Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Tentang ‘pengamat’ dadakan


Social-Media-Techies


Saya ingin memulai celotehan saya dgn apresiasi kepada mereka yg disebut dgn ‘pengamat’ dadakan. Buat saya, kehadiran mereka janganlah dipandang sinis, skeptis, atau direndahkan. Karena sejatinya, kehadiran mereka membuat diskusi tentang isu negara terdeliberasi ke tingkat akar rumput.

Dalam konteks kedewasaan berpolitik, apa yg ‘pengamat’ dadakan ini lakukan adalah bentuk partisipasi, kepedulian, dan kepekaan terhadap kerja kerja kolektif apa yg perlu dilakukan utk mengelola sebuah negara.

Wadah sosial media memberikan kepada mereka kesempatan utk berekspresi dan tentunya ini adalah pembelajaran yang sangat baik. Setiap selepas debat capres, dunia maya selalu ramai dgn istilah baru yang lahir dr debat. Bayangkan, istilah yg selama ini hanya jd makanan elit kini jd makanan rakyat.

Rakyat jd paham pentingnya pengelolaan inflasi daerah, kenapa laut cina selatan penting utk kita, apa itu pelanggaran ham dsb.

Sebagai seorang pelajar, janganlah kita menganggap remeh para ‘pengamat’ dadakan ini. Jangan karema kita alumnus ilmu politik, ekonomi, atau HI membuat kita menutup mata dan merendahkan komentar dr khalayak publik.

Demokrasi akan matang bila warga negara semakin peka terhadap bangsanya. Dan para ‘pengamat’ dadakan ini memberikan nuansa baru dalam politik negara kita.

Sekali lagi, apresiasi saya utk kawan kawan yg mau berceloteh tentang bangsa. — at Kuala Lumpur International Airport.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 26, 2014 by in Sosial dan Politik.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,223,584 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,319 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: