Aku Cinta Indonesia


Den Haag, 16 Desember 2012

 

Ceritanya sebagai konsekuensi logis beraktivitas di Perhimpunan Pelajar Indonesia adalah kesempatan untuk bertemu para pemuda berbakat dan juga masyarakat Indonesia di Belanda.

Bertemu dengan para pemuda berbakat ini, membuat saya semakin yakin bahwa Indonesia punya banyak alasan untuk menjadi negara berdaya saing dalam waktu dekat. Saya telah bertemu puluhan mahasiswa Ph.D yang memiliki karya yang sangat fenomenal, dan mereka juga memiliki nasionalisme yang tinggi. Saya percaya, selain mahasiswa Ph.D kita juga memiliki ratusan mahasiswa bachelor yang memiliki cara pandang global dan siap untuk bisa memberikan warna baru dalam pembangunan Indonesia. Dan juga tentunya ribuan mahasiswa Master yang memiliki antusiasme tinggi sebagai agen perubahan.

Bertemu masyarakat Indonesia di Belanda merupakan cerita tersendiri. Mereka berkarya dan juga menjadi ‘duta’ Indonesia di Belanda. Ada yang melalui pargelaran budaya, menjadi chef dan membuka restoran Indonesia, ada yang membuka sanggar angklung dan padepokan pencak silat. Mereka memilih tinggal di Belanda, bukan berarti mereka lupa Indonesia. justru kecintaan pada Indonesia lah yang membuat mereka semakin giat berkarya.

Refleksi bodoh saya mengatakan sebuah hal mendasar saja, apakah masih ada alasan bagi kita untuk tidak cinta Indonesia ?

ini bukan tentang apa yang telah negara berikan kepada kita, tetapi apa yang akan dan bisa kita dedikasikan untuk negara. Bukankah itu ciri seorang negarawan muda ?

#refleksibodohmahasiswaesdua

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s