Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

hakekat pelajar : baca pikir dan tulis


Den Haag, 3 Desember 2012

 

Ceritanya di term perkuliahan ini, saya harus mengerjakan empat buah essay dgn panjang yang berbeda-beda, dari hanya 1000 kata hingga 4000 kata.

Yah tentu konteks ‘kata’ ini tidak bisa ditelan mentah-mentah. karena yang saya rasakan menulis 50 kata pertama itulah bagian yang paling sulit. Apalagi bahasa inggris yang bukan bahasa kita.

dalam tugas essay ini, saya diharuskan mengerjakan (atau lebih tepatnya saya memilih) empat tema yang berbeda. Pertama tentang industrial policy, kedua tentang local governance shift, ketiga tentang regionalism and global govenance, dan yang terakhir tentang market and private interest governance.

menarik memang memaksa diri untuk belajar yang berbeda-beda. dalam satu paper saya percaya ratusan halaman paper ataupun buku saya baca. dari konsep disana, teori disini, dan aplikasi dimana-mana dan akhirnya saya dituntut untuk merefleksikan itu semua, dan di sintesakan dalam kata dan kalimat dalam tugas essay ini.

tantangan selanjutnya yah tentang bahasa, bagaimana agar membuat kalimat yang tidak monoton, kata sambung seperti ‘moreover, furthermore, therefore nevertheless, in addition, in relation to, hence, in contrast’ selalu muncul dan saya selalu belajar teknik penulisan lainnya.

menarik memang kuliah master ini, dan entah kenapa saya berada pada posisi ‘haus ilmu’ bukan ‘kebelet nilai’. dan itu membuat proses pembelajarannya semakin menyenangkan.

Refleksi bodoh saya kembali mengatakan bahwa semangat pembelajar inilah yang perlu di bangun oleh seorang pelajar. menikmati setiap bacaan yang mengantri untuk di baca. menyelami dengan bahagia setiap analisa yang mengawang-awang, dan mendalami dengan suka cita setiap tulisan yang ditorehkan.

bukankah itu hakekat pembelajar ? membaca, berpikir, dan menulis
yah percuma kamu pintar tetapi tidak ada tulisan yang kamu keluarkan, intelektual mu hanya menjadi budak akan pikiran mu, dan kamu dan kepintaran mu akan hilang ditelan debu peradaban yang haus akan perubahan.

#refleksibodohmahasiswaesuda

Advertisements

6 comments on “hakekat pelajar : baca pikir dan tulis

  1. myworldmyadventure2012
    December 3, 2012

    wah, “…percuma kamu pintar tetapi tidak ada tulisan yang kamu keluarkan, intelektual mu hanya menjadi budak akan pikiran mu, dan kamu dan kepintaran mu akan hilang ditelan debu peradaban yang haus akan perubahan.”
    cukup menohok.. mantab ka ucup

  2. Pingback: Kacamata Baca D & G | Kacamata D & G Murah | Kacamata D & G Original | Kacamata D & G Replika | Kacamata Baca D & G | Kacamatamurahonline.com

  3. Janu Muhammad
    December 6, 2012

    kak yusuf, tulisan di atas bener bangettt. Percuma lah kalo bisa baca, bisa bicara, tapi gak bisa nulis. Itu juga sih kemaren di UNY ada debat ketua himpunan mahasiswa geo tapi ada yg sama sekali nggak nulis “something” 1 bulan ini. Menulis itu mengutarakan perasaan sekaligus membangun semangat hidup. Iya kan ? satu mimpi saya semoga bisa menyusul ke Holland seperti kak Yusuf, namun perjalanan masih panjang karena saya masih semester 3 S-1. hehehe. Mohon doanya šŸ™‚

  4. nurulhuda27
    December 7, 2012

    Reblogged this on NurulHuda27.

  5. FKPWI FBS UNP
    December 15, 2012

    Reblogged this on FOR ALLAH & MY COUNTRY.

  6. noeroelfaizah
    December 15, 2012

    Reblogged this on Hikari's Home.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on December 3, 2012 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,220,124 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,318 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: