Berbagi melalui teleconference


Den Haag, 10 Desember 2012

 

Ceritanya barusan saya berbagi dengan sahabat-sahabatPemburu Beasiswa dalam dan luar negeri ( INDONESIA) di fakultas ekonomi UI. tentu bukan saya yang terbang ke Indonesia dan hadir disana.

kita menggunakan teknologi teleconference (skype video call). menarik buat saya, karena ini adalah pengalaman teleconference pertama saya. Jarak 11.309 kilometer tidak menghalangi kita untuk berkomunikasi dan berbagi.

teknologi prinsipnya bisa membuat segala sesuatu menjadi lebih efektif dan efesien. tidak ada biaya yang perlu dikeluarkan, tidak perlu ada waktu terbuang untuk perjalanan. dan pada akhirnya pesan juga tersampaikan.saya jadi berpikir, kalau anak muda aja bisa melakukan ini. kenapa pemerintah kita tidak ? kabarnya ada 5 pembicara dari belanda (saya), norwegia, amerika, australia, dan korea selatan yang menggunakan teleconference untuk berbicara.

artinya dalam 1 waktu, mereka bisa mendapatkan inspirasi dari 5 negara. bukankah ini menarik ?

refleksi bodoh saya sih mengatakan pemerintah bukannya tidak bisa menggunakan teknologi canggih ini. tetapi hanya tidak mau saja. alasannya ? saya juga tidak mengetahuinya.

tapi apa yang dilakukan teman-teman ini adalah sebuah bukti kalau anak muda memang selalu kreatif dalam mencari solusi atas tantangan yang ada.

#refleksimahasiswaesdua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s