Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Mencari Cawapres Jokowi


12987827_0

Setelah PDIP menetapkan Jokowi sebagai Calon Presiden dari partai yang di prediksi akan menempati 3 besar hasil Pemilu Nasional 2014, pertanyaan diskusi menarik setelahnya adalah, siapakah yang akan mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden?

Saya melihat, setidaknya ada 3 kelompok tokoh yang potensial untuk mendampingi Jokowi. Mereka adalah ; ‘para jendral’, ‘tokoh representatif Islam’ dan ‘Pemain forum global’.

Pertama, para Jendral, Jokowi yang berasal dari latar belakang sipil kiranya cocok memiliki pasangan seorang (Purn) Jendral. Megawati tentu tidak ingin mengulang kesalahan lama nya dengan tidak berpasangan dengan TNI dalam kepemimpinan beliau dulu. Dan perlu di ingat, kekuatan dan pengaruh Jendral ini akan memberikan stabilitas politik dan keamanan dalam pemerintahan. Ada tiga nama yang bisa masuk dalam daftar, Ryamizard Ryacudu, Moeldoko, dan Pramono Edhie Wibowo.

Kedua, wajah Islam, Jokowi dan PDIP sadar betul, mereka membawa wajah nasionalis. sedangkan pendukung wajah Islam sangatlah banyak di negeri ini. Lebih lanjut, beberapa partai Islam seperti PKS dan PKB saya perhatikan punya akses terhadap dana di Timur Tengah yang tidaklah sedikit. Timur Tengah, khususnya Qatar, sedang mencari peluang investasi di Indonesia, dan dua partai ini bisa jadi juru kunci untuk membuka gelondongan dana ke Indonesia. Ada beberapa nama yang bisa masuk dalam daftar,Mahfud MD, Hatta Rajasa, Jusuf Kalla, atau Anis Matta/Ahmada Heryawan.

Ketiga, pemain forum global, sebenarnya saya mau menuliskan ‘mafia berkeley’ atau ‘geng medan merdeka selatan’ Kita tidak menafikan kepentingan luar negeri terhadap demokrasi Indonesia. Mereka yang bisa mengakses kepercayaan dunia luar akan menjadi pemain penting dalam demokrasi kita. Jokowi sendiri, saya kira, sadar bahwa dia memiliki pengalaman yang terbatas dalam lobi dunia internasional. Sehingga, opsi memiliki wapres yang bisa menjadi ‘wakil’ jokowi di dunia merupakan pilihan yang bijak. Dia bisa menjadi presiden populis di dalam negeri, dan memiliki tangan kanan yang bisa menjadi wajah Indonesia di luar negeri. Ada beberapa nama yang bisa masuk dalam daftar, Sri Mulyani, Gita Wirjawan, dan Anies Baswedan.

Berhubung saya termasuk orang yang percaya hasil survey, saya kira peluang Jokowi sebagai Presiden sangatlah besar. Jadi tidak ada salahnya kita mulai menduga siapa yang akan jadi Wapres kita kedepan.

#AnalisaEkonomiPolitik

Advertisements

3 comments on “Mencari Cawapres Jokowi

  1. waw, geng mafia berkeley???
    hmm…. kalau pertanyaan saya sih, apakah benar jokowi bakal jadi capres?? kayanya masih mungkin ada kandidat yang lain juga

  2. DOMI
    March 22, 2014

    Saya teringat ketika di sebuah acara kenegaraan, jokowi dan gita wiryawan membantu menggeser sebuah alat musik Gong, agar posisinya siap untuk ditabuh oleh presiden. Mungkinkan ini satu potret dan pertanda yang sebenarnya sudah “DIA” perlihatkan pada kita semua. Wallahualam.

  3. Khoirulz
    May 21, 2014

    Ternyata Jokowi memilih opsi kedua sekaligus agak ketiga, yaitu @Pak_JK. Saya suka Bang udayusuf realistis dalam menganalisis. Unik. Tidak membabi buta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 22, 2014 by in Sosial dan Politik.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,226,690 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: