Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Term Baru dan Kuliah Baru (marxist class)


Den Haag, 3 November 2012

Ceritanya pekan ini saya sudah mulai perkuliah term baru. tentunya dengan mata kuliah baru hehe

ada tiga mata kuliah wajib, judulnya

Pertama, Governance, Policy, and Political Economy. Ini adalah core course saya. Inti dari perkuliahan selama disini bisa jadi ya kuliah ini hehe.

Kedua, Development Theories, Histories, and Practices. Ini kuliah cocok banget kalau kamu mau jadi pekerja di World Bank, Ford Foundation, JICA, OXFAM, atau NGO yang berbasis dana asing

Ketiga, Metodologi Riset. Yah ini kuliah tentang gimana menjalani riset dan lain-lain khususnya untuk social and political science.

Lalu ada satu mata kuliah pilihan,
namanya Marxist Lecture. Kuliah ini di isi oleh beberapa dosen penganut Marxist, dan sesi kuliahnya bersifat tematik seperti ‘marxist economy’ , ‘marxist perspective on politics’, dll.

Dan satu buah mata kuliah suplemen, academic skills and writing. ini biar kita makin jago cara nulis ilmiah. yah biar kalau nanti nulis paper gak jelek-jelek banget lah.

Kalau bicara bahan bacaan, setiap sesi kuliah ada setidaknya 4 jenis bacaan : required readings, further recomended readings, highly recomended readings, and readings for ambitious students.

Karena saya juga gak rajin-rajin banget, jadi saya cuma membaca yang required readings aja, itu aja udah 3 paper per kelas. setiap pekan saya minimal 4 kelas yang menuntut baca seperti ini. jadi ya dihitung aja berapa paper yang harus ‘setidaknya dimengerti gambaran umumnya’.

Yah, anyway, refleksi bodoh saya mengatakan, menariknya kuliah disini lebih seperti LEMHANAS atau SESKO. Karena kita dididik bukan untuk menggunakan ‘tools’ atau ‘instrumen’ dalam mengukur atau menjalankan pembangunana. tetapi kita justru dididik sisi ‘cara pandang’ / ‘ideologis’ tentang bagaimana menggunakan tools and instrumennya itu sendiri.

#refleksibodohmahasiswaesdua

Advertisements

One comment on “Term Baru dan Kuliah Baru (marxist class)

  1. achmadfaris
    November 4, 2012

    memberikan kuliah secara ideologis dan memperkenalkan sudut pandang ideologis. Hmm filosif banget bang.. seperti apa sudut pandang ideologis itu?apa bedanya dgn doktrin?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 3, 2012 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,216,998 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: