Tips Hidup Murah di Luar Negeri


Den Haag 24 September 2012

 

Ceritanya sebagai seorang mahasiswa di perantauan, saya dituntut untuk bisa hidup sehemat mungkin. Dana beasiswa yang juga terbatas dan tuntutan bisa menabung juga menjadi perhatian.

waktu rantauan pertama saya ke Bandung tahun 2005, saya juga beradaptasi. Dengan uang bulanan yang diberikan orang tua bagaimana itu semua bisa cukup.

Begitu pula sekarang di Benua Biru, khususnya di Negeri Kincir A

ngin. Saya berhasil menemukan berbagai cara sederhana untuk bisa hidup hemat dan sehat tentunya.

Pertama, ubah pola makan anda. Bisa jadi kita terbiasa sarapan pagi yang agak “berbobot”, tapi disini cobalah biasakan untuk makan roti saja. Harga roti disini ukuran besar (16 potong) sekitar 50 sen. dan kalau kamu beli diatas jam 4 sore maka menjadi gratis. roti 16 potong bisa kamu habiskan untuk 4 hari. Artinya bila pola ini dilakukan secara terus menerus, kita tidak butuh keluar uang untuk sarapan.

Kedua, perbanyak makan buah dan sayur. mungkin ada untungnya juga menjadi vegetarian. karena harga sayur dan buah sangat murah disini.

Ketiga, cari pasar tradisional. jangan salah, di luar negeri juga ada pasar tradisional yang buka di hari tertentu saja. di kota saya hanya rabu jumat dan sabtu. Harganya bisa setengah dari di supermarket.

Keempat, bila kepepet beli di supermarket, khususnya untuk produk kemasan. carilah produk dengan label “euro-shopper”. ini semacam produk subsidi dari Uni Eropa, harganya sangat murah. tapi kalau bicara rasa ? yah disesuaikan aja lah ya hehe

Kelima, biasakan jalan kaki atau investasi sepeda. Harga transportasi umum cukup mahal (setidaknya kalau di konversi ke rupiah). Yah sekalian sehat juga kan pakai sepeda dan jalan kaki.

Keenam, gunakan modus “eh mau pindahan ya” modus ini bisa bermanfaat untuk dapat makan gratis, dan bahan makanan sisa dari yang mau pindahan.

Ketujuh, gunakan modus “belajar bareng yuk di kamar lo nanti malam”, selagi belajar tentu kan butuh makan. yah kita bantuin nyiapin masakannya juga, tapi setidaknya kita ga perlu keluar uang buat bahan makanan (atau bisa menyimpan stok makan kita)

Kedelapan, gunakan modus “aduuuh, kamar gw berantakan parah, baju dalam di mana-mana”. ini digunakan utk mencegah teman kamu dtg di saat jam makan (berguna terutama di akhir bulan)

Kesembilan, air minum disini bisa langsung dikonsumsi dari air keran di kamar mandi hehe. jadi bawa aja tuh botol minuman agar kamu gak kehausan.

Kesepuluh, kalau kamu punya BB/smartphone. itu sangat mendukung. cukup bayar paket internet aja. kamu bisa BBm an Whatsapp, skype dll. jangan keluarkan uang buat sms dan telp.

Kesebelas, baju jangan di cuci setiap kali pakai. karena cuaca cukup sejuk dan keringat jarang menetes. jadi kamu bisa mencuci baju setelah 2-3 kali pakai. kalau jeans bisa 4 bulan kali ya hehe

Keduabelas, biasakan belanja barang non-makanan ke toko second-hand. jangan buru buru belinya, lihat-lihat dan di banding-bandingkan mana yg cocok.

Ketiga belas, deketin senior yang mau pulang ke negaranya. mereka pasti banyak barang lungsuran yang akan diberikan kepada kamu bila kamu cukup bisa memasang muka melas kepadanya.

Keeempat belas, tahan keinginan utk belanja kamu. 🙂

Selamat mencoba , dan selamat berhemat 🙂

#refleksimahasiswaesdua

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s