Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Capres Overpromoted


64-surat-suara-pilpres-euy

 

Antara prabowo dan joko widodo, dua putra terbaik negeri yg sedang beradu dalam kompetisi 5 tahunan menuju kursi RI 1. Ibarat pepatah, semakin tinggi seseorang semakin kuat angin yg menerpa. Mudahnya, borok seseorang tsb semakin terkuak seiring ia semakin terlihat.

Beberapa tahun silam publik tak tertarik membahas masa lalu prabowo, kuda yg ia miliki, atau kisah lain yg hiasi hidupnya. Satu tahun lalu -bahkan- , siapa yg berani mencerca jokowi? Kini seakan ramai khalayak mengungkap kisah tak sedap ttg dirinya atau sisi lain solo dan jakarta yg tak tuntas olehnya.

Tapi, kini keduanya berada di puncak publisitas , tangga tertinggi sorotan publik berada pada mereka. Tak ada lagi aib yg bisa disimpan. Dari urusan dapur hingga perusahaan, dari urusan sajadah hingga haram jadah. Semua jd perbincangan publik yg haus akan informasi ttg calon pemimpin.

Para capres ini tidak sepenuhnya salah atas justifikasi publik yang membabi buta. Bisa jadi itu krn tim kampanye mereka yang terlalu meng overpromosikan dua orang ini. Prabowo di citrakan sbg seorang penuh gagasan dan kembali dr keterasingannya pasca 98 utk membangun Indonesia. Jokowi dicitrakan sbg pemimpin tanpa cacat, merakyat dan siap mewakafkan dirinya utk negara.

Namun, kita sama sama saksikan. Apa yang tertera tak seindah apa yg dirasa. Prabowo dengan keterbatasannya. Jokowi dengan ketidakonsistenannya. Publik pun kembali dikecewakan, mereka beralih pilihan atau bahkan tak memutuskan utk memilih.

Kampanye yang berlebihan hanya membuat publik berekspektasi memiliki presiden setengah malaikat. Padahal, itu hanya imaji media dan dunia yg membuat kita bukan lagi irasional, tp kepala batu – babi buta dalam mendukung/menolak kandidat tertentu.

Dalam 1 pekan. Rakyat Indonesia akan kembali memilih dan menentukan nasibnya utk 5 tahun mendatang. Pilihan 1 atau 2 bukan tentang buruk atau baik , bukan tentang surga atau neraka. Terlalu berlebihan saya kira.

Ah manusia memang naif.

Kita hanya sedang memilih mana yg lebih tepat memimpin Indonesia.

Siapapun pilihan saya, tdk akan kurangi respek saya thd kandidat lain. Ini hanya ttg siapa yg lebih tepat untuk Indonesia saat ini.

Advertisements

One comment on “Capres Overpromoted

  1. Jejak Destinasi
    July 3, 2014

    Izin share kang šŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 3, 2014 by in Sosial dan Politik.

Twitter @udayusuf

Inspirasi Terserak

kamu sahabat ke..

  • 1,204,292 pencari inspirasi..

Cinta dan Memimpin

Anda bisa mencintai seseorang tanpa memimpinnnya, akan tetapi anda tidak bisa memimpin seseorang tanpa mencintainya (Ridwansyah Yusuf, 2007)

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1,320 other followers

Mimpi dan Asa

Tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang ada hanyalah usaha yang terlalu sedikit (Ridwansyah Yusuf, 2013)

Copyright

The material on this site is copyright protected by the Copyright Act 1968. Attempts to use any material contained on this site for commercial use are strictly prohibited.
%d bloggers like this: