Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Keputusan Berat


Den Haag, 8 September 2012

Kita lanjut lagi ya ceritanya.
Jadi pagi ini tepat satu pekan saya di belanda. Masih teringat saat dulu harus mengambil keputusan berat utk meninggalkan keluarga sementara.

Allah selalu tau cara membahagiakan umatnya. Anak kami shrsnya lahir 28-30 agustus, itu HPL ideal. Tapi Allah mempertemukan kami lbh lama. Dan membuat saya praktis menghabiskan 3 pekan full bersama istri dan anak sebelum berangkat. Krn kebetulan libur lebaran dan saya jg sdh off. Allah Maha Penyayang.

Saya pikir saya sdh sangat kejam dan tegaan ninggalin keluarga sejauh lbh dr 20ribu kilometer. Tetapi setiba di belanda, bertemu mahasiswa lain, ternyata banak yg lbh tegaan dan sadis.

Seorang ayah yg blm pernah lihat anaknya, seorang ibu yg anak keduanya masih 3 bulan, ayah yg ninggalin tiga anak, ibu yg ninggalin anaknya sama mertua krn ayahnya jg kuliah di australia, dan sebagainya

Tentu cth ini bukan pembelaan. Tapi saya jd merasa ada juga yg berkorban perasaan lebih besar utk mencari ilmu.

Kita semua disini tentu berharap ada kualitas hidup yg lbh baik sepulan dr belanda. Temen PNS saya berharap ada kenaikan pangkat, temen peneliti saya berharap bisa jd dosen tetap. Temen NGO saya berharap lbh pandai mencari peluang grant,dll

Mereka, kita. . Berjuang utk bisa bahagiakan keluarganya kelak. Begitu jga saya.

Semoga ada takdir Allah yg mengantar keluarga kami lebih berlimpah berkah bermanfaat.

#nulissambilnetes air mata

*catatan derita hati mahasiswa baru

Selamat belajar hidup

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 20, 2012 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,220,124 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,318 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: