Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Kapitalisme Marx


Den Haag, 14 November 2012

 

Ceritanya dalam kelas marxist. kita diajarkan bagaimana cara memahami kapitalisme dengan memahami pemikiran marx tentang kapitalis. Menarik memang, bahwa ternyata marx yang pernah menulis communist manifesto memiliki keyakinan kalau ekonomi kapitalis ini akan berkelanjutan.

berbagai tulisan marx, Capital (das kapital) yang ada tiga jilid, theories of surplus value; wages, labor and capital merupakan beberapa contoh upaya marx menjelaskan apa itu kapitalisme.

marx memiliki definisi kapital yaitu nilai dalam sebuah proses produksi. marx memiliki ini karena melihat segala sesuatu dalam konteks produksi; uang dan komoditas. sebagai contoh saya beli sebuah kursi, mara marx memandang saya beli sebuah kursi untuk melakukan proses produksi.

marx memandang kunci dari kapitalisme adalah keuntungan. nyawa kapitalis yang untung. masuk logika, marx memandang segala sesuatu untuk produksi, artinya uang harus diputar, untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya, dan untuk menyambung nyawa kapitalisme

dari mana keuntungan itu datang ? marx menilainya kalau keuntungan itu datang dari produktifitas pekerja bukan produktifitas mesin. marx menilai bahwa pekerjalah kunci dari kapitalis itu sendiri. dalam hal ini marx merujuk ke teori kelas yang juga ia gagas.

menariknya, ada sebuah catatan dari marx kepada darwin. isi dari catatan/surat tersebut adalah marx mengatakan kepada darwin kalau darwin menemukan teori revolusi manusia/alam, maka ia menemukan teori revolusi ekonomi.

marx memandang kapitalisme pada titik puncak akan memakan dirinya sendiri, namun bukan berarti kapitalisme akan mati, kapitalisme akan beregenerasi dengan bentuk yang baru dan lebih baik. marx mengatakan siklus kapitalisme ini berlangsung selama 7-9 tahun sekalu. kapitalisme selalu fluktutatif.

marx, lebih lanjut mengatakan kapitalisme seperti pohon besar, yang mana ia akan memangkas/mematikan pohon kecil agar pohon besar bisa tumbuh semakin besar. pohon ini adalah analogi marx tentang sebuah perusahaan.

apa yang bisa membuat perusahaan kecil mati secara masal ? kalau bahasa alam maka kita akan menjawab ‘wabah’ atau ‘epidemi’. tapi karena kita bahas tentang ekonomi, maka jawabannya adalah ‘krisis’

ya krisis global adalah bentuk upaya kelompok kapitalisme-ekstrem untuk memangkas perusahaan kecil. perusahaan kecil tidak bisa bertahan dengan krisis. sedangkan perusahaan besar tentu bisa, bahkan mendapatkan bailout dari pemerintahnya. sehingga marx bahkan mengatakan kalau jika diperlukan, maka krisis bisa di buat untuk menguatkan kapitalisme.

tentang teknologi, marx mengatakan kapitalisme mendorong pertumbuhan teknologi, karena perusahaan selalu bersaing untuk mencapai efesiensi. menariknya, marx mengatakan kalau kapitalisme sebagaimana alam, akan mencapai keseimbangan.

artinya ? sebagaimana pohon, tidak akan ada banyak negara kapitalis besar, bahkan bisa jadi hanya satu negara kapitalis besar. saat ini amerika serikat. bisa jadi 2030 adalah Cina, karena analis dari standard charter mengatakan ekonomi Cina akan dua kali Amerika di tahun 2030-2040.

sehingga negara kapitalis baru selalu akan menggantikan negara kapitalis lama. kenapa? salah satu alasannya tentang teknologi itu sendiri. negara kapitalis baru membangun infrastruktur teknologi baru yang lebih efesien dan mendukung penghematan biaya produksi. sedangkan negara kapitalis lama terlanjur memiliki infrastruktur teknologi lama dan sangat mahal biayanya bila mau mengganti dengan yang baru.

akibatnya ? negara kapitalis lama akan ada masanya tergantikan dengan negara kapitalis baru. sebutlah Cina.

itu mengapa IMF dan Bank Dunia, datang ke negara negara potensial seperti Indonesia, India, Afrika Selatan, Brazil dll untuk mengajarkan kapitalisme yang salah. karena mereka khawatir kalau negara negara berkembang menjalani kapitalisme yang betul, mereka akan dikalahkan.

saat ini cukup banyak punggawa wall street dan berkeley yang mengaku neoliberal, padahal mereka menaruh keyakinan tentang kapitalisnya marx. mereka tidak menyebutkan perkataan mereka berasal dari marx. tapi, jelas amerika sadar akan posisinya sekarang sebagaimana marx telah mengatakannya pada tahun 1857.

refleksi bodoh saya adalah kapitalisme ini ternyata sangat adaptif. kapitalisme bukan milik barat. bahkan cina negara komunis saja bisa mengembangkan pola baru kapitalisme yaitu state-kapitalisme.
tapi kapitalis versi marx ini menarik, produktifitas, keuntungan, dan basis tenaga kerja. ini kapitalisme kerja menurut saya. bukan versi kapitalis pasar saham yang berakibat pada uang abstrak dan maya (saham)

#refleksibodohmahasiswaesdua

Advertisements

One comment on “Kapitalisme Marx

  1. nurulhuda27
    November 21, 2012

    Reblogged this on NurulHuda27.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 14, 2012 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,691 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: