Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Kejutan Kecil dari Tuhan : Kelas Bisnis Maskapai Bintang 5


Den Haag, 4 Januari 2013

 

Ceritanya saya baru saja menuntaskan perjalanan selama 36 jam dan menempuh jarak 13827 kilometer. Melelahkan, menyenangkan, banyak kejutan, dan membuat saya semakin bersyukur tentang apa yang telah dan akan Tuhan berikan.

Saya memulai pagi hari kamis kemarin dengan mengantar istri dan anak saya ke padang-pariaman. mereka akan berada disana kembali sembari saya menyiapkan berbagai urusan visa untuk bisa berkumpul di Belanda.

sorenya saya kembali ke Jakarta, dan tiba di bandara sekitar magrib. sejak magrib saya bertemu dengan beberapa rekan. dari tenaga ahli DPR, kandidat-kandidat presiden mahasiswa ITB, hingga komunitas mahasiswa pemburu beasiswa.

singkat cerita waktu enam jam dari jam 18.00 hingga 00.15 saya habiskan untuk bertemu dengan orang-orang, berdiskusi, dan berbagi inspirasi. senang rasanya bisa mendapat kesempatan menularkan semangat dan ilmu menjelang berangkat kembali ke Belanda. Mereka rela datang dari depok, jakarta, dan bandung ‘hanya’ untuk bertemu saya. Semoga Tuhan selalu menjaga keberkahan ilmu ini.

Saya take-off tengah malam dari cengkareng untuk menuju Dubai. perjalanan berlangsung penuh doa, cuaca yang tidak bersahabat selama lebih kurang 1 jam membuat jantung ini naik turun dan tak berhenti berzikir. saya rasa pesawat gemuk boeing 777 ini naik turun hingga 10 meter. gelas berjatuhan, dan saya cuma bisa pegangan di tempat duduk. berharap tidak terjadi apa-apa.

Setiba di Dubai, saya melongo di kursi santai. melihat keramaian lalu lalang. berhubung harga makanan mahal semua disana, saya memutuskan untuk menepi di mushola dan melihat-lihat papan informasi maskapai bintang lima yang saya naiki.

buat sebagian yang kenal saya, tentu mengetahui kalau saya punya minat dalam dunia penerbangan, khususnya penerbangan komersil. melihat pesawat besar dengan layanan terbaik membuat saya deg-degan. di bandara Dubai tadi pagi, saya hanya bisa berkata-kata ‘kapan ya bisa naik kelas bisnis pesawat airbus A380, enak banget kalau perjalanan naik kelas bisnism bisa tidur nyaman dan tiba di tempat tujuan jadi fresh’.

saya berpikir itu cuma angan-angan kalau dalam waktu dekat, jadi teringat ketika dua pekan lalu terbang dari amsterdam ke dubai, pramugari nya tidak mengizinkan saya untuk ‘menengok’ kelas bisnis dan menyarankan saya untuk melihat di internet saja. sakit hati rasanya.

seperti kata orang-orang rejeki gak akan kemana, dan Tuhan dengan mudahnya menganbulkan keinginan dari umat-Nya.

tak disangka, ketika akan memasuki gerbang keberangkatan, nama saya tidak muncul dalam daftar penumpang kelas ekonomi. setelah menunggu beberapa saat, petugas maskapai mengatakan ‘karena kelas ekonomi penuh, maka bapak kami upgrade tiket bapak ke kelas bisnis’.

kelas bisnis, 7 jam perjalanan dubai-amsterdam, maskapai bintang lima, pesawat terbaik A380. sebuah impian kecil yang di kabulkan dengan mudahnya oleh-Nya. Alhamdulillah

refleksi bodoh saya mengatakan perbanyaklah hidup dengan berbagi dengan sesama. berbagi ilmu, harta, dan mimpi. jadikanlah proses berbagi ini sebagai bagian dari ibadah kepada-Nya. Bagi-Nya, kesuksesan dan kegagalan diri kita sangat mudah untuk diwujudkan, maka perbanyak bersyukur ketika gagal, dan hindari kufur ketika berhasil.

Kita tak pernah tau, kejutan kecil dan besar apa yang akan Dia berikan. tapi setidaknya kita perlu tau, bahwa setiap kejadian baik yang dikaruniakan adalah akumulasi dari kebaikan yang kita tebarkan kepada sesama.

#refleksibodohmahasiswaesdua

 

Advertisements

One comment on “Kejutan Kecil dari Tuhan : Kelas Bisnis Maskapai Bintang 5

  1. ardika
    January 8, 2013

    Mas Yusuf, aku pengunjung setia blogmu mulai dari pertengahan 2012 kemarin. Hemm, kisahmu itu loh, inspiratif banget. Hemm, kemarin padahal waktu aku masih di jerman, dan bisa ke Amsterdam pengin banget ketemu mas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 4, 2013 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,216,507 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: