Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Selamat Hari Raya


Pariaman 8 Agustus 2013

Selamat-Hari-Raya-Aidilfitri

Ceritanya hari ini saya dan keluarga merayakan hari lebaran. Agenda pagi itu adalah rutinitas yang selalu di rindukan. Bangun pagi, mandi, berpakaian baju terbaik, saling bersahut menanyakan ‘udah siap belum’, lalu berjalan bersama ke Masjid.

Pagi itu ditengah hujan lebat kota pesisir ini, saya memperhatikan masyarakat yang berduyun-duyun datang ke Masjid. Mereka sama seperti saya dan keluarga. Bersuka cita, riang gembira, berlari penuh antusias, berpenampilan terbaik, dan melupakan semua dengki yang tersisa. Hari ini adalah hari kita semua.

Ketupat adalah makanan khas negeri kita kala hari raya. Entah sejak kapan ini menjadi kebiasaan. Tetapi sejak lahir saya menjalani tradisi ini. Semua orang berlomba menyiapkan ketupat terbaik, bumbu terbaik, lauk terenak, dan tampilan tercantik. Tanpa menghiraukan segala derita dunia, mereka berlomba agar banyak sanak yang hadir dan mencicipi hidangan terbaik tersebut. Alangkah indahnya negeri ini.

Anak-anak pun tak kalah girang. Mereka merasa telah lulus dan wisuda dari ujian bulan puasa. dan menagih hak mereka. mereka meminta di apresiasi. selembar dua lembar rupiah tampaknya sudah cukup untuk mengisi ruang bahagia itu. di kampung kami, anak-anak menamainya ‘menambang’, dengan datang ke rumah-rumah orang dan berharap mendapat cipratan bahagia dari setiap wajah yang dijumpai. Bukankah hari ini kita semua berlomba untuk berbagi?

Lebaran di negeri ini bukan sekedar ‘1 syawal’, lebih dari itu; mereka menjadikan hari ini sebagai hari mereka. hari mereka pantas dan berhak bahagia. tak peduli segala kenistaan dunia yang mereka alami atau segala pahit kehidupan yang mereka akan hadapi. Hari ini mereka harus bahagia. Hari ini adalah hari milikmu.

Refleksi bodoh saya mengatakan bisa jadi hari lebaran adalah hari yang bisa memberikan gambaran bagaimana Indonesia Tersenyum itu. Mereka bersuka cita, berbagi gembira, dan bersyukur atas karunia yang ada. Mereka memang punya masalah dunia, tetapi kekuatan silaturahmi membuat mereka menepikan itu sejenak.

selamat hari raya 🙂

#refleksibodohmahasiswaesdua

Advertisements

One comment on “Selamat Hari Raya

  1. kraukraukdi
    August 9, 2013

    selamat lebaran kang Ucup! mohon maaf lahir batin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 8, 2013 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,690 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: