Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Proses Industrialisasi dan ‘restu’ Barat


Den Haag, 20 Oktober 2012

 

Ceritanya Rabu kemari saya presentasi penelitian kecil tentang industrialisasi. Saya mengambil tema “kebangkitan macan asia”. dalam hal ini saya melihat Korea selatan, taiwan, jepang, cina , hongkong, dan singapura.

mereka semua adalah negara macan asia yang sangat maju dalam perindustrian. terutama dalam 4 dekade terakhir. menariknya, setiap negara ini punya model ekonomi yang berbeda dalam pengembangan industrinya. dari bagaimana kebijakan industrinya, kebijakan eksport-import, pola foreign direct investment, dsb.

Selama ini, saya selalu berpikir Korea Selatan dan Taiwan adalah contoh yang cocok untuk bisa Indonesia duplikasi. mereka memiliki perindustrian yang sangat pesat terutama dalam sektor elektronik, software, semi konduktor dan lainnya.

Korea Selatan contoh menarik, mereka merdeka 1945, terpuruk oleh pemerintah korup hingga 1961. tahun 1961 seorang negarawan bernama PArk Chung Hee memimpin. membawa perubahan untuk Korea. Dulu pendapatan perkapita pendudknya 79 dollar sekarang sudah 27,500 dollar.

kita semua tau, kalau rakyat korea selatan sangat pekerja keras. hampir tidak pernah cuti, mungkin teori neo-klasikal tentang diminishing marginal rate of substitution of work to leisure gak berlaku disini.

saya pikir alasan inilah yang membuat korea selatan melesat kencang. ternyata tidak sepenuhnya benar.

sejak tahun 1960an. korea selatan menghibahkan masa depan ekonominya kepada amerika. mereka menjadi sekutu sejati amerika. menjadi negara terbanyak kedua yang berjuang bersama amerika di vietnam, dan mengizinkan pangkalan militer amerika bermukim di tanah mereka.

akibatnya ? amerika banyak sekali memberikan dana hibah untuk investasi pembangunan secara langsung. menariknya dana ini digunakan untuk membangun perusahaan lokal di korea selatan dan sekarang menjadi sangat besar.

amerika punya kepentingan ideologis, menjaga korsel dari korut yang komunis. begitu juga yang amerika lakukan kepada taiwan, menjaga pengaruh komunis cina ke taiwan.

taiwan dan korsel adalah contoh sukses amerika serikat dalam barter ekonomi demi pengaruh ideologi.

salah satu catatan penelitian saya adalah, korsel dan taiwan berkembang industrinya karena faktor geopolitik. dukungan total amerika sangat signifikan dalam proses industrialisasi kedua negara tersebut.

refleksi bodoh saya mengatakan, kalau korea dan taiwan saja ternyata mendapat “restu” barat untuk kemudian menjadi maju. lantas, apakah mungkin negara tertinggal saat ini menjadi negara industri tanpa “restu” dari barat ?

yah refleksi saya membawa pada perenungan selanjutnya.
apakah Indonesia perlu menjual ideologinya demi kemajuan ekonomi ?

semoga itu tidak perlu terjadi

#refleksibodohmahasiswaesdua

 

Advertisements

One comment on “Proses Industrialisasi dan ‘restu’ Barat

  1. Nur Muhammad Malikul Adil
    October 21, 2012

    Menarik sekali bang membahas Taiwan. Dengan kondisi Taiwan yang tidak diakui secara De Jure oleh China saja bisa membuat industri yang dahsyat. Embargo China untuk Taiwan salah satunya adalah Tdak ada Embassy Indonesia disini, yang ada hanya KDEI (Kantor Dagang Ekonomi Indonesia) di Taipei dan tidak ada Kedutaan besar Taiwan di Indonesia, yg ada cuma TETO (Taipei Economic Trade Office) di Jakarta. Saya gak tau kalau Taiwan diakui secara de jure oleh Cina, mungkin negara ini lebih maju lagi. Dan satu lagi menurut saya uniknya Taiwan, mereka kerja senin-jumat doank, sabtu dan minggu libur tapi bisa maju juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 20, 2012 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,690 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: