Satu Purnama Lagi


bergulat antara jarak dan waktu
ini bukan pertarurangan yang aku inginkan
kita pernah bicara tentang relativitas keduanya
aku berpikir ini relatif
kamu berpikir ini pasti

aku berkata itu karena aku
sedang memainkan pikiran ku
meyakinkan kalau bukan jarak yang memisahkan
atau waktu yang membatasi
tapi persepsilah yang menghalangi

meski aku tau itu bukanlah cara terbaik
tapi setidaknya bisa memainkan halusinasiku
tentang sebuah pergulatan panjang bernama rindu

kadang kulihat awan yang terus berjalan
ingin rasanya bersama awak terbang ke arah kamu berada
iri rasanya melihat angin yang bebas kemana arah
bagi keduanya, seakan waktu dan jarak bukan masalah

aku lelah bergelut, bukan berarti aku menyerah
karena dalam kampus cinta kita
tidak ada kata menyerah
kita telah sepakat untuk menggantinya,
dengan berusaha hingga berdarah

aku tau aku telah salah
tentang obat rindu bukan bertemu
tentang jarak dan waktu bukanlah persepsi
tentang iri semu dengan awan dan angin

tapi ada satu hal yang aku yakin kebenarannya
satu purnama lagi kita akan bertemu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s