Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Bung Hatta dan Catatan Rotterdam


Den Haag, 1 Oktober 2012

Ceritanya saya sedang baca buku AutoBiografi Bung Hatta “untuk negeriku”. Baru saja saya pinjam tadi malam, dan cukup untuk membuat saya malas tidur dan lebih memilih membacanya.

Saya tidak membaca dari awal, tapi langsung melompat ke bagian “berangkat ke rotterdam”. Ya ! karena memang tujuan saya baca buku ini adalah menapaktilasi perjalanan Bung Hatta di Belanda.

Dari Bukittingi ke Rotterdam melalui Betawi.

Menarik ! di Eropa, Bung Hatta bertemu Tan Malaka, dr.Sardjito, Darsono, dr.Soetomo, dan sebagainya. ini nama-nama yang akan menghiasi panggung kemerdekaan negeri ini.

Hatta muda gemar membaca, hidupnya mayoritas di isi dengan baca, tulis, dan menikmati keindahan kota dengan berjalan kaki. Hatta juga kerap melakukan perjalanan antar negara seperti ke Jerman. Baik itu untuk rekreasi atau untuk bertemu dengan tokoh pemuda saat itu.

Hebat, Bung Hatta muda sudah menguasai setidaknya 3 bahasa asing secara fasih, Inggris, Belanda, dan Perancis. Saat usia beliau masih awal 20 tahun-an.

Beliau mendapatkan kuliah ekonomi kolonial, dan beliau tidak langsung menyerapnya. melainkan berpikir kritis, dan hasil refleksi beliau ditumpahkan ke dalam tulisan dan kemudian di kirimkan ke harian NERATJA di Indonesia.

Sebagaimana saat ini, saya juga mendapatkan pelajaran ekonomi kapitalis. Apa yang hatta lakukan bisa di tiru juga sebenarnya.

Salah satu catatan menarik lainnya yang saya temui adalah Bung Hatta menjadi Ketua Perhimpunan Indonesia di Belanda ketika usia beliau masih 24 tahun. Itu usia saya juga saat ini, 24 tahun.

refleksi saya justru bertanya balik pada diri saya,

“apakah saya perlu juga mengulang keberhasilan beliau? dengan juga menjadi ketua persatuan pelajar Indonesia di Belanda di usia 24 tahun?”

itu refleksi saya, bagaimana menurut kamu ?

#refleksibodohmahasiswaesdua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 1, 2012 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,671 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: