.:sastra:.


yang perlu kau lakukan hanyalah diam

biarkan syairmu bersuara

biarkan untaian baitmu yang berbahasa

kadang ia lebih lantang

itu mengapa

entang kenapa

aku diam diam menantinya

( dari sahabat hati )

halaman ini sengaja saya buat untuk mengekspresikan jiwa dalam bentuk kata-kata. sengaja dibuat untuk meluapkan isi hati dalam bait dan rima yang membentuk untaian kalimat. dengan kalimat ini saya berharap bisa mengukir dinding langit yang keras menjadi lebih lunak. dengan tali temali kata kata ini saya berharap bisa melukiskan warna warni di langit yang gelap. dengan susunan huruf yang dirangkai menjadi anyaman puisi ini saya berharap bisa menjadikan kamu seorang paling berharga di dunia ini

aku

kamu

dan masa depan kita

…———–…

Advertisements

113 Comments

  1. sungai

    sungai di bawah lembah emas
    arus menari,batu bernyanyi
    suara burung melambai
    sayup suara seruling berdayu

    sungai bening melampaui mata
    anak bermain diiringi banyu
    bersuka penuh canda tawa
    suasana dalam persahabatan

    langit bersih tak berawan
    katak berlompat-lompat
    seorang diri dalam sungai

    menenangkan perasaan
    menyejukkan diri mendamaikan kalbu

    1. Aku melihat si buruk rupa berallih raja

      Dan aku melihat aku sebaikburuknya

      Dan aku

      Dan kau

      Dan kematian

      Dan kesenyapan

      Dan keharuan

      Dan langit

      Dan laut

      Dan hari

      Dan awan

      Dan sebuah alam tanpa batasan

      Sebuah khayal

      Dan matahari bercumbu dengan hari

      Dan aku melihat aku dan pulau kecil di kasurku

  2. selamat tinggal

    selamat tinggal padamu
    hari telah berlalu
    sebagaimana teratai mengatup kelopaknya
    untuk menyambut hari baru
    jangan lupa bahwa
    aku akan kembali padamu
    tiada lama lagi
    kerinduanku mengental jadi debu
    tiada lama lagi
    sejenak rasa dalam hembusan angin lalu
    selamat tinggal padamu
    dan masa yang kulewati
    pabila di senjakala ingatan kita bertemu
    kita akan kembali berbicara kembali
    dan kau akan menyanyikan lagu
    yang mendalam dan berisi
    dan pabila tangan kita bersua di lain mimpi
    kita akan membangun menara
    di angkasa tinggi

  3. tertanda pujangga sendiri

    setelah semua kucerna
    memang indah kata-katanya
    memang cantik perpaduannya
    tetapi aku.. masih kurang
    puas… kurang…

    ada sesuatu yang beda
    tak apalah..

    beda itu indah
    indah akan kebedaan
    semua itu tertanda
    dari pujangga sendiri

    1. Aku terhempas musim panas
      Mencari artesis langit hijau
      Keningku berurat sepi
      Memanggut jiwa berjiwa dalam diri

      Aku kehilanganmu pada dingin fajar
      Pada siang gersang pada sore
      Pada petang hilang pad amalam janji
      Dan aku tersesat pada waktu
      Kering kerontang
      Pada padang tandus pada hutan meriang

      Jejakmu lenyap ditelan senyap
      Aku merindumu, aku ingin kembalimu
      Pada hangat fajar pada siang gemilang
      Pada sore pada petang riang pada malam temaram
      Aku merindukanmu pada lima waktu

  4. penantian

    ketika gerimis membasuh bumi
    pias wajahmu penuhi dinding sanubari
    ku hadirkan sebuah tanya untukmu
    masihkah rasa itu seperti sedia kala ?

    dalam diam kupejam mata
    kutautkan tangan
    dalam do’a tuhanku…
    semoga rasa dan setia yang ada

    tak sia-sia dalam penantian
    panjang ini

  5. a gift when i’m not here

    when you feel a gentle breeze
    carees you when you sign
    it’s a huge sent from heaven
    from a loved one way up high

    if a soft and tender raindrop
    lands upon your nose
    they’ve added a smaal kiss
    as fragile as a rose

    if a song you hear fills you
    with a feeling of sweet love
    it’s a huge sent from heaven
    from someone special up above

    if you awaken in the moring
    to a bluebird chirping song
    it’s a music sent from heaven
    to cheer you all day long

    if tiny little snowflakes
    land upon your face
    it’s a huge sent from heaven
    trimmed with angel love

    so keep the joy in your heart
    if you’re lonely my dear
    huges that are sent from heaven
    a broken heart will mend

  6. merdeka

    Merdeka

    Laksana gong menyambut kemenangan

    Para pejuang tak kenal lelah berteriak

    Dengan lantang dan penuh kebanggaan

    Kata MER DE KA

    Merdeka

    Teringat tetes darah kepahlawanan

    Basuhan keringat perjuangan

    Dan langkah ringan menuju kemenangan

    Merdeka

    Merdeka

    Merdeka

    Masihkan kata penuh karakter ini berbekas di hati pemuda

    Masihkan kata yang diraih dengan penderitaan ini masih ada di pikiran kita

    Masihkan kata MER DE KA ini masih menjadi kekuatan untuk setiap langkah dalam berjuang

    Indonesia

    Kini, Delapan windu usia mu

    Delapan windu yang di isi dengan

    Pembangunan ,dan penderitaan

    Demokrasi dan korupsi

    Kemajuan dan bencana

    Senyuman dan tangisan

    Uang dan utang

    Indonesia

    Aku disini , pemuda masa depan mu

    Pemuda yang akan menjadi masa depan kejayaanmu

    Pemuda yang akan menjadi pemimpin bagi rakyatmu

    Berani berkata dengan keras

    Bahwa aku cinta Indonesia

    Berjuang dan berkorban adalah tekadku

    Dan aku ingin mengatakan kepadamu Indonesia

    Bahwa aku lebih mencintai Indonesia ketimbang diriku

    Saksikanlah langit langit nusantara

    Bahwa disini, di negeri ini akan ada kumpulan pemuda yang siap mengubah Indonesia

    Indonesia yang berkeadilan

    Indonesia yang bermartabat

    Hingga suatu saat nanti

    Kita bisa berkata dengan penuh suka cita

    Bahwa Indonesia

    Memang sudah

    MER DE KA

  7. oase ramadhan

    Dunia membutakanku seperti awan menutup bulan

    Hawa nafsu membelengguku seperti tahanan di penjara

    Kesombongan telah membodohi aqidahku

    Syetan telah menjerumuskanku ke padang pasir kemaksiatan

    Kini oase kesejukan ukhrawi terlihat

    Kuharap ini bukan fatamorgana karena kehinaanku sebagai hamba

    Kuharap ini benar sebuah oase keimanan

    Wahai Ar Rahman Ar Rahiim

    Sungguh aku ingin bersujud padaMu Bersungkur

    Membaca untaian KalamMu

    Membahasahi lisan dengan dengan Tahmid dan Istigfar

    Di tengah oase keimanan bersama unta kasih sayang

    Wahai Al Ghafar Al Waasi

    Sungguh tiada yang aku harapkan kini

    Selain bersuci di Oase Ramadhan

  8. pesan menjelang malam

    bertutur lah angin membawa suara hati.

    berkicau burung menghias musim semi.

    bersemi bak permadani terhampar indah.

    malam hari gelap pekat tak bercahaya, tak berbekas.

    mengiring mimpi fana fatamorgana tak berkhayal, tak bersisa.

    berkata pohon kepada bunga,

    selamat terlelap, hingga mentari merebak.

  9. dentingan nada piano
    menjadi bentuk ekspresi jiwa
    yang melantun melepas bahagia
    dan melambai terbang lepas

    getar senar gitar merasuki diri
    yang kedinginan dalam malam yang membeku
    menyuarakan cahaya hangat
    menjadikan diri lebih dihargai

    bintang bintang di langit
    tertutup oleh korden hitam
    tak ada cahaya
    tak ada petunjuk

    sehingga aku bertanya…
    buat apa menjadi bintang jika tidak bisa bersinar

  10. melukiskan kata di kanvas hitam langit malam
    mencari warna warni cerah bercahaya
    agar langit malam tampak benderang

    kulukis bunga agar kamu mencium wanginya
    kulukis lebah agar kamu merasakan gerakannya
    kulukis sebuah pelangi untuk memberikan kebahagiaan di waktu malam

    langit gelap malam ini
    tiada lagi suram tapi mencerahkan
    dipenuhi ribuan warna yang melebarkan senyum di bibirmu
    di taburi jutaan benda yang melegakan gelisahmu
    di sebar miliaran bintang agar kamu bahagia

    inilah aku dengan berbagai imajinasi
    membawamu terbang ke negeri dongeng
    tempat kasih dan sayang bersatu

  11. mencoba mencari kejernihan
    atas pertanyaan yang merusak emosi
    atau pernyataan yang mencabik pikiran

    orang bijak berkata
    hidup kamu adalah pikiran kamu
    mati kamu adalah emosi kamu

    terkadang diri terlalu rapuh
    untuk digoyah oleh tekanan
    semakin rapuh karena
    tidak ada yang menopang

    tetapi ketika dua insan jadi satu
    mengisi kekosongan
    menambal kebuntuan
    menutup kegelisahan

    percayalah ku sungguh sungguh
    mengatakan semuanya
    yakinkan dirimu semua akan baik baik saja
    karena aku ada disini
    aku ku tau engkau begitu…

  12. bunga matahari terhampar
    menyinari hati yang gelisah
    memikirkan masa lalu
    dipusingkan oleh masa depan

    bunga edelweiss tertanam
    mengharumkan jiwa yang resah
    oleh ketidakpastian
    dan gejolak derita

    bunga harapan tersenyum
    menghangatkan pikiran yang beku
    karena tersiksa oleh kerinduan
    dan kehilangan kasih sayang

  13. pagi yang cerah
    pagi yang menginspirasi
    melangkah kaki dengan segenap harap
    menyambut indahnya hari
    yang telah menunggu kehadiran ku

    selangkah demi selangkah
    ku lewati, ku berlari
    dengan senyuman tulus
    melalui fenomena hidup

    waktu yang terlewat
    buat ku adalah
    suatu kenangan untuk masa depan
    yang tak akan ku sia-sia kan

    demi suatu harap
    untuk menjadikan diri
    kian berarti untukmu

  14. bukannya kamu sudah bulat
    akan pilihan yang akan dibuat
    ataukah kamu masih bergelut
    antara berhenti atau berlanjut

    tak di pungkiri
    setiap pilihan ada resiko
    tak pelak
    setiap perubahan ada kebimbangan

    tetapi kamu tetap harus memilih
    sendiri atau bersama
    berhenti atau diteruskan
    memutuskan atau memantapkan

  15. bulan pagi berkata padaku
    dalam lembut cahayanya
    “jangan gegabah, berikan sedikit waktu lagi”

    mentari fajar berpesan padaku
    dalam sejuk paginya
    “bersabarlah, semua ada haknya”

    awan di terik siang menasehatiku
    dalam kenyamanan dan keteduhan
    “ini ujian untukmu agar kamu dewasa”

    dan malam ini bintang di langit mengingatkanku
    dalam pijar benderang
    “semua akan indah pada waktunya”

  16. Tidak perlu ada kata yang terucap
    Ataupun muka yang perlu ditatap
    Atau sekedar bingkisan yang dititipkan
    Buatku itu tidak penting

    Orang berkata rindu itu di obati dengan bertemu
    Benarkah ?
    Ataukah itu hanya menjadi alasan saja
    Karena rindu tidak di obati dengan bertemu

    Unik memang melihat hubungan ini
    Tiada waktu bersama tuk bertemu
    Bahkan raut mukamu pun aku hampir lupa
    Yang aku ingat,
    Adalah kamu itu ada, pernah ada, dan selalu ada

    Kenapa ciptaan tuhan selalu membuat ku ingin terus menyapa
    Walau dari kejauhan
    Meski tak bertemu sekalipun
    Tapi aku hanya ingin menyapa

    Hmhm… pada akhirnya aku hanya bisa menyapa
    Pada akhirnya aku hanya bisa mengirim beberapa untaian kata
    Sebagai salam untuk mengungkap berbagai rasa yang bergelung di dalam hari
    Sebagai sebuah janji untuk kembali dalam keadaan yang kamu inginkan

  17. Sore ini aku tercerahkan
    Dengan trialektika sederhana
    Korelasi cinta karsa dan rasa
    Dan untaian kata kata

    Aku tak menghitung
    Berapa kata cinta yang telah kuberikan dan kuungkapkan
    Apakah itu cukup untukmu ?

    Sungguh naif jika kata sudah cukup
    Tanpa rasa yang menguatkan
    Kata cinta yang telah terlontar
    Tanpa rasa yang meresap di celah jiwa
    Apakah itu cukup untukmu ?

    Buatku kata dan rasa hanya
    Akan jadi sampah belaka
    Jika karsa yang membuktikan tidak terlihat
    Cinta butuh karsa untuk meyakinkan
    Cinta butuh karsa untuk memantapkan pilihan
    Cinta butuh karsa untuk bisa berdiri tegak dan berkata “aku pantas untukmu”

    Aku dengan kata terindahku
    Aku dengan rasa terdalamku
    Aku dengan karsa terbesarku
    Untuk senyum kamu semata…

  18. Kupu kupu jantan :

    Bertebar kupu kupu pelangi
    Turun dari lembah sejuk ke pantai hangat
    Menyapa sahabat hati di pesisir sana
    Dengan senyuman dan lesung pipi memekar

    Kupu kupu menari bebas
    Memberikan pesan rindu
    Dengan kibaran sayapnya
    Membentuk lukisan kata kata

    Sebuah pesan agar kamu
    Lekas kembali dengan kemantapan hati
    sebuah harap untuk kebahagiaan
    dan sebuah doa untuk senyumanmu

    kupu kupu berharap
    kembali ke lembah sejuk
    dengan membawa pesan dari mu…

    ……………………………………………………………..
    kupu kupu betina :

    untuk setiap ruang dan detik yang kutinggalkan disana
    tak pernah kuragukan kupu kupu akan terbang jauh
    karena ia himpun puing puing rindu yang terserak untukku
    ia rangkai kata kata menghias tiap waktuku

    sekarang dengarlah
    aku adalah masa depan
    aku adalah harapan di ujung doa
    bahwa aku juga tak akan pernah terbang jauh

    tunggu saja aku disitu
    aku akan terbang menuju harapanmu
    kecuali Tuhan mematahkan sayapku..

  19. Biarkan diri ini pergi
    Menyapa dunia luas
    Mencari inspirasi dari
    Perbedaan yang terpencar

    Aku ingin mencari arti
    Dari semua apa yang kulihat
    Dari segala yang kudengar
    Dan dari seluruh zat yang kurasakan

    Perjalanan singkat ini
    Sangat berarti untukku
    Karena menjadi langkah awal
    Untuk menaklukkan dunia

    Aku akan pulang kembali
    Ke dekapmu
    Membawa berjuta cerita
    Dan kisah yang membawamu ke dunia imajinasi

    Aku akan pergi dengan memegang janji
    Yang pernah ku ucapkan untukmu
    Dan aku akan kembali
    Dengan sebuah harapan yang kan kian membuatmu
    Menjadi insan yang paling berarti

  20. sahabat hati…
    malam ini…

    kuketuk pintu hatimu
    dengan sentuhan kalbu
    dan kubuka pintu hatimu
    dengan kunci hatiku

    kumasuki isi hatimu
    dengan langkah tegak
    mengisi dinding hatimu
    dengan untaian kata maaf

    sebuah maaf dari lubuk terdalam
    yang kulipat dengan lipatan ikhlas
    yang kubungkus dengan kain penyesalan
    dan ku ikat dengan janji setia selamanya

    sahabat hati…
    aku ingin berkata…

    cinta ini kupersembahkan
    tuk mendapatkan kasih sayang
    senyuman ini kupersembahkan
    tuk meredam kekecewaan
    uluran tangan ini kupersembahkan
    tuk menjelaskan kesetiaan
    penyesalah ini kupersembahkan
    tuk menggambarkan perubahan

    tiada lain untuk sebuah harap
    agar kebersamaan selaluu terjalin
    dan pintu hati terbuka lebar untukku..

  21. mendekatkalah padaku
    dan aku akan membuatmu bahagia
    berbicaralah padaku
    ku kan perhatikan dengan seksama
    duduklah disampingku
    ku kan lapangkan tempat untukmu
    ceritakanlah semua kisahmu
    kan pula kukisahkan perasaan indahku
    katakan semua di hatimu
    dan kau kan kubuat rindu dengan kata kata dariku
    datanglah padaku
    kan kubuat kamu kaya dengan pujian dariku
    dan biarkan khalayak mengetahui
    bahwa kamu wanita paling bahagia di dunia
    karena kamu telah memiliki hatiku

  22. gerbang cahaya terkuak
    saat mentari menampakkan pesona
    diiringi nyanyian kicau burung
    saat itu sang buana mulai berkarya

    hembusan nafas mengawali harmoni kehidupan
    memberikan fenomena pada kanvas bola dunia
    getaran emosi dan naluri melambai
    menanti dirinya digerakkan ego

    irama dan sorakan alam menyambut surya
    tawa rembulan menggema dinding cakrawala
    gembira berhasil menjalan tugasnya
    melewati misteri kegelapan malam

    bunga bunga kembali merekah
    membuka hati terhadap datangnya hari baru
    bergerak mengikuti sang surya
    seakan dua sejoli yang terpisahkan

    tanah menuruti gejolak alam
    semua elemen dan isi yang terkandung
    bersatu padu dalam sebuah formula kemakmuran
    yang memberi penghidupan tuk semua insan

    angin menari nari di tengah hiruk pikuk irama alam
    menari di lantunan gemuruh alam
    dan dalam bait rona kehidupan

    percikan air membasuh asa yang diam membisu
    melukiskan corak pada cita dan mimpi
    mengalir membawa harap
    memberi arti pada bias eksotika alam

    mengalir setetes embun
    air mata alam yang bahagia dan terharu
    melihat betapa indahnya dinamika semesta di pagi hari

  23. gerbang cahaya mengerut
    saat mentari memalingkan pesona
    bersama nyanyian jangkrik yang menjerit
    saat ini sang buana berhenti membara

    getaran rembulan mengembuskan
    aroma kehidupan malma
    memberikan cahaya pada dinding fatamorgana
    alunan jiwa dan hati menari dalam mimpi
    dikelabui
    oleh fananya imajinasi

    sungai bintang yang mengalir
    mengganti pesona surya
    senyum rembulan menghiasi dinding angkasa
    menjadi penerang dalam misteri gelapnya malam

    bunga bunga kembali tersipu
    menutup kelopak menebar hawa segar
    melambai menari mesra dalam alunan musik angin malam
    seakan dua sejoli yang sedang berdansa

    tanah mengeras dan merekah
    memadatkan elemen dan isi di dalamnya
    merangkai berpadu dalam kolaborasi
    yang memberikan senyuman kepada mereka yang menikmati malam

    angin bernyanyi seakan ia maestro malam
    di iringi kicauan burung, jeritan jangkrik, dan rekahan lebah
    menyanyi indah dalam alunan musik alam
    memberikan rona cahaya pada keanggunan rembulan

    percikan air membasuh cita yang teraih
    melukiskan coretan dalam asa meraih cita dan cinta
    mengalir pelan membawa ketenangan
    untuk merefleksikan pencapaian diri

    jatuhlah satu bintang
    eksotika malam yang tak tergantikan
    turunlah satu inspirasi hati atas fenomena semesta di malam hari

  24. Dari uraian tinta yang pernah kau tulis.
    Warna warni cerita indah terlukis.
    Imajinasikan diri bersama sahabat hati.

    Yang aku rasa adalah ketenangan
    Oleh berjuta ekspresi yang menjalar
    Selingi hari hari dengan berbagai mimpi.
    Harap, ingin, cita, mimpi, raih, angan.
    Aku seakan menjadi manusia pemimpi
    Fatamorgana dunia tak bisa kuelakkan
    Energi yang ada pada diri.
    Tiada habis hanya untuk bermimpi.
    Reduksikan mimpi menjadi imajinasi.
    Imajinasi masa depan yang lebih berisi

    Yang kuingin hanya satu.
    Ungkapan sayang yang tulus.
    Namun aku tampaknya tak bisa berbuat nyata.
    Akhirnya aku hanya bisa berharap sapaan dari sahabat hati

  25. bertanyalah padaku tentang sahabat hati
    aku akan menjawab tentang kebenaran dan kejujuran
    sahabat hati adalah kebutuhan jiwa
    yang menjadikan manusia sebagai manusia

    dialah ladang hati
    yang kan kutaburi dengan kasih
    dan kusemai dengan rasa terima kasih

    dialah tempat bernaung
    kan kuhampiri saat hati sedang lapa
    kan kucari saat jiwa butuh kedamaian

    dan bila ia diam
    hatiku tak henti mencoba merangkum bahasa hatinya

    ku kan persembahkan yang terbaik tuk sahabat hati
    kuingin bersamanya untuk menghidupkan sang waktu
    bersama tertawa ria dan berbagi kebahagiaan

  26. aku mencari keberanian diantara rimba kehidupan
    yang di dalamnya
    menjalar akar dilema pilihan
    merayap semut kepenatan
    menjulang pohon ketakutan

    aku bergelut mengais senyuman diantara deras ombak laut dunia
    yang di dalamnya
    menderu gelombang penindasan
    bergejolak angin kekhawatiran

    aku berlari kencang menemukan kebahagiaan di bumi yang tak terbatas
    yang di dalamnya
    perbedaan menjadi pemecah
    kebencian menjadi perusak

    aku terdiam mencari cinta di indahnya hatimu
    yang di dalamnya
    aku ketulusan rasa
    ada kesederhanaan cinta
    ada kenyamanan jiwa
    apakah itu semua ada disana ?

  27. mengintip anggunnya celah langit
    di malam bertabur bintang
    di malam bernaung indah bulan
    celah langit menampakkan anggunnya

    aku berdiri seorang
    di tengah ilalang lapang
    mencari celah menggapai
    rasa diantara celah langit

    aku hanya bisa tersipu melihat parasnya
    aku hanya bisa menunduk ditatapnya
    aku hanya terdiam melihat sikapnya
    aku hanya terbata mendengar kata-katanya

    celah langit membuatku terperdaya
    tak bisa berkutik
    janya tampak lugu tak bergerak
    walau celah langit membuatku berlutut

    ku kan cari ratusan anak tangga
    ku kan bersama ribuan sayap burung
    ku kan terbang bersama awan

    dengan gagahku beranikan diri
    melewati celah langit
    dan menutup erat
    dengan benang penggorbananku

  28. menyandarkan hidup pada pasrah
    menyandarkan mati pada do’a
    terbisik oleh malaikat dalam hembusan cinta-Nya

    kupanjatkan sejuta cinta diatas hamparan sajadah lusuh
    kugores tinta kitabmu diatas perkamen ibadah
    kulantuntkan pintaku padamu Maha Cinta

    Berharap ada butiran rasa yang merangkai pasir cinta
    menunggu cinta yang bertasbih dalam butiran mimpi

    izinkan ku berbicara tentang cinta
    yang di dalamnya kusiapkan masa depan
    dan kuisi dengan kejujuran
    serta kujaga dengan pengorbanan

    ku tak mungkin mengingkari gambar tanganku
    ku hanya bisa bersujud bersyukur atas semua cinta yang telah diberikan

  29. kuperkenalkan kamu pada ibuku
    agar kamu lebih mengenal siapa aku
    kuperkenalkan kamu ke wanita
    yang telah menjadikan aku seperti ini

    aku ingin kamu belajar darinya
    bagaimana nanti kamu merawatku
    bagaimana nanti kamu mencintaiku
    bagaimana nanti kamu memahamiku

    kuperkenalkan kamu pada ibuku
    agar kamu mengetahui masa laluku
    kuperkenalkan kamu ke wanita
    yang telah mendidik aku hingga dewasa

    aku ingin kamu bertanya padanya
    apa inginku ketika aku marah
    apa mauku ketika aku gelisah
    apa harapku jika aku putus asa

    itu ibuku yang telah merawatku
    dua dekade ini
    dan kamulah yang akan merawatku
    di sisa dekade hidupku

  30. mengintip rembulan dibalik tirai awan
    tampak malu tak menampak diri
    seakan enggan menunjukkan anggunnya
    kepada insan yang menanti parasnya

    aku terus menatap ke celah langit
    berharap bisa membatu melihat indah rembulan
    walau itu hanya satu detik
    itu sudah cukup bagiku

    aku tak tau mengapa parasmu kunanti
    tapi memang rembulan membuatku
    terperdaya bergeming tak berkutik
    rembulan cantik membuat bola mata ini tak bergerak meratap

    ku selalu menanti saat dimana mata ini bisa melihat rembulan
    itu mengapa aku mencari waktu yang tepat
    menunggu setiap saat
    agar kulepas rindu ini pada rembulan

  31. pagi yang cerah untuk berlari
    menyibak awan yang pergi meninggalkan mentari
    pagi yang tepat untuk memulai kertas putih
    kan jadi awal untuk detik detik baru

    kan kulukis dengan tinta kedamaian
    dan kuhias dengan tali kebangsaan
    kan terwujud satu harmoni

    segala kepahitan di masa kelam
    kan kuhapus dengan segala kebaikan
    kulapangakan resah jiwa
    karena kupercaya
    akhir perjalanan ini akan indah

    ku ingin kita mengerti hidup di pagi yang baru
    kita memulai hari bagai kertas putih
    tinggal kutulis dengan pesan kasih sayang
    dan kita wujudkan sebuah harmoni

  32. aku bukanlah aku tanpa kamu
    diri ini lemah tanpa dukunganmu
    langkah ini ragu tanpa yakinmu
    pandangan ini sempit tanpa senyum mu

    bertutur sendi hati kepada rongga jiwa
    bagaimana jika kamu tidak ada
    apakah aku akan menjadi manusia hampa

    terdiam rongga jiwa tak bersuara
    mengisyaratkan kekhawatiran mendalam
    jika kamu tak lagi mendampingi

    aku adalah manusia dengan berjuta mimpi
    kamu adalah bidadari yang bisa membawaku
    terbang menggapai mimpi

    aku punya masa depan untuk kupersembahkan
    kamu punya hati untuk merawatnya
    aku punya kekuatan untuk kekuasaan
    kamu punya rasa untuk menghiasnya
    aku punya gelora kebahagiaan
    kamu senyuman untuk mententramkan

    aku bukan aku tanpamu
    aku akan jadi aku denganmu

  33. kuhadiahkan sebuah syair
    tuk kedipan pertama esok pagi
    sebagai ungkapan rasa yang ada

    syair yang kulukis setulus hati
    karena adanya dirimu
    ku tak yakin semua syair ini bisa melantun
    jika kamu tak mengilhami
    kupeluk dirimu dengan kata-kata dariku
    bukan hanya kata biasa
    tapi sebuah sentuhan bahasa yang berbekas

    untukmu sumber inspirasi
    seribu syair ini bukan sekedar kata indah
    tapi sebuah janji dari seorang lelaki
    tuk jadikan kamu wanita paling berarti

  34. belajar cara bersama dalam satu ikatan
    karena kita kan berjalan hingga akhir nafas
    kuingin kita bisa memahami segala keadaan
    dan menempatkan hati dengan tepat

    biarkan kita berdiri sejajar
    tapi jangan terlalu rapat
    seperti pohon yang tumbuh di hutan
    sedikit berjarak
    tuk berikan ruang bagi hadirnya sinar mentari

    seperti rel kereta api
    walau terpisah namun sejajar
    dan di ikat dengan ikatan
    yang kokoh kuat

    dan kita kan bahagia hingga akhir nafas

  35. penyair bukan orang yang berbahagia
    karena betapapun tinggi jiwa mereka
    air mata tetap menyelubungi

    penyair adalah
    adonan bahagia dan kepedihan
    yang dirangkai dengan kamus bahasa

    penyair adalah raja tak bertahta
    yang duduk diatas puing istana
    dan membangun khayalan dari puing yang tersisa

    penyair adalah insan seribu kata
    sebagai pelampias isi hati yang menderita

    penyair adalah burung pembawa keajaiban
    dia kabur dari kemegahan
    berkicau merdu suara bergetar
    bila kita tak memahami dengan bahasa hati
    ia akan kecewa
    dan mengepakkan sayap
    kembali ke puing istana

  36. aku rindu

    akan hal yang kudamba..pada suatu yang menjadi alasan semua ini menjadi bisa…aku begitu rindu pada segala hal, yang melekat padanya, pada segala hal yang menjadi keindahan darinya…entah mengapa aku hanya bisa menyampaikan rasa ini dalam kata yang terucap dari kejauhan..

    aku rindu

    akan ia yang selama ini menemani meski aku tak pernah dekat dengannya, akan ia yang selalu memberikan kasihnya dan memberikan yakinnya, masa depannya pada hatiku… ingin aku mengucapkan rasa ini saat penantian itu tiba, ingin kubisikkan ditelinganya, lekat di telinganya, kata kata pilihanku..

    aku rindu

    hanya itu yang kurasa, ku hanya bisa hidup dalam penantian, dan menikmati masa masa hingga saat itu tiba. hingga semua indah pada waktunya

  37. aku rindu

    pada semua kisah yang akan kita ukir di masa depan

    yang didalamnya ikatan hati tak terlepaskan

    paduan rasa kian melekat

    dan kedekatan cinta tak bisa terlepas

    aku rindu

    pada masa datang yang kian mendekat

    dimana kita kan bersama dalam peraduan hidup

    dan kita kan lukis semua tawa yang tertebar dari kebahagiaan hati ini

    aku rindu

    padamu

    bidadari yang selalu memberikan aku

    sejuta alasan tuk selalu tersenyum

  38. taukah kamu,

    aku rindu melihat ekspresi wajahmu

    yang selama ini hanya dalam angan

    kuterbayang wajah cantik itu

    meski tak pernah kutatap

    tapi ku mencoba merasa

    bagaimana rupa itu

    dengan jutaan ekspresi yang dimiliki

    ingin suatu hari

    ku menjadi pria beruntung

    yang kan menjadikan jutaan ekspresi

    sebagai sumber tuk beribu inspirasi

  39. peganglah ucapku
    karena ia tajam dan kuat
    untukku ucapku adalah janjiku
    dan peganglah ucapku
    sebagai janji setia dariku

    ku kan jaga dengan bingkai emas
    semua yang kau berikan
    dan biarkan hatiku membungkus kesetiaan ini
    dan biarkan rasa ku menghias perjalanan panjang kita

    aku cinta padamu
    sebagaimana sederhananya cinta
    yang tak perlu banyak ucap
    tetapi indah untuk dimiliki

    kini ku pergi tanpa bertemu denganmu
    namun nanti
    kuharap kamu mengecup keningku
    saatku berangkat pergi

    dan kan kuberikan rasaku pada keningmu
    tuk sebagai pesan
    agar kamu menjaga dirimu
    jangan pernah berpikir tuk berpaling dariku
    dan tuk selalu pertahankan cintaku

  40. aku rindu
    pada semua kisah yang kan kita ukir di masa depan
    yang di dalamnya ikatan hati tak terlepaskan
    oaduan rasa kian melekat
    dan kedekatan cinta tak bisa terlepas

    aku rindu
    pada masa datang yang kian mendekat
    dimana kita kan bersama dalam peraduan hidup
    dan kan kita lukis semua tawa yang tertebar dari kebahagiaan hati ini

    aku rindu
    padamu
    bidadari yang selalu memberikan aku berjuta alasan tuk aku tersenyum

  41. malam ini, bulan purnama terakhir
    terserak diri di teras
    menatap sepi bintang jatih di langit
    mengharap ada do’a terpanjat diantaranya

    hari yang lelah
    berpindah diriku
    dari sana kesini
    dari satu rasa ke rasa lain

    hingga satu waktu
    sahabat hati
    menyapaku kembali
    dalam kesederhanaan cintanya

    ia mengubah keluh menjadi tawa
    dan menjadikan tawa sebagai alasan untuk bahagia
    ia mengubah gelisah menjadi canda
    dan menjadikan canda sebagai alasan untuk melupakan lara

    ialah sahabat hati
    yang kembali menata hati ini
    dan menyusun kata kata hati
    yang hanya aku dan dia pahami

    walau kini
    ia meminta barisan kata cinta dariku
    tapi tak yakin ku mampu
    yang ku mampu hanya menggoreskan sebuah
    rangkaian ungkapan hati yang tersisa

  42. dentang nafasmu menyeruak hari
    hingga senja tak ada lelah
    menggores cinta di wajah ayu mu
    tak ada sesal kala semua harus kau lalui
    langkah itu terus berjalan untuk kami
    putra putri mu

    ibu, kau berikan seluruh hidupmu
    memberikan cinta untuk anak-anakmu
    menjadi tempat mengadu
    memberikan semangat dan kasihmu
    menyediakan segala waktumu

    ibu, engkaulah surga yang terlihat itu
    tak pernah terlambat memberi kedamaian
    semoga kau selalu bahagia
    semoga kami dapat memberi kebahagiaan

    ibu, sejuta cintaku
    sejuta kasihku
    sejuta perhatianku
    dan sejuta sujudku di telapak kakimu

    Allah,
    angkatlah beban ibu
    kuatkan pundak itu
    berikan ikhlas dan berkah Mu pada setiap sikapnya
    isilah tuturnya dengan rahmat dari Mu
    tuluskan air matanya dengan ridho dari Mu
    dan sayangi hari hari nya dengan cinta Mu

  43. Subhanallah….pada sekali anda memainkan nada dalam kata-kata ini….indah…..thats all I can say….I’m specchless…he….

  44. Subhanallah….pandai sekali anda memainkan nada dalam kata-kata ini….indah…..thats all I can say….I’m specchless…he….

  45. entah kenapa

    entah sejak kapan

    entah apa yang telah terjadi

    entah bagaimana

    aku menyayangimu..

    dalam kesahajaan

    dengan sederhana

    aku menyayangimu

    maka maafkan…

    akupun tak pernah megerti perasaan ini

    hanya meyakinkan hati

    bahwa aku telah menyayangimu..

  46. kau tahu..
    aku tak butuh kata kata indah itu
    yang kubutuh adalah kejujuran
    yang ku ingin adalah ketaudirian
    dan rasa yang ada di hatimu

    bisakah kau ungkap kan padaku
    dengan cara yang sederhana yang biasa kau lakukan
    dengan caramu yang telah berhasil memeluk hatiku
    katakan saja dengan kesederhanaan cinta

    karena aku pun sepertimu
    membutuhkan cinta tuk disapa

  47. waktu boleh berlalu
    seiring dengan itu
    akan ada banyak godaan hati
    yang bisa mengubah rasa yang ada
    jika arah berlabuh belum ditetapkan

    namun, bagiku
    sulit rasanya untuk mengubah haluan hatiku
    karena arah kompas menunjuk pada satu titik
    perahu hatiku telah tertuju pada satu pelabuhan

    pelabuhan yang dinantikan
    pelabuhan yang akan menghadirkan kehidupan
    pelabuhan dimana kebahagiaan menjadi sumber utama
    pelabuhan yang memiliki dermaga penuh kesetiaan
    pelabuhan yang menjadi pemberhentian terakhir dan bahtera perjalanan cintaku

    pelabuhan itu adalah
    pelabuhan hatimu

  48. ketika cinta itu kembali menyapa
    ku terjatuh tiada daya
    lisanku tak mampu bicara
    pandanganku tak mampu menyapa
    sentuhku tak bisa meraba
    telingaku tak mampu merasa

    tapi itulah keindahan cinta
    merasakan kenyamanan rasa dalam ketiada dayaan

  49. saat kau berada di pangkuanku
    raihlah tubuhku
    karena itu sudah jadi milikmu
    kan ku elus secara halu
    tiap helai rambutmu
    yang tergurai lemas
    mengiringi senyum indahmu

    izinkan aku membawamu dalam mimpi indah
    dalam lantunan puisi cinta yang mengiringi setiap malam
    izinkan aku memberi hangatku
    dalam irama syair cinta yang kulemparkan
    tepat di jantung hatimu

  50. berikan aku kesempatan untuk menyentuhmu
    maka kan kusentuh hatimu
    dengan kuntum bunga edelweiss yang mekar di telaga hatiku

    berikan aku kesempatan untuk mengenggammu
    maka kan ku genggam hatimu
    dengan akar pohon aok yang menjalar kuat di taman jantung hatiku

    berikan aku kesempatan untuk mengenalmu
    maka kan kuberi kesan pertama di hatimu
    berupa lukisan pelangi
    yang warna warni nya menghiasi kanvas langit

    berikan aku kesempatan untuk melihatmu
    maka kan kulihat hatimu
    melalui hatiku
    dan kan kita buat labirin cinta diantara dua hati ini

    berikan aku kesempatan untuk menjagamu
    maka kan ku jaga hatimu
    dengan segala prajurit hatiku
    yang siap berkorban dan penuh kesetiaan
    melindung sahabat hati

    berikan aku kesempatan untuk memilikimu
    maka kan ku tempatkan hatiku
    di singgasana jantung hatiku
    yang dengan itu, kau kan jadi perempuan
    paling bahagia di dalamnya

  51. kutanam sekuntum bunga anggun
    yang indah menawan
    dikawal oleh deduri yang seakan menjaga mahkota ungu itu
    yang tumbuh bebas di iringi kupu kupu
    di taman hatimu
    tiap kibasan dari sayap kupu kupu
    menunai butiran lembut
    yang membuat kuntum ungi itu semerbak mega
    seakan selalu membuncah rindu pada mentari dari rembulan

    bunga ini kutanam pada taman hatimu
    agar kamu merasa bahagia
    mahkota ungu yang melambangkan keanggunan
    serbuk hijau kan memberi kenayamanan
    dan deduri yang melekat di batang tuk
    menjaga taman hatimu dari resah dan gelisah

    kupersembahkan untukmu
    sekuntum wilcoxia tuk mengisi taman hatimu
    dan biarkan ia tumbuh harum
    seiring perjalanan kita sepasang sahabat hati

  52. hmm…
    makin lama makin bagus ya….makin manteb…
    lagi jatuh cinta tampaknya…xixixi…

    laksana tembikar yang dibakar dalam nyala api..
    ia menjadi kuat tanpa dirumpangkan ke dalam hempasan di tanah keras..
    maka hati siapa yang tahu..
    kuatnya..
    rapuhnya…
    ia hanya lah hati yang hanya diketahui pemiliknya dan pemilik Nya…

  53. saya akui puisi2 Anda sangatlah mengesankan
    cuma sedikit mengingatkan sebagai saudara,
    Hati-hati Bung, kalo sudah siap, tancap saja!
    kalo makin lama diumbar dalam bait-bait puisi, maka bukan tidak mungkin imajinasi melambung bersama sorak sorai para syaithan,,
    Afwan kalo kurang berkenan

  54. subuh yang indah
    bulan purnama di langit gelap penuh pesona
    menyibakkan awan yang beredar di sekitarnya
    menyapa dekade baru
    tahun baru terindah
    bahagia dan penuh kisah

    telah kita lewati dengan bahagia
    sepanjang tahun lalu
    dengan tawa dan air mata
    segala jejak kisah kita
    adalah pujian dan ujian

    agar syukur dan sabar menjadi sahabat kita
    agar bahagian dan tabah menjadi anugrah

    fajar yang jingga
    burung nuri dan merpati berkicau riang di pepohonan
    membuka pintu taman hati kita berdua
    angin berhembus mengirimkan wangi bunga
    di setiap sudut ruang hati kita

    mentari bergegas berdiri gagah di pelataran
    senyummu lepas sumringah
    vahaya merias wajahmu
    dalam balutan kain biru

    pagi itu,
    wajahmu membekas di wajahku
    dengan sebuah harap dalam iringan senyum ikhlas
    sebuah jalan setapak membelah langit biru :
    untuk kita melangkah bersama

  55. mmmm….. well…segerakan lah akh…do not let Satan get longer reigns in your heart………….

    oiya, minta tips dunk biar bisa se-produktif antum nulisnya…

    ane lagi tertatih-tatih nih tuk mulai nulis.

    syukran

    Mary silvita
    Medan

  56. kita mahasiswa

    oleh : ridwansyah yusuf achmad

    hidup mahasiswa !
    pekikan yang membahana mengisi ruang udara
    seakan menghentikan kicau burung
    dan mendiamkan dedaun yang berjatuhan

    hidup rakyat indonesia !
    kata kata penuh gelora
    yang menggetarkan bumi berrongga
    dan menundukkan pepohon yang menjulang

    perjuangan !
    tiada kata jera dalam perjuangan
    perlawanan !
    tiada kata diam dalam perlawanan
    pembebasan !
    tiada kata lelah dalam pembebasan
    keadilan !
    tiada kata henti untuk keadilan

    dari kajian lah kita mulai berjuang
    mengisi malam dengan dialektika
    berharap menemukan jawaban
    atas kepedihan rakyat indonesia

    dari tulisan lah kita mulai bergerak
    menorehkan tinta harapan
    dari rakyat yang bertumpu pada mahasiswa
    dengan tulisan kita akan mengubah indonesia

    dari aksi lah kita mulai berkorban
    meneteskan keringat dalam terik panas
    menguatkan tubuh bergesekan dengan rezim yang dzalim
    bahkan darah pun bukan harga yang mahal dalam pengorbanan

    dari perubahan lah kita mulai tersenyum
    perubahan adalah keniscayaan atas perjuangan
    karena perubahan adalah sesuatu yang abadi
    atas segala do’a dan totalitas perjuangan

  57. pariaman, 26 maret 2010….

    sungai bintang terhampar bebas
    mengitari halo bulan yang terbentang
    dan dengan cahayanya,
    langit tampak seperti dinding terang

    disemilir nada pecahan ombak di pantai pariaman
    menebar jenak jenak masa depan yang kan tersemai
    berharap ada mozaik mimpi
    yang terajut dalam desir pasir yg terhanyut ombak

    biarkan angin menyanyikan nada indahnya
    hingga ombak menari dan terpecah oleh karang
    tapi disana aku menemukan masa depanku
    dalam cahaya redup mentari yang kian surut

    tenggelamnnya mentari di pantai barat
    menandakan awal dari sebuah kisah baru
    semoga pasir yang kupijak
    kan menjadi tempat ku kan memulai dan kembali

  58. dalam keheningan malam di pesisir tak bernama

    sebuah doa kupanjatkan pada-Mu Tuhan

    disinari rembulan yang memberi sebuah kehangatan dalam dinginnya malam

    keheningan itu terpecah oleh desir ombak yang menyeret karang

    seakan ingin memberi tau dunia bahwa mereka di sana

    dalam kesepian malam pun aku bertekuk

    berharap dimana aku kan kembali ke tempat ku berpijak

    bukan lagi seorang diri, tidak lagi dalam kesendirian

    yang hanya membuat malam menjadi malam yang kelam

    dan dingin hanya menjadi dingin yang membeku

    dalam renunganku meratap masa depan

    dalam dekapan aliran sungai bintang yang menyala

    kemencoba merangkai hari esok

    kurajut dengan benang harapan

    dan ku lempar ke sungai bintang agar alirannya sampai ke Sang Prima Causa

    dalam pijakan ku, mendalam di pasir

    ku hanya berharap bahwa semua

    kesulitan dunia yang menimpa

    kegelisahan hidup yang menyapa

    pasti membawa hikmah indah yang dikandungnya

    karena, semua akan berakhir indah pada waktunya…..

  59. 3 kata untuk menggambarkan tulisan2 Anda: Agamis, nasionalis, inspiratif.

    Salam kenal:)
    – Selvi Annisa –

  60. Alhamdulillah,
    Indonesia dan Islam pasti bangga memiliki mas Ridwan
    -maaf saya panggilnya Mas, saya masih mau masuk SMA-
    lanjutkan ini semua ya mas ..
    saya juga kepengen belajar dari mas Ridwan,
    sayang Allah plus punya rasa nasionalisme yang tinggi
    semoga semua ank bangsa mengikuti jejak Mas Ridwan
    amin ..

    -salam kenal-
    -nice to know you-

      1. okay mas ..
        tlg confirm add saya d fb ,
        saya jd pengen knal lbh dkt sama anda ..
        smoga bsa jd acuan belajar bagi saya ..
        -amin-

  61. Keep nulis!
    Numpang ya Mas…

    “Adalah Dia”

    Detik berlalu
    Menyapu hari sendu
    Muram mematung wajah lesu
    Menaruh seciduk racun pada cawan Sang Ratu

    Bunuh terbunuh
    Budaya setan merayu
    Pegang pusaka atau bergelimang darah kutu-kutu busuk

    Pekik kuasa menggunung
    Memakan rasa ke relung-relung
    Akan hak si busung lapar
    Akan hak anak-anak terlantar
    Akan hak jiwa-jiwa yang terkapar

    Di mana oh di mana?
    Dia berdiri teguh membawa suluh
    Sejuk gemericiknya di padang gersang
    Menebas peluh yang bersarang dalam sangkar pengkhianatan
    Menerkam duka kezoliman dengan kapak keadilan

    Dia!
    Bukan titisan dewa-dewi
    Bukan titisan langit dan bumi
    Dia titisan Ilahi
    Mengalir sejuk dalam hati-hati perindu surgawi

    Di mana oh di mana?
    Dia musuh para durhaka
    Penumbang segala belantara
    Dia bagai pelita di tengah gulita sahara
    Pencinta cita akhir nan mulia

    Adalah dia…
    Pemuda harapan!

    Penulis adalah Mahasiswi FT Pengembangan Wilayah dan Kota Angkatan 2006 Unhas

  62. aku ingin mengajukan sebuah pertanyaan
    yang berulang- ulang dan berulang aku tanyakan
    sejak tali pusar ini putus dari tali menali ibunda
    sejak kaki ini pertama kali tegak dan bangga karena sudah sama dengan manusia
    sejak mata ini sudah bisa melihat dunia dalam tawa dan nestapa
    kini, di senja tanpa saksi.. aku bertanya lagi pada diam yang tak bernada dan buta yang tak bersuara
    walau aku hanya bisa tertawa pada lesung pipi yang lembam
    dan menunduk pada realitas cinta yang terlalu indah
    serta menangis pada kisah pilu tak tertahankan
    kamu yang sejak kapan,
    telah meninggalkan jejak yang terus aku ikuti
    menyisakan sedikit asa agar aku terus bermimpi
    menodakan cita yang membuat hati ini tak pernah mati
    dan kamu rekam semua kisah masa depan dalam tulang yang kutitipkan
    aku mengajukan sebuah pertanyaan sederhana
    apakah aku ada untuk dunia ?

  63. Sebuah mimpi hanyalah sebuah mimpi. Sebuah tujuan adalah mimpi yang terdiri atas perencanaan dan batas waktu

    biarkan mimpi meranum dalam mimpi dan menjadikan manusia membuncahkan rindunya akan masa depan.

    karena rencana tiada memiliki batas masa dan tempat, karena rencana di rencanakan untuk mempertajam mimpi dan memperkuat asa.

    biarkan mimpi itu turun dan digenggam dengan erat oleh hati yang haus akan capaian

    izinkan saja mimpi itu merah merona jingga mempersona bagai flamboyan yang merekah dan memberi warna akan hari hari indah insan manusia…

  64. kutatap mimpi ku lewat pelepah yang teronggok di pelataran. aku menemukan jurang yang berujung dimana gema berpantul ria tak teratur. ku tak mampu membayangkan, “itukah mimpiku?”.

    kutatap mimpi ku lewat ngarai yang tak bertepi, hanya bebatuan menemani dan matahari pun tak menyapa kala berpapasan dengannya, dan kembali kutermenung, “itukah mimpiku?”

    kutatap mimpiku lewat panorama di jendela, aku menemukan lembah nan hijau, puspa beribu warna, kicau perkutut memainkan tuts piano alam di pucuk cemara…. bibirku pun melebar “inilah mimpiku”

    1. heran?
      apa takjub?
      entahlah aku pun bingung memikirkannya,,

      kenapa banyak ku temui orang-orang pandai menulis sastra?
      ingin ku seperti mereka,,
      tapii,,
      apakah bisa?
      pun jika bisa, bagaimana caranya merangkai kata menjadi bahasa indah pada tiap baitnya??
      Agar tercipta sebuah puisi yang indah bermakna,,

      luncurin buku tentang kumpulan puisi aja Bro,,
      I think u’ve a good taste of poems!

  65. sekiranya jiwa terbang kelangit malam
    maka dng mengadah pada Yang Maha Besar
    memperbaharui janji di bukit rindu
    menanti kematian yg indah
    bersama harap kan bertemu Syurga

    Smua tulisannya bagus

  66. Bukankah hidup itu untuk mencari keadilan
    ataukah kita masih saja bingung tentang arti keadilan
    masihkan keadilan itu ada di hidup ini

    Manusia berjuang dan akhirnya Sang Prima Causa lah yang menyegerakan
    Manusia laksana pejuang di gurun yang berharap fatamorgana kebahagiaan
    Manusia bagaikan pelaut tanpa arah mengarungi samudra deras

    Kadang, Manusia suka lupa
    Bahwa ia memilih Sang Prima Causa
    Dia yang akan menguatkan dirimu
    Dalam Hidup dan Bukan Hidup

    Dunia bukan untuk mencari keadilan
    tetapi untuk mencari pilihan
    dan memperjuangkan keadilan

  67. Aku rindu
    Bukan sembarang rindu
    meski aku juga tak tau bagaimana itu rindu

    Aku rindu
    Pada setiap detik senyum
    yang kamu tebarkan mengisi hati ini

    Aku rindu
    Pada setiap ucap
    yang kamu persembahkan pada hariku

    Aku rindu
    Pada setiap jengkal cinta
    yang kamu rajut pada lembaran hidupku

    Aku rindu
    Sebenar-benarnya rindu pada mu

  68. sepertinya pernikahan itu
    bukan hanya sekedar suka dan senang
    bukan juga tentang bahagia dan canda
    lebih dari itu
    pernikahan itu adalah bagaimana dua jiwa bisa berkembang

    berkembang karena saling berkorban
    tumbuh karena selalu menguatkan
    kokoh karena merangkul dalam satu tujuan
    dan seiring sejalan sepanjang waktu membentang

    usia pernikahan pun bertambah
    1 bulan
    satu tahun
    dekade
    dan semoga hingga tahun emas bahkan lebih

    ah, bukan itu waktu pernikahan
    kita lebarkan rentang waktunya
    melewati masa dunia yang akan ada akhirnya
    bukankah kita menikah untuk menggapai akhirat ?

    dunia setelah dunia sangatlah tak terbayang
    tak tau harus berkata apa meski kitab suci banyak berkata tentangnya
    tak tau harus bermimpi apa meski janji Ilahi telah banyak tertera
    pada akhirnya aku hanya bisa mereka-reka

    tak banyak yang bisa kujanjikan dalam pernikahan ini
    mudah bagiku untuk berjanji tentang dunia
    mudah di ucap dan terbayang untuk dilakukan
    tapi aku ingin mengucapkan sebuah janji

    agar kamu, aku, anak-anak dan keluarga kita
    dapat bermain dan tertawa bersama di dua dunia setelah dunia

  69. kita pernah berbicara
    tentang apa itu rindu
    banyak cara dalam melihat rindu
    tapi kita sepakat
    bahwa obat rindu bukanlah bertemu
    karena saat bertemu pun, rindu tetap menyala

    tampaknya kini aku harus menarik diskusi itu
    aku hampir tak bisa menikmati dunia karena rindu

    aku

    aku hanya ingin bertemu kamu

    cuma itu

    dan obat rindu ku adalah bertemu dengan mu

    ….

    setiap malam aku selalu melihat bulan
    yang berganti bentuk seiring hari berjalan
    kadang bulat, kadang sipit, kadang datar

    setiap hari aku perhatikan meski hanya beberapa saat
    bukan karena aku bimbang
    tapi dengan melihat bulan
    aku jadi semakin yakin kita akan segera bersua

    bukankah dua purnama lagi dunia akan mempertemukan kita ?

  70. bergulat antara jarak dan waktu
    ini bukan pertarurangan yang aku inginkan
    kita pernah bicara tentang relativitas keduanya
    aku berpikir ini relatif
    kamu berpikir ini pasti

    aku berkata itu karena aku
    sedang memainkan pikiran ku
    meyakinkan kalau bukan jarak yang memisahkan
    atau waktu yang membatasi
    tapi persepsilah yang menghalangi

    meski aku tau itu bukanlah cara terbaik
    tapi setidaknya bisa memainkan halusinasiku
    tentang sebuah pergulatan panjang bernama rindu

    kadang kulihat awan yang terus berjalan
    ingin rasanya bersama awak terbang ke arah kamu berada
    iri rasanya melihat angin yang bebas kemana arah
    bagi keduanya, seakan waktu dan jarak bukan masalah

    aku lelah bergelut, bukan berarti aku menyerah
    karena dalam kampus cinta kita
    tidak ada kata menyerah
    kita telah sepakat untuk menggantinya,
    dengan berusaha hingga berdarah

    aku tau aku telah salah
    tentang obat rindu bukan bertemu
    tentang jarak dan waktu bukanlah persepsi
    tentang iri semu dengan awan dan angin

    tapi ada satu hal yang aku yakin kebenarannya
    satu purnama lagi kita akan bertemu

  71. bukankah aku telah berkata berkali
    bahwa aku sayang kamu
    atau aku perlu katakan lagi?

    bukankah juga aku telah ribuan kali
    melemparkan kata rindu
    atau aku perlu mengungkapkannya lagi?

    bisa jadi perkataan berbuah perbedaan makna
    tetapi bukankan sikap menandakan bukti nyata
    dan bukti itu lah yang lebih kuat dari sekedar kata

    mudah bagi siapapun untuk mengatakan sesuatu
    tapi kadang tak semua sadar bahwa setiap kata adalah janji
    dan janji punya konsekuensi
    dan konsekuensi haruslah dilaksanakan

    aku tak takut bila kamu menagih janji ku
    karena aku tak sekedar berkata

    buatku tingkat sayang tertinggi adalah
    ketika kita merasa bersama dalam jarak membentang
    dan tingkat rindu terbesar adalah
    ketika kita saling mendoakan dalam hening dan kesunyian

    percayalah, semua akan selalu indah setiap waktunya

  72. pagi ini kamu meminta sebuah puisi padaku
    bukannya aku tak mau memberi, hanya rasanya segan hati ini bila memberikan puisi yang tak berasa

    malam ini aku berniat mencorat coret pena
    berharap ada puisi yang bisa dipersembahkan
    namun apa daya, rasa itu pun tak kunjung datang

    tapi aku tak ingin kecewakan kamu, dengan meninggalkan hari
    tanpa kata rasa indah yang terurai
    untukmu, sebelum mata ini terlelap hingga mentari menyala

    kuberikan sebuah partitur untuk kamu, aku, dan masa depan kita
    bukan sebuah partitur biasa yang bisa kamu baca dan dengungkan
    tapi ini adalah partitur seribu nada

    karena darinya lah, nada nada kehidupan kita akan terangkai,
    membelah masa depan dengan senyum bahagia
    mengiringi hari dengan lantunan cinta

    kupersembahkan partitur ini untukmu
    agar hari dan malam mu selalu penuh suka dan rasa

  73. Dalam benakku, terlalu lama tertahan
    rasa rindu yang tak terbendung
    bukan rindu biasa,
    karena rinduku untuk seorang bidadari yang luar biasa

    Malam ini
    dirimu berlari dalam pikiranku
    membuatku tak bisa diam mengejarmu
    hingga mataku enggan terpejam

    berlari menuju dirimu
    tak pernah bosan ku lakukan
    meski itu hanya dalam pikiran
    tapi aku menikmatinya

    kadang, dalam rindu yang membuncah
    bermain di alam pikiran
    adalah hal terindah yang bisa dilakukan
    karena hanya itu yang bisa kulakukan

    ah, dirimu bergelayut dalam angan
    akupun jadi terjebak pada dua dimensi
    yang tak bisa kupisahkan
    tak apalah aku terperangkap, asalkan itu demi mengejarmu

    kamu pasti tak mengerti apa yang ku ungkap
    wajar saja
    aku pun tak mengerti
    aku hanya ingin bilang aku rindu kamu

  74. Di Awal Pagi
    Bersama embun menetes di dedaunan ku panjatkan
    doa harapan di hati
    Keindahan dan kebahagiaan akan menjadi nyata
    bukan hanya sebagai mimpi
    Di awal pagi dengan iringan burung bernyanyi
    Ku langkahkan kaki tuk membuang luka dan
    kesedihan di hati
    Dengan sinar mentari yang menghangatkan bumi
    Ku kumpulkan semangat dari serpihan kelelahan
    jiwa tuk meabur senyuman dan melumatkan rasa
    sepi

  75. ada kalanya cinta itu hadir dalam bentuk senyuman
    atau kadang ia tumbuh karena sentuhan
    bisa jadi juga karena ketulusan

    kata orang, cinta itu tumbuh kembang dan hilang
    tapi ternyata sejak bertemu kamu, aku semakin paham
    kalau cinta itu datang, tumbuh, kembang, dan bertahan
    iya bertahan bukan karena paksaan
    tetapi karena ia menemukan kenyataan yang jauh lebih baik dari angan

    karena cinta itu diciptakan untuk dua manusia yang beriman
    ia erat dan menguatkan dalam tali pengorbanan
    karena dalam cinta itu ada tuntutan
    tuntutan agar selalu menambah kasih sayang

    kita telah bersatu dalam cinta
    kini, karena cinta, rindu itupun membuncah
    tak tau kapan ia akan pecah dan tak tertahan
    tapi aku cukup tenang karena aku bisa menyentuh mu dalam sebulan

  76. Hei Kamu…
    kamu yang selalu disana menanti aku
    yang selalu melebarkan senyum kala pintu itu terketuk
    dan rangkulkan cinta saat langkah pertamaku tiba

    Hei Kamu…
    kamu yang selalu percaya pada ambisi besarku
    yang selalu menjadi pendengar dan pendukung setia
    dan kamu lakukan itu tanpa melihat konteks ruang dan waktu

    Hei Kamu…
    kamu yang selalu mencintaiku tanpa mengenal akhir
    yang selalu menumpahkan semua rasa kala kelam menyelimuti
    dan kamu berikan itu tanpa berharap balas, kecuali cinta suci

    Hei Kamu…
    kamu yang menyandarkan masa depan mu pada jerih payahku
    yang selalu melihat cacatku sebagai kesempatan untuk menuangkan tenaga
    dan kamu tak peduli, meski itu harus mengorbankan dirimu sendiri

    Hei Kamu
    kamu yang sangat aku cintai, hingga aku tak mengenal arogansi dunia
    yang aku kasihi hingga batas nafas berhembus
    dan kamu, adalah sosok yang selalu aku rindukan pada setiap detik yang berlalu

  77. hari ini satu pekan kemudian
    aku pasti tak bisa terlelap
    seperti halnya aku malam ini

    aku pun melihat langit cerah dari sudut jendela
    kubayangkan wajahmu, satu pekan kemudian
    tak tertahan rindu ini hingga jemari kita kembali menyapa

    hari ini satu pekan kemudian
    aku akan jadi pria yang kembali kasmaran
    karena akan bertemu sang terkasih setelah lama terpisah

    aku pun mencatat sebuah janji
    tak kubiarkan aku dan kamu terbentang jarak dan waktu
    karena aku rasa, aku rapuh bila jauh dari mu

    hari ini satu pekan kemudian
    aku yakin perasaanku berkecamuk
    tak terbayang ribuan menit di angkasa bagaimana lama nya

    aku pun akan membuka lembaran baru dalam hidupku
    sebuah lembaran yang akan dituliskan kembali oleh tinta kita berdua
    dan aku percaya, lembaran ini akan jadi lukisan tak terlupakan

    -sampai jumpa di soekarno-hatta selasa depan jelang siang-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s