Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

tawaf duniawi


New York, 3 November 2013

image

Ceritanya kemarin saya menghabiskan waktu di salah satu pusat dunia. kota dimana banyak orang ingin berada disana, entah untuk sekedar merekam jejak atau menetap. saya pun bisa jadi adalah seorang anak muda yang terobsesi untuk bisa ke kota tersebut.

sekitar 12 jam kurang saya mengisi langkah saya, menyibukkan diri dengan kekaguman dunia, menjadi satu dari ribuan manusia yang tawaf mengeliling kotak waktu yang menyajikan segala apa yang di dunia bisa berikan. Ah, mungkin memang berlebihan, tetapi musim gugur di kota ini dapat membuat diri lupa kalau ada hidup setelah hidup.

New York, mereka menyebutnya seperti itu. renungan kecil saya di pusat kota itu menyeritkan dahi saya sendiri. apa yang membuat manusia berkeliling di kota ini? apa yang mereka cari? benarkah karena alasan seorang john locke? Life, Liberty and Property. Saya kadang antara percaya dan tidak percaya. tetapi bila kita melihat dunia hanyalah dunia ini saja, bisa jadi tiga alasan itu sangatlah kuat.

manusia berjalan, berlari kecil mengejar berbagai hal. kereta, jam kerja, pertandingan olahraga, klien bisnis, dan uang. meski saya sinis dengan tujuan – tujuan tersebut; tetapi ironi nya saja sendiri hampir menjadi bagian dari pengejar dunia tiada ujung ini. Semoga Sang Pencipta mengampuni saya karena saya tertunda untuk menyapa diriNya.

Refleksi bodoh saya mengatakan ‘nafsu’ yang dititipkan pada manusia adalah ujian terbesar tersendiri bagi seorang manusia. nafsu inilah yang kerap membuat manusia kalau ia hanya sementara di dunia ini. dan ia disibukkan menyenangkan diri tanpa menyiapkan bekal untuk perjalanan yang lebih hakiki. Dan ketika Sang Pencipta mencoba mengingatkan dengan teguran, manusia kadang justru memaki dengan tuduhan tidak adil. Atau ketika Sang Pencipta melipatgandakan kenyamanan dunia, manusia kadang lupa menyampaikan ucapan terima kasih.

Ah manusia, mereka pikir merekalah pemilik dunia, memang makhluk egois. ckckck

#refleksibodohmahasiswaesdua

Advertisements

2 comments on “tawaf duniawi

  1. Yusuf Muhammad
    November 7, 2013

    Hidup ini memang penuh dengan fitnah duniawi.. 😀

  2. lazione budy
    November 8, 2013

    Big city. Crowded!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 7, 2013 by in Refleksi Mahasiswa S2.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,220,124 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,318 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: