertarik hati kepada tubuh badan mereka; dan apabila mereka berbicara, engkau (tertarik) mendengar tutur kata mereka. Mereka seperti batang-batang kayu yang tersandar. Mereka menyangka tiap-tiap jeritan adalah untuk membahayakan mereka. Mereka itulah musuh, maka berjaga-jagalah engkau terhadap mereka. Semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimana mereka dipalingkan (dari kebenaran)? [QS:Al-Munafiqqun:63:4]
    Ana ROHIS dan Ana BUKAN seorang TERORIS !
    apakah Metro TV sebagai media Fitnah Dajjal ??

  38. Aneh memang jaman sekarang, sudah jelas2 Rohani Islam itu bentuk ajaran atau nasehat Rahmatan Lil Alamin kok malah disangkutpautkan dengan cikal bakal teroris… Terkadang sesuatu nasehat yang berhubungan dengan syariah menjadi tabu dikalangan beberapa anak muda jaman sekarang. Saya mohon dengan sangat untuk para cendikiawan muslim muda bersatu padu untuk menghalau berita2 yang menyesatkan ajaran islam yang Rahmatan Lil Alamin…

  39. Ah… Metro TV. mengingatkan ku pada jaman Rasulullah SAW. Abu Lahab = Metro TV.
    Janji Allah “Barang siapa yg menjaga agama Allah, Allah lah yg akan menjaga dan memuliakannya”.

    ..ssSStt….
    saya anak rohis kampus, dan saya bukan teroris.

  40. METRO TV MILIK SURYA PALOH YG N/B KETUA PARTAI NASDEM YANG DI CIPTAKAN OLEH ANTEK ANTEK YAHUDI DI INDONESIA, JADI INTINYA HATI HATI DGN PARTAI NASDEM, JGN MUDAH TERTIPU OLEH RAYUAN GOMBAL PARTAI NASDEM.

  41. saya dulu bandel, hidup gak teratur, jarang solat, gak suka ngaji, tapi setelah saya datang ke klinik rohis di kampus saya, hidup saya jadi lebih terasa nikmat, saya jadi lebih cerdas! Terima kasih Rohis!!!

  42. tinggal kita buktikan saja bung bahwa islam itu damai dan indah.

    tetaplah tersenyum meski islam selalu dipojokan, bukankah Kanjeng Rsulullah itu selalu tersenyum saat dihina dan dicaci. dan itu yang membuat islam dikenal sebagai agama pendamai

  43. Gara2 pemberitaan buruk metro tv org tua saya terpengaruh dan melarang sy utk ikut organisasi keagamaan. Beruntung saya ikut dan benar2 positif kegiatan yang diadakan. Walaupun saya sebentar ikut rohis di waktu kuliah, tp saya bersyukur telah mendapat teman dan ilmu yg baik. Smg metro tv dpt memberikan informasi yg berimbang dan tidak menyudutkan pihak tertentu. Aamiinh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s