Partitur Seribu Nada


pagi ini kamu meminta sebuah puisi padaku
bukannya aku tak mau memberi, hanya rasanya segan hati ini bila memberikan puisi yang tak berasa

malam ini aku berniat mencorat coret pena
berharap ada puisi yang bisa dipersembahkan
namun apa daya, rasa itu pun tak kunjung datang

tapi aku tak ingin kecewakan kamu, dengan meninggalkan hari
tanpa kata rasa indah yang terurai
untukmu, sebelum mata ini terlelap hingga mentari menyala

kuberikan sebuah partitur untuk kamu, aku, dan masa depan kita
bukan sebuah partitur biasa yang bisa kamu baca dan dengungkan
tapi ini adalah partitur seribu nada

karena darinya lah, nada nada kehidupan kita akan terangkai,
membelah masa depan dengan senyum bahagia
mengiringi hari dengan lantunan cinta

kupersembahkan partitur ini untukmu
agar hari dan malam mu selalu penuh suka dan rasa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s