Feeds:
Posts
Comments

oleh : Prof. Dr. Achmad Mubarok MA

Merenung 2Bahasa mengenal istilah hati nurani atau kata hati atau hati kecil untuk menyebut kejujuran seseorang atas diri sendiri. Kata nurani berasal dari bahasa Arab yang artinya cahaya, dan  (nurani) artinya sejenis cahaya atau yang bersifat cahaya, sehingga hati nurani dapat  disebut sebagai cahaya hati atau lubuk hati yang terdalam. Dalam bahasa Arab, hati nurani dalam konteks tersebut disebut bashirah.

Dalam bahasa Arab, berarti jendela hati, jika artinya pandangan dan lintasan hati sedangkan kata, jika dikaitkan dengan nama Tuhan maka artinya Allah mampu melihat sesuatu secara total, yang tampak maupun yang tidak tampak tanpa memerlukan alat.  Jika dihubungkan dengan manusia, maka mempunyai empat arti, yaitu (a) ketajaman hati,  (b) kecerdasan, (c) kemantapan dalam agama, dan (d) keyakinan hati dalam hal agama dan realita. Meskipun juga mengandung arti melihat, tetapi jarang sekali kalimat tersebut digunakan dalam literatur Arab untuk indra penglihatan tanpa disertai pandangan hati.  Dengan demikian, maka hati nurani dapat dipahami sebagai pandangan mata hati sebagai lawan dari pandangan mata kepala.

Bashirah dalam arti nurani diisyaratkan dalam surat al-Qiyamah 14-15:

Bahkan manusia itu mampu melihat diri sendiri, meskipun dia masih mengemukakan alasan-alasannya (Q., s. al-Qiyamah / 75:14-15).

Sebagian mufasir, antara lain al-Farra’, Ibn ‘Abbas, Muqatil dan Sa’id ibn Jabir menafsirkan bashirah pada ayat ini sebagai mata batin,  seperti yang dikutip oleh al-Maraghi, dan Fakhr al-Razi menafsirkan dengan akal sehat.  Menurut Ibn Qayyim al-Jawzi, bashirah adalah cahaya yang ditiupkan Allah ke dalam Qalb, oleh karena itu ia mampu memandang hakikat kebenaran seperti pandangan mata.

Continue Reading »

teman teman ada sedikit yang ingin di share…

ini link image dari form yg di sosialisasikan ke TPB 2009.

http://img245.imageshack.us/img245/1935/itb.jpg

sederhananya seperti ini.
biaya tetap persemester : Rp.1.500.000
biaya per sks : Rp.125.000/sks

rata-rata julah SKS setiap fakultas di TPB adalah 17-19 SKS ( ada perbedaan di setiap fakultas )

hitungan sederhana, maka biaya kuliah TPB 2009 ( dengan asumsi 18 sks ) adalah

Rp. 1.500.000 + Rp.125.000 (x18 sks) : 1.500.000 + 2.250.000 = Rp. 3.750.000,-

jumlah ini sangat jauh berbeda dan kenaikannya sangat tinggi, bandingkan dengan angkatan 2005 yang biaya per semester 1.850.000 + ( BPPT sesuai dengan kemampuan ).

dengan sistem sebelumnya saja sudah banyak mahasiswa yang mengeluh, apalagi jika di naikkan.

dilematika terjadi adalah ternyata memang kenaikan ini tidak melanggar UU BHP. karena menurut UU BHP, biaya yang ditanggung mahasiswa maksimal 1/3 ( sepertiga ) dari jumlah biaya per tahun mahasiswa.

dan menurut rektorat kita, biaya per tahun mahasiswa ITB adalah : Rp. 28.000.000/mahasiswa/tahun

maka dengan biaya 3.750.000 per semester ( yang mana artinya 7.500.000 per tahun ) , kenaikan ini masih di bawah 1/3 ( sepertiga ) dari 28.000.000.

saat ini tim penkesma kabinet dan MWA masih melakukan advokasi. informasi ini sebagai penguman awal bagi teman-teman massa kampus.

beasiswa
solusi yang sedang kita usahakan menuju beberapa kondisi.
1. pengurangan biaya kuliah
2. adanya jaminan beasiswa bagi yang tidak mampu

mengambil kata bijak dari seseorang
“pendidikan itu memang mahal, yang menjadi pertanyaan, siapa yang akan menanggung”

yuk kita buat semua putra putri terbaik Indonesia bisa berkuliah dengan baik di ITB tanpa khawatir tentang masalah uang.

mengambil kata bijak lagi dari pak rektor
“tidak ada satu pun mahasiswa ITB yang DO karena ekonomi”

so, kalo udah keterima di ITB, masuk aja dulu, insya Allah akan ada solusi untuk masalah biaya kuliah. ini kampus untuk semua kok, tempat calon pemimpin bangsa di tempa dan di bina.

mari kita BUat Indonesia Tersenyum

pemilu 2009Mengamati perkembangan PEMILU Republik Indonesia yang akan memasuki masa pemilihan untuk Presiden Republik Indonesia 2009-2014, kita akan bertanya satu pertanyaan sederhana, “apa visi dari masing-masing pasangan ?”. Tidak banyak dari kita sebagai mahasiswa yang mengetahui secara presisi apa visi misi dan program serta perubahan apa yang akan diusung oleh pasangan calon pemimpin Indonesia ini jika kelak ia terpilih.

Sungguh ironi memang, bahwa tidak terjadi adu gagasan dalam PEMILU ini, akan tetapi yang terjadi justru adalah perang imagologi dan saling sindir satu sama lain dibelakang. Para pasangan calon lebih bangga menjual jargon mereka, lebih senang menayangkan film masa lalu mereka atau bahkan black campaign terhadap pasangan calon yang lain.

Disinilah dilematika itu terjadi, sebagai seorang pemilh cerdas mahasiswa ingin memilih berdasarkan pertimbangan rasional intelektual, akan tetapi kenyataannya lingkungan PEMILU kita tidak memberikan kesempatan bagi calon pemilih untuk mendapatkan informasi yang cukup agar ia bisa memilih dengan baik.

Kekecewaan pun mulai bermunculan dari berbagai kalangan, terutama kalangan terdidik. Dimana ada pertanyaan mengapa isu sains dan teknologi tidak pernah di bahas di dalam debat kandidat, atau pertanyaan akan diferensiasi antar pasangan calon yang ternyata bisa dikatakan membawa gagasan yang tidak jauh berbeda. Hingga pertanyaan mengenai sejauh mana mereka bisa memegang komitmen politik yang telah dijanjikan.

Menjadi suatu tanggung jawab lebih bagi mahasiswa dengan kondisi pencerdasan PEMILU yang belum cukup untuk mencerdaskan masyarakat, kita lebih banyak lagi mencari tahu mengenai pasangan calon yang ada secara mandiri dan juga memberikan pandangannnya secara objektif kepada masyarakat tentang gagasan, serta mimpi yang akan di bawa oleh pasangan calon presiden dan wakil presiden.

tersenyum indonesiakuAlbum :
Munsyid : Fikrat
http://liriknasyid.com

Tersenyumlah Indonesia
hapus kesedihan dan mimpi burukmu
Bangkitkanlah lincahmu jangan hanya membisu
Bersihkan dirimu segera berwudhu

*Zaman telah berubah
Saatnya bertekat bersatu padu
Disinilah Indonesia
tempat kita berjaga
Dalam rumah yang terbuka

Untuk sebuah bangsa
Mari saling mengisi
Membangun generasi Rabbani

Indonesia saksikanlah
keadilan melahrikan kasih sayang
Kasih kasang melahirkan kesatuan
Kesatuan melahirkan kekuatan
Kekuatan melahirkan kemenangan
Kemenangan bagi kita semua

Indonesia saksikanlah
Kedzaliman melahirkan kebencian
Kebencian melahirkan perpecahan
Perpecahan melahirkan kehancuran

back to*

royal adderly blue

Seperti itulah Tuhan membentuk kita. Ibarat sebuah cangkir yang cantik. Pada saat Tuhan membentuk kita mengarungi hidup ini, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara Tuhan untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.

Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila anda jatuh kedalam berbagai cobaan, sebab anda tahu bahwa ujian terhadap kita menghasilkan kekuatan. Biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya anda menjadi sempurna dan utuh, tidak kurang suatu apapun.

Apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan berkecil hati. Karena Dia sedang membentuk anda. Proses pembentukannya memang menyakitkan dan membuat penderitaan. Namun, percayalah, setelah semua proses itu selesai, anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan menghasilkan anda.

—————————————————————————————————————————

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja ke sebuah toko souvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik. “Lihat cangkir itu,” kata si nenek kepada suaminya. “Kau benar, itu cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek.

Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara. “Terima kasih untuk perhatiannya. Perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik. Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang perajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar.

Kemudian ia mulai memutar-mutar hingga aku merasa pusing. Stop! stop! Aku berteriak, tetapi orang itu berkata, “Belum!” Lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. Stop! stop! Teriakku lagi. Tapi orang ini masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku. Bahkan lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke dalam perapian. Panas! Panas! Teriakku dengan keras. Stop! Cukup! Teriakku lagi. Tapi orang ini berkata, “Belum!” Akhirnya, ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin. Aku pikir selesailah penderitaanku. Oh, ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop! stop! Aku berteriak.

Wanita itu berkata, “Belum!” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya! Tolong! Hentikan penyiksaan ini! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi, orang itu tidak peduli dengan teriakanku. Ia terus membakarku. Setelah puas “menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin.

Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya karena di hadapanku berdiri cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

Teman, seperti itulah Tuhan  membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan dan banyak air mata. Tetapi, itulah cara mengubah kita agar menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya.

Teman, anggaplah sebagai kebahagiaan apabila kamu jatuh ke dalam berbagai cobaan, sebab Anda tahu bahwa ujian menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang supaya Anda menjadi sempurna, utuh, dan tak kekurangan suatu apapun.

Apabila Anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati karena Tuhan  sedang membentuk Anda. Bentukan-bentukan itu memang menyakitkan, tetapi setelah semua proses itu selesai Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk Anda.

Seperti pada umumnya seorang pasien yang membutuhkan perhatian, begitu pula seorang pasien kecil. Apalagi pasien penyakit Kanker yang tentu bukan penyakit yang mudah untuk disembuhkan secara cepat. Penyakit Kanker ini memang bisa disembukan saat ini, akan tetapi butuh waktu untuk proses penyembuhannya, sehingga kesabaran dan kerja kerasa serta semangat juang menjadi syarat utama dari segi psikologis bagi pasien dan orang tua pasien dalam proses penyembuhan ini.

Pada umumnya penyakit kanker pada anak adalah jenis leukemia atau kanker darah dan jenis tumor di beberapa bagian tubuh. Pengobatan untuk jenis kanker ini biasanya berupa kemoterapi dan diselingi oleh radiasi dan berbagai obat lainnya. Secara psikologi seorang pasien kecil tentu tertekan dengan keadaan yang dihadapinya. Dimana ia biasa bebas bermain dan melakukan beraktivitas, akan tetapi setelah menjalani proses kemoterapi kebebasan ini seakan terenggut karena dampak kemoterapi yang beragam. Dari mengalami kerontokan rambut, hingga kelumpuhan pada beberapa organ tubuh.

Tentu perubahan kondisi ini akan berdampak pada psikologis anak yang masih belum stabil secara emosi, berbagai dampak yang biasa terjadi antara lain, perasaan tertekan, perasaan gelisah akan masa depan, perasaan merasa bersalah karena telah membebankan orang tua, perasaan merasa bersalah karena telah menyita waktu dan pikiran anggota keluarga lain, perasaan mempertanyakan berapa besar biaya yang akan dikeluarkan, perasaan apakah ia bisa sembuh, perasaan resah karena berbagai dampak kemoterapi yang terjadi, perasaan, perasaan bagaimana masa depannya jika pun ia bisa sembuh. Kegelisahan dan keresahan ini terkadang tidak bisa diungkapkan dengan baik, atau bahkan tidak diungkapkan oleh pasien kecil ini, ia leih memilih diam dan menyimpan di dalam diri mereka sendiri.

Hal ini tentu menjadi suatu beban psikologis yang harus diatasi oleh keluarga agar seorang pasien bisa menjalani proses pengobatan dengan baik. Disinilah peran keluarga menjadi penting, sebagai seorang anak tentu ia akan melihat dan mencontoh dan mendapatkan inspirasi dari komunitas terdekat, yang bukan lain adalah keluarganya. Ia akan melihat apakah orang tua nya telah berjuang dengan baik dalam menunjang pengobatannya, ia akan melihat apakah orang tua nya tulus dan ikhlas dalam berkorban untuk menyembuhkan dirinya, ia akan melihat apakah orang tua nya mempunyai harapan agar dirinya sembuh.

Peran saudara kandungpun tak ketinggalan, seorang kakak diharapkan bisa memberikan motivasi dan menjadi tempat curhat, memberikan pendampingan, dan menjadi sosok kakak yang diharapkan bisa melindungi. Seorang adik bisa memberikan kebahagiaan kepada kakaknya yang sedang sakit dengan menjadi seorang adik yang mau membantu untuk berbagai hal, seperti mengingatkan untuk minum obat, menemani kemoterapi, dan sesekali memberikan kejutan atau hadiah yang bisa memberikan kebahagiaan dan senyuman kepada pasien.

Dalam menghadapi penyakit kanker, keluarga harus merasa sebagai satu tim yang saling bekerja sama untuk menyembuhkan pasien, saling memahami, toleransi, bekerja keras, dan berkorban. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan jika keluarga tidak satu padu dalam berusaha menyembuhkan pasien. Secara psikologis seorang anak juga akan mendapatkan semangat lebih untuk tetap “hidup” dalam menjalani protokol pengobatan.

Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana keluarga bisa membangun kondisi berpikir positif disekitar pasien, hindari pembicaraan tentang kendala pendanaan di depan pasien kecil, hindari menangis atau tampak putus harapan didepan pasien, atau hal-hal lain yang memungkinkan adanya tekanan psikologis kepada pasien. Begitu pula pola hidup keluarga yang butuh disesuaikan, hal yang paling mendasar adalah perubahan pola makan, dimana penderita kanker sangat dijauhkan dari makanan instan dan berpengawet, mereka sangat butuh makanan yang bersih dan sehat. Konsekuensi logis dari hal ini adalah, satu keluarga juga harus mengikuti pola makan ini, meninggalkan makanan instan dan turut mendukung pasien dalam menjalankan pengobatan.

Permasalahan lain yang sering muncul adalah terlalu dimanjakannya pasien selama masa pengobatan, orang tua terlalu overprotected terhadap pasien dan tidak mengizinkan pasien untuk melakukan aktivitas sebagaimana anak seusianya. Alangkah baiknya jika seorang anak di bebaskan untuk beraktivitas, seperti belajar, bangun pagi, sekolah dan olahraga dengan pengawasan. Dengan adanya interaksi sosial yang cukup, seorang anak akan bisa lebih bersemangat untuk bertahan hidup karena ia terbiasa bersama dengan kawan-kawan seumuran yang tentu akan bisa membuat ia lebih bahagia. Dampak pasca-pengobatan jika seorang pasien kanker tidak terlalu dimanjakan adalah ia akan lebih dewasa dan lebih siap menghadapi kehidupan pasca-pengobatan.

leukemia 5

Pada akhirnya memang keluarga sangat menentukan semangat “hidup” seorang pasien, menunjang secara psikologis kemampuan pasien dalam menerima pengobatan dan menyiapkan pasien pasca-pengobatan. Menjadi sebuah tanggung jawab bersama bagi kita semua keluarga yang dimana ada salah satu anggota keluarganya terkena penyakit kanker untuk bisa bekerja sama dalam menyelesaikan perjuangan melawan kanker ini.

Kanker Anak : Peran Keluarga dalam Membangun Semangat Juang Pasien

Kanker pada anak-anak yang kini semakin bertambah jumlah penderitanya di Indonesia menjadi suatu fenomena tersendiri. Diperkirakan jumlah penderita kanker anak bertambah sejumlah 4000 pasien setiap tahunnya. Jumlah pasien kini tidak lagi sedikit, dengan spektrum pasien yang juga semakin luas baik dari segi ekonomi, dimana ada yang berasal dari keluarga miskin maupun yang berasal dari keluarga yang berkemampuan ekonomi lebih, maupun dari segi lainnya.

Seperti pada umumnya seorang pasien, penderita kanker anak bisa dikatakan mengerti penyakit apa yang diderita olehnya, dan mengerti bahwa penyakit yang diderita merupakan penyakit yang tak mudah untuk disembuhkan. Kita tidak bisa memandang sebelah mata para pasien kecil ini, mereka juga mengerti konsekuensi apa yang akan mereka hadapi, keluarga mereka hadapi dengan divonisnya penyakit kanker pada diri mereka. Hanya memang, pasien kecil ini lebih memilih diam atau menangis tanpa mengeluarkan kata-kata sebagai ekspresi akan kekhawatirannya terhadap penyakit yang dideritanya.

Tak ketinggalan orang tua pasien yang juga pasti khawatir akan anaknya, terlepas kekhawatiran akan protokol pengobatan yang akan dihadapi dan besarnya biaya yang akan ditanggung untuk pengobatan. Orang Tua Pasien punya kekhawatiran lain seperti dampak kemoterapi terhadap kecerdasan anak, dampak langsung kemoterapi yang tampak seperti rambut rontok, atau kekhawatiran apakah anak mereka bisa sehat dan menjadi anak normal dikemudian hari.

Kekhawatiran ini tentu bukan hal yang aneh, karena memang ini merupakan kewajaran psikologis bagi pasien dan orang tua pasien yang sedang mengalami kebingungan. Sehingga, tanpa disadari,sembari menjalani pengobatan, orang tua pasien membentuk suatu komunitas informal para orang tua pasien penderita kanker anak di tempat mereka melakukan pengobatan. Biasanya mereka saling berdiskusi tentang sebab kanker, kebiasaan yang bisa menyebabkan kanker, makanan yang baik saat kemoterapi hingga masalah pembagian perhatian dengan anggota keluarga yang lain.

Akan tetapi, sebetulnya pasien dan orang tua pasien tidak hanya butuh sekedar informasi mengenai makanan sehat, atau kisah sendu tentang pasien kanker anak yang telah meninggal. Akan tetapi, mereka membutuhkan suatu harapan akan masa depan pasien penderita kanker. Kebanyakan dari mereka tidak mempunyai contoh figur cancer survivor yang juga menderita kanker di masa kecil dan saat ini mereka sudah dewasa dan tumbuh normal. Pada dasarnya mereka membutuhkan itu, sosok yang mungkin bisa memberikan bayangan dan harapan besar akan pasien pasca-pengobatan.

Peran cancer survivor disini menjadi suatu hal yang sangat penting. Karena mereka bisa memberikan gambaran bagaimana lika-liku kemoterapi, rasanya ketinggalan kelas sekolah karena harus mengikuti pengobatan, menceritakan perjuangan mereka menahan sakit saat proses bone marrow, atau kisah menahan keinginan untuk bersenang-senang akibar pengobatan. Dimana hal-hal ini tidak bisa disampaikan oleh dokter sekalipun. Karena hanya para cancer survivor lah yang paling memahami rasanya menjadi pasien kanker.  Disisi lain cancer survivor bisa memberikan sentuhan lebih terpercaya kepada para pasien khususnya, karena mereka sangat memahami dan merasakan betul bagaimana rasanya menjadi penderita kanker, dan biasanya pendekatan personal yang diberikan bisa dipercaya oleh pasien.

Selain itu, peran terpenting dari seorang cancer survivor adalah memberikan harapan kepada para pasien dan orang tua pasien bahwa jika mereka bisa sehat seperti sediakala dan tidak terganggu apapun pasca-kemoterapi. Disinilah peran cancer survivor untuk memberikan inspirasi dan semangat hidup bagi para pasien dan orang tua pasien bahwa dengan bersabar menjalani pengobatan, dan bekerja keras untuk berusaha sembuh dan terus yakin bahwa kesembuhan itu pasti datang, maka kesembuhan total akan terwujud.

Bisa dikatakan peran cancer survivor adalah satu komponen dalam proses penyembuhan selain dokter, suster, rumah sakit, psikolog, dan kemoterapi itu sendiri. Cancer survivor sejatinya bisa terus mendampingi pasien dan orang tua pasien agar mereka bisa bertanya tentang banyak hal selama pengobatan, dan agar mereka juga menyiapkan diri pasca-pengobatan agar pasien bisa beraktifitas seperti sedia kala.

Peran besar ini harus disambut positif oleh para cancer survivor di Indonesia, tidak boleh para cancer survivor menutup diri setelah lepas dari kemoterapi, akan tetapi menjadi tanggung jawab moral bagi para cancer survivor untuk memberikan sebagian waktunya dalam rangka membantu pengobatan kanker anak dari sisi psikologis yakni dengan memberikan harapan yang positif bahwa pasien kanker bisa disembuhkan dan akan menjadi manusia yang normal di masa yang akan datang.

leukemia 6

Kami hanya ingin mengatakan “AKU SEKUAT KAMU !!!”

pujanggasetelah semua kucerna
memang indah kata-katanya
memang cantik perpaduannya
tetapi aku.. masih kurang
puas… kurang…

ada sesuatu yang beda
tak apalah..

beda itu indah
indah akan kebedaan
semua itu tertanda
dari pujangga sendiri

penantianketika gerimis membasuh bumi
pias wajahmu penuhi dinding sanubari
ku hadirkan sebuah tanya untukmu
masihkah rasa itu seperti sedia kala ?

dalam diam kupejam mata
kutautkan tangan
dalam do’a tuhanku…
semoga rasa dan setia yang ada

tak sia-sia dalam penantian
panjang ini

perpisahanselamat tinggal padamu
hari telah berlalu
sebagaimana teratai mengatup kelopaknya
untuk menyambut hari baru
jangan lupa bahwa
aku akan kembali padamu
tiada lama lagi
kerinduanku mengental jadi debu
tiada lama lagi
sejenak rasa dalam hembusan angin lalu
selamat tinggal padamu
dan masa yang kulewati
pabila di senjakala ingatan kita bertemu
kita akan kembali berbicara kembali
dan kau akan menyanyikan lagu
yang mendalam dan berisi
dan pabila tangan kita bersua di lain mimpi
kita akan membangun menara
di angkasa tinggi

tahajudKetika langit ini masih gelap..
Ketika Hanya kesunyian yang ada saat ini…
Ketika sebagian orang masih tertidur pulas..

Aku terbangun dari tempat tidurku…
Aku langkahkan kakiku pelan-pelan dalam keadaan setengah sadarku..
Aku tekatkan niatku untuk Sholat Tahajud..
Aku ingin sekali bermesra-an dengan Rabb ku…

Segera kubasuh tubuhku dengan air Wudhu..
Segarnya air membuat mataku menjadi tak mengantuk lagi…
Segera kupakai koko putihku.

Menangis kunikmati setiap rangkaian dalam sholatku..
Menangis Kuangkat kedua tanganku berdoa KepadaMu Ya Rabb…
Menangis merasakan keindahan melaksanakan sholat Tahajud ini…

komodo 1

KOMODO NATIONAL PARK atau dalam bahasa Indonesianya, TAMAN NASIONAL KOMODO yang terdapat di PULAU KOMODO, PULAU RINCA dan PULAU PADAR, serta pulau pulau kecil lainnya, merupakan salah satu nominasi 7 keajaiban dunia

taman nasional komodo ini, satu satunya, nominasi yang berasal dari Indonesia, oleh karena, itu alangkah baiknya, kita sebagai Warga Negara Indonesia, yang baik, marilah kita bersama-sama melakukan vote terhadap, taman nasional komodo ini sendiri, sekarang sudah berada di peringkat 8 untuk kategori Forest and National Parks Nature Reserves

Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo berada di sebelah barat Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape.

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Pulau Komodo merupakan ujung paling barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Di Pulau Komodo, hewan komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Tahun 2008, di pulau ini hanya terdapat sedikitnya 1200 ekor komodo. Ditambah dengan pulau lain, seperti Pulau Rinca sehingga jumlah mereka keseluruhan menjadi sekitar 2500 ekor.

keuntungan apa yang kita dapatkan kalau Taman Komodo bisa masuk 7 keajaiban dunia?

Taman Nasional Komodo, akan dikenalkan di dunia, sehingga bisa menjadi salah satu tujuan wisata dunia, dan jika seandainya Taman Nasional Komodo banyak dikunjungi, Negara bisa mendapatkan banyak pemasukan, warga-warga yang tinggal di daerah sekitar bisa mendapatkan keuntungan :)

JADI JANGAN RAGU RAGU UNTUK MEMBERIKAN SUARA KAMU, AGAR TAMAN NASIONAL KOMODO, BISA JADI 7 KEAJAIBAN DUNIA

kamu bisa vote di

http://www.new7wonders.com/nature/en/vote_on_nominees/?firstselect=6:91

bagaimana caranya? Berdasarkan brosur yang dicetak Depbudbar bekerjasama dengan National Geographic, teknik voting dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Tulis alamat email anda pada kotak di alamat berikut NOMINASI
  2. Pada combo box “vote 1” pilihlan continent “Asia” kemudian candidate “Komodo National Park (INDONESIA)”.
  3. Pada combo box “Vote 2” hingga “Vote 7” pilihlah Continent dari Candidate yang memiliki rangking paling rendah (untuk melihat rangking klik:DISINI)
  4. Salin kode Anti Spam pada text box yang tersedia. Kemudian klik SUBMIT
  5. Setelah submit, isi biodata anda kemudian SUMBIT
  6. Setelah mendapat ucapan “Thank you for participating” segera cek email anda. Klik link yang diberikan sebagai tanda konfirmasi.

Pengen info lebih dalam tentang taman komodo , kunjungi situsnya di :

http://www.komodonationalpark.org/

komodo 2

komodo 3

komodo 4

komodo 5

Older Posts »